Sang Dewa Kemarahan

Sang Dewa Kemarahan
part 110


__ADS_3

"Pada benturan pertama ini antara koalisi keadilan melawan pasukan kegelapan, memicu berbagai serangkaian peristiwa besar, walau kita sendiri berada pada kegagalan besar yang tak bisa di ulang kembali. Kemarin peristiwa itu mencakup dua ribu delapan ratus pasukan Sekutu yang musnah secara total, tiga belas ribunya mengalami krisis, tetapi kematian mereka semua tidaklah sia-sia, karena ada ribuan orang yang berhasil membunuh tokoh tokoh penting dari masa lalu dan masa kini. Seperti, ukokugi membunuh poldossu" Ujar lazera.


"Poldossu, bukankah dia yang kemarin menyebabkan banyak kematian dari pihak pasukan malaikat"


"Benar juga penjahat besar yang berada di bawah naungan si musuh seluruh mahluk, dia juga yang menyebabkan era damai di mana kita tidak bisa melacak di mana posisinya empat pilar yang tersisa!"


"Rasakan itu kau pasti akan menderita di neraka!"


"Kerja bagus!"


"Lalu dari Sekutu kita jokum, mereka berhasil menghalangi Rikudou yang akan ikut serta dalam pertarungan membantu si malaikat pengkhianat, dalam pertempuran itu, mereka berhasil membunuh Rikudou" Ujar lazera.


"Rikudou, itu kan salah satu dari seratus eksetutif carrow sang kebebasan, bagaimana bisa siapa yang paling berjasa di ras mereka yang membunuh Rikudou?"


"Deltud!" Jawab lazera.


"Aku tidak pernah mendengarnya!"


"Aku juga tidak pernah!"


"Sudah pasti, dia pendatang baru di era ini"


Berbagai sebutan kepada orang dan kaum terus di sebutkan, semakin besar sosok yang di kalahkan maka semakin jauh pula nama itu disebutkan.


Hingga akhirnya tiga ribu orang terus di sebutkan.


"Lalu salah satu pasukan elit dari gunung berkah, mereka menghentikan segerombolan monster dunia bawah yang di kirimkan oleh sang dewa kekejaman, yakni bulba yang membunuh nomoskus!" Ujar lazera.


"Tidak mungkin, ini seolah kita berada di luar nalar itu sendiri!" Ujar ronjhin.

__ADS_1


"Ada apa tuan ronjhin, apa kau pernah melawan sosok nomoskus itu, aku pernah melihat artikel tentangnya, aku merasa itu sangat di lebih-lebihkan!" Ujar seseorang


"Tidak, itu memang asli dan data rinci itu berasal dari orang-orang yang telah di kalahkan olehnya dulu!"


"Itu berarti tuan bulba telah mengalahkan sosok yang ahli pedang yang di mana kenal terhadap segala serangan sihir dan jika melukainya maka darahnya mampu melukai lawannya walau menggunakan pelindung yang kuat sekaligus!"


"Benar, walau tak peduli seberapa hebat dirimu bisa beregenerasi, pada ujung-ujungnya kau akan tetap kalah di tangan nomoskus itu, aku rasa penyebutan itu saja tidak cukup untuk menghargai kerja keras bulba selama ini!" Ujar bulba.


Bahkan nama nama seperti kluna, gavinstar, klonodan, sampai huzio juga di sebutkan.


Hingga berakhir pulalah dan lazera membahas sesuatu yang lebih penting dari rencana kedepannya.


"Yakni mengenai suatu hal yang membuat kita berhenti sejenak walau nyawa adalah taruhannya, tentunya ini sangatlah rumit, bisakah kau menjelaskan ini bulba!" Ujar lazera.


Semua orang menoleh ke bulba.


"Apa kau mendapatkan jika dirinya bertobat?"


"Ya" Jawab bulba simpel.


Bola mata lazera meliuk ke atas dan bawah.


"Hmmm, begitu, tapi aku hanya ingin mengatakan ada perbedaan antara seorang pencuri dan seorang yang sudah membantai ribuan ras di jagat raya ini, ada sebuah kesalahan yang bisa di maafkan dan ada juga yang tak bisa di maafkan" Ujar lazera geram.


"Kau pasti sudah mendengarnya, setelah tidak lagi memimpin pasukan kejahatannya, dia menjadi seorang raja di sebuah dunia dan menolong banyak mahluk yang ada di dunia tersebut, dengan kematiannya saja belum cukup untuk menebus segala dosa-dosa yang telah di buat" Jawab bulba tenang, hal ini tidak seperti bulba yang biasanya di kenal sangat cetus.


"Tidak, kau seharusnya sudah tahu yang dia tebus sudah ada di neraka sana, tidak ada satupun mahluk yang mampu menahan sakitnya siksa neraka, bahkan sampai jiwanya matipun di paksa untuk hidup kembali dalam akal sehat dan itu akan menambah penderitaan!" Lazera mulai naik pitam.


"Tetapi hidup yang di jalaninya telah mengalami banyak perubahan, apa yang dia rasakan sekarang tidak lebih dari apa yang seharusnya dia rasakan di neraka!" Bulba tiba-tiba mulai tidak tenang.

__ADS_1


"Lalu setelah ini semua, kalian ingin kami apa?" Tanya lazera.


Tentu saja lazera tidak ingin jawaban yang simpel. Jika tidak puas maka keberadaan dari orang orang gunung berkah sendiri taruhannya.


"Sudah cukup lazera!" Ujar seseorang dari layar proyeksi setelah keadaan semuanya menjadi hening.


Semua orang melirik proyeksi itu, dan berapa terkejutnya ternyata itu adalah Slojaer.


"Tidak ada satupun dari mereka yang menginginkan hal ini, semua ini murni adalah kesalahanku, karena aku lah yang membujuk mereka semua untuk memaafkan apa yang sudah di lakukan carrow" Ujar slojaer, semua orang yang melihatnya merasa iba, bagaimana tidak, slojaer dalam keadaan yang tidak pulih seratus persen sudah mau ikut rapat besar ini terlebih dengan situasi genting yang menyudutkan mereka.


Bulba terkejut melihatnya, padahal tadi dia sudah bersiap menerima segala tuduhan dari koalisi keadilan, hal ini di lakukan nya demi melindungi slojaer yang bahkan masih terkena dampak dari pedang la davuja.


Tapi semua itu tidak berarti di mata lazera dan juga para petinggi lainnya.


"Lalu bagaimana dengan pasukanmu, apa mereka semua menerima begitu saja?"


"Aku tahu ini rasanya berat apalagi mereka semua yang pernah merasakan bagaimana kejinya carrow, tapi aku seperti berperan antara orang dewasa dan anak kecil yang butuh pertolongan dari kita semua" Ujarnya slojaer, membuat semua orang yang berada di pihak gunung berkah dan lainnya lansung setuju di lubuk hati mereka.


"Walaupun dia telah memperkosa anak kesayanganmu!" Kali ini giliran huzio yang mencoba memanas-manasi.


Bulba lansung naik pitam, dia merasa hal tabu itu tidak perlu di ungkit kembali.


"Aku tau walau itu adalah hal yang berat, tapi dia yang mengalaminya saja memaafkan hal itu bagaimana dengan kita yang hanya melihatnya saja" Jawab Slojaer.


"Lalu kenapa kau tidak berdiskusi dengan kami masalah kalian ingin membuat sang kebebasan bersembunyi di suatu tempat dan tidak akan membuat kekacauan di manapun dia berada, harusnya ada alasan dari itu semua!" Tanya huzio.


"Karena kalian tidak akan membiarkan hal itu sendiri, terutama kau lazera, aku paham betul bagaimana situasimu, mengingat bagaimana dia membunuh seorang yang paling kau percayai di bagian Sekutu, mungkin jika kita memiliki hubungan layaknya manusia, orang itu sudah kau sebut anak yang lahir dari benihmu sendiri, di mana dulu kau sendiri yang menyelamatkannya dari kekacauan" Ujar slojaer tenang.


Semua orang mengingat kembali tragedi itu, 120 tahun yang lalu dimana segalanya berujung pada seluruh kekacauan yang ada dan baru berakhir 15 tahun yang lalu.

__ADS_1


__ADS_2