
Dari portal itu keluar mahluk yang ukurannya setara dengan ukuran grover, dengan wujud mereka yang luar di batas nalar para pasukan malaikat.
Jumlahnya pun ada ribuan.
Dan portal itu sendiri bukan portal biasa, monster monster yang berada di depan masing-masing ke empat portal lansung lansung berhamburan ke sana kemari, dan tersisa lah para dewa dan penjaganya, portal itu mengeluarkan sebuah kerangka yang biasa ada di tulang rusuk manusia, membaluti seisi portal membuat para dewa berada di atas bulatan tulang tulang itu.
Lorn dan yang lainnya tak tinggal diam, mereka menggunakan serangan skala besar menghabisi semua yang ada di depan dan mengarahkan titik serangan kepada satu titik yakni portal teleportasi yang dimana ada Radehs.
Berbagai mahluk mengalangi serangan maha Kuasa dari malaikat terkuat, tetapi mereka tidak berdaya sama sekali.
Lalu tiba-tiba saja sebuah hempasan juga tercipta dari dalam tulang rusuk itu, dan menciptakan berbagai hempasan yang sangat dahsyat, bahkan monster monster seukuran Grover itu ikut terhempas dan hancur akibat benturan dari hempasan dan kekuatan malaikat terkuat.
Yah para malaikat terkuat menyadari hal itu jika sejatinya kekuatan gabungan mereka juga di tangkis dengan kekuatan gabungan dari 6 dewa iblis yang berada di dunia bawah sana.
Suasana sangat hening bagi malaikat terkuat, yang tersisa adalah peperangan dari pihak pendukung para dewa dan para pasukan malaikat serta sekutu.
************
Bulba dan nomoskus saling beradu serangan dan di saat mereka berhenti sejenak, bulba terkejut akan apa yang berada di bawahnya, dia melihat sesuatu bewarna merah gelap bercampur kuning terang dan beberapa rantai raksasa dengan noda noda gelap mewarnai batas antara jagat raya dan dunia bawah.
Sebuah mahluk raksasa berenang seolah itu adalah lautan yang penuh dengan sampah dan di penuhi mahluk-mahluk mengerikan, di berbagai tempat juga terdapat mata mata yang mengerikan melihat ke atas.
"Sial dengan begini kami sudah tidak bisa lagi mejangkau dunia bawah!" Guman bulba.
"Walau banyak gemuruh ledakan di atas sana, tapi sudah tidak sedahsyat tadi, bahkan para penjaga yang bisa ku liat tadi sudah lenyap, itu artinya para dewa iblis yang tersisa di jagat raya sudah berhasil menuju dunia bawah!" Guman nomoskus senang.
Mereka melanjutkan pertarungan lagi.
*********
__ADS_1
"Itu adalah batasannya!"
"Kita unggul dalam jumlah dan membuat mereka kewalahan, tapi hasilnya?"
"Mau bagaimana lagi, setelah pertarungan berada di tangan kita, tak satupun dari kita berpikir jika para dewa di dunia bawah akan ikut bergabung dalam pertarungan ini kecuali mengirim pasukan mereka saja"
"Jadi bisa di bilang ini gagal ya!" Ujar Dain, dia menatap ke arah pertarungan yang masih terus berlanjut, dan juga memandang tempat tempat yang maha jauh di mana terdapat kerusakan dan kehancuran.
Dain pergi, begitu juga dengan Deluce dengan frogsbarg terbalut di punggungnya.
Lorn meregam kuat-kuat kepalan tangannya, lalu dia menatap yang di tatap oleh dain tadi.
"Aku akan menyelesaikan apa yang terjadi disini!" Ujar Lorn dengan nada sedikit kecewa.
"Ya, bukan hanya kau, tapi kita semua juga akan menyelesaikan masalah-masalah ini, tapi itu tidak akan terjadi jika mereka masih ada disini!" Ujar Janio dan hanya tersisa dia dan Lorn saja di jagat raya penuh pertarungan ini.
Lorn menatap para pihak surga dan juga petinggi pasukan malaikat.
Lorn memanggil beberapa orang dari pihak surga.
"Selesaikan dengan cepat, jangan sampai ada yang merasakan kesengsaraan dan penderitaan dari pertarungan ini!" Ujar Lorn menundukkan kepalanya.
"Angkat kepalamu wahai sangat malaikat terkuat kesabaran, akan kami indahkan kata-katamu, kita tidak gagal di pertarungan ini, tapi ini adalah langkah kita menuju kemenangan, kami pastikan tidak ada segelintir orang pun yang merasakan penderitaan pertarungan ini!" Ujar sosok dari pihak surga tersebut.
Lorn pergi menuju wilayah hamparan suci.
"Kalian dengar itu, ini adalah pertarungan kita, jangan sampai ada satupun bajingan-bajingan itu lolos, dan pastikan mereka mati!" Ujar sosok dari pihak surga tersebut.
************
__ADS_1
"Pertarungan yang hebat, di sela-sela pertarungan kita, aku masih sempat-sempatnya menyaksikan pertarungan tersebut!" Ujar Glock menyerang kluna. Sontak tangan kiri kluna patah dan remuk, tapi itu kembali seperti semula lagi.
Jika di hitung lamanya, gemuruh pertarungan para terkuat tercatat selama dua puluh menit saja.
Begitu singkat tapi pertarungan mereka merusak segala yang ada, bahkan sudah tak bisa di hitung berapa banyak dunia yang sudah musnah.
************
"Aku merasakannya, jiwa-jiwa malang yang menangis dengan deras karena pertarungan yang di penuhi oleh keserakahan ini" Ujarnya tenang tapi memahami dalam-dalam makna yang di ucapkannya.
***********
Di suatu tempat di tengah lautan yang senyap dan sunyi bahkan tidak ada gelombang laut sedikitpun di sana, dan terdapat sebuah goa di sana.
Di dalamnya terdapat seseorang yang terbelengu rantai.
"Khukhukhu, akhirnya suasana sedikit lebih cerah!" Ujarnya tersenyum licik.
"Hohohoho, kau sepertinya sangat senang ya, aku lihat lihat, rantai itu retak lagi tadi walau hanya beberapa centi" Ujar mahluk lainnya, dia bebas dan tak terbelengu oleh apapun.
"Kau salah, yang barusan itu berukuran mili meter, apa matamu sudah rabun sering melihat di tempat yang gelap?" Ujarnya sembari merendahkan.
"Aku hanya tidak sabar, kapan kita akan keluar dari sini, dan retakan di rantai itu sudah sangat banyak, seperti keramik yang rapuh dan tak bisa di lem lagi, apa dirimu masih pantas di bilang terbelenggu oleh rantai itu!"
"Walau sudah serapuh ini, tetapi rantai ini masih begitu kuat, bahkan sekuat tenagakupun tidak sanggup menghancurkan rantai yang sudah rapuh ini, satu satunya cara hanyalah memusnahkan seluruh orang baik yang ada di jagat raya, barulah aku akan terlepas dari rantai ini!"
"Tetapi itu adalah mustahil, mereka manusia suci akan terus terlahir dan berbuat di dunia mereka masing-masing, menghilangkan kebaikan dari para manusia, sama saja seperti memusnahkan mereka semua!"
"Kau benar, walau sudah sangat lama bersamaku bahkan di kehidupan sebelumnya, kau tidak pernah sekalipun ku beri tahu bagaimana tentang rantai ini, rantai ini bisa rusak dan juga bisa terpebaiki, memperbaikinya adalah dengan berbagai kebaikan yang terus terjadi maka, berbagai retakan di rantai ini akan menyatu kembali, kau seharusnya sudah mengertikan!"
__ADS_1
"Ya aku mengerti, jadi begitu, kejahatan terus terjadi sedangkan kebaikan semakin redup di bawah gelapnya kesengseraaan!"
"Ya, aku yakin manusia terkuat akan mendengarnya, di generasi para terkuat yang ke dua ratus ini, kau tidak sendirian lagi, karena aku juga akan menjadi penguasa sejati dari jagat raya ini!"