Sang Dewa Kemarahan

Sang Dewa Kemarahan
part 109


__ADS_3

Semakin lama pertarungan semakin memanas tapi semakin lama semakin mulai menuju suatu kata, yakni reda.


9 jam sudah pertarungan mulai tersisa sikit sedikit.


"Tuan, perintah dari surga, kita harus mundur!" Ujar bawahan lazera.


"Apa yang terjadi, kenapa mendapatkan lima orang saja kita kesulitan, apa ini karena kita sudah tumpul, hahh teman-teman!" Tanya lazera kepada petinggi lainnya.


"Jangan terlalu memaksakan diri, terlalu awal jika kau mati disini, aku tahu ini menyakitkan, tapi kita akan mengurus ini nanti, di gualum pastikan mereka harus jera!" Ujar huzio menenangkan lazera.


"RAAAAAAAAGGGGGGHHHHHHHH" Teriak lazera kesal dan langit pun mendengarnya, semuanya mendengarnya, semuanya mulai mundur.


*tempat pasukan gavinstar*


"Tuan kita gagal!"


"Tak perlu di jelaskan semuanya juga sudah tahu!"


"Yah mari kita mundur untuk sementara, kita akan mengatur ulang formasi serangan kedepannya!" Ujar gavinstar.


*pertarungan antara bulba dan nomoskus*


"Liat, pemimpin pasukan gunung berkah, bulba memenangkan pertarungan, dia berhasil mengalahkan nomoskus salah satu monster mengerikan dari dunia bawah!"


"Ooooooorrrraaaahhh" Teriak pasukan malaikat serta Sekutu.


Disisi lain bulba harus di bantu berdiri dengan cara di topang oleh bawah-bawahannya yang juga terluka.


"Sembuhkan luka-lukanya, jangan lupa pakai perisai pelindung, noda darah mahluk itu sampai menembus tulang belulang tuan bulba, pindahkan dan panggil pasukan penyembuh darurat segera!"


"Akhirnya selesai juga, aku tidak akan menyesal jika mati di sini, lagi pula nomoskus adalah mahluk yang terlahir di generasi yang sangat langka, kematiannya berarti juga berkurang pula beban yang dimiliki pasukan keadilan ini!" Ujar bulba teranguk-anguk karena sudah di ambang kesadaran.


*ruang penyembuhan slojaer*

__ADS_1


Beberapa orang mulai kaget dengan slojaer yang terbangun dari sakitnya, dia melihat ke kiri dan kekanannya lalu menyadari tempat apa itu.


Beberapa perawatnya lansung menanyakan apa yang ada masalah di tubuhnya, lalu slojaer mengisyaratkan mereka harus diam dan mendengarnya.


"Terima kasih sudah merawatku, tapi aku ingin kalian melakukan penyembuhan terbaik dan buat aku bisa berada di gualum kedepannya!" Ujar slojaer dan perawatnya lalu mengiyakan kata-kata tersebut.


Perawat yang sering merawatnya merasa kaget, memang luka berat sudahlah hal yang lumrah di hadapi oleh slojaer, tapi kali ini berbeda, biasanya setelah luka berat itu dia akan beregenerasi setelah sadar tapi kali ini dia tidak melakukannya.


*medan perang di mana Glock dan kluna dan pontakkan masih melanjutkan pertarungan mereka*


"Sialan! Aku akan mengingat ini, karena tidak adanya dovonjrik hal ini membuat kemenangan yang mudah bagi kalian berdua brengsek!" Ujar Glock kesal, dia berusaha melarikan diri.


"Maaf saja, tapi sepertinya cukup sampai disini saja ya!" Ujar kluna, dia merantai Glock dan membuka lebar-lebar tubuhnya.


"Aaaaaaarrrffghhhh" Teriak Glock merasakan sakitnya.


Tubuh Glock terobek perlahan-lahan.


"Sialan kau, ini pasti dendam kan, ini pasti dendam karena aku telah membunuh salah satu darimu dulu dengan cara yang sangat menyakitkan tapi betapapun rasa sakit ini tidak ada apa-paanya dengan rasa sakit dari mereka berdua di mana yang satunya pasrah dan yang satunya merasa tak berdaya, BWWWAHAHAHAHAHAHAHHAHAHAHAHAHAHAHAHH, JANGAN HARAP KEADILAN AKAN TERUS BERJAYA, KARENA SINAR CERAH TERSEBUT AKAN SIRNA OLEH KEGELAPAN BWAHAHAHAHAHHAHA KU KUTUK KAU KLUNAAA BAHWHWHWHWHWHWH!" Ujar Glock sampai akhir hayatnya.


Dan kluna sendiri tidak bermaksud menyiksa Glock dia memang hampir tidak berdaya melukai tubuh Glock yang sangat keras itu.


Setelah kejadian itu kluna membayangi masa lalu dirinya bersama moruela.


*pertarungan juandas dan Carolina*


Juandas pun menciptakan sebuah portal untuk dirinya pergi, sembari mengatakan satu dua patah kata kepada kluna.


"Tidak ada lawan baru untukmu, dan tidak ada hari selanjutnya untukmu di kedepannya!" Ujar juandas di detik terkahir dia menghilang.


Disisi lain carolina bersama dengan mahluk-mahluk sucinya yang sudah tumbang dan juga dirinya yang di mana tangannya putus sebelah.


*langit 999 salah satu dari 5 petinggi gunung berkah*

__ADS_1


Seluruh monster sudah tidak ada lagi yang bisa mundur, mereka semua di tahan oleh salah satu dari petinggi gunung berkah dan mereka pun di musnahkan oleh sosok tersebut.


Dia adalah Lasuna.


"Kata kata yang indah lazera, walau sudah beberapa jam aku mendengarnya tapi masih terngiang-ngiang, aku yakin kau pasti ada kejutan untuk kami!" Ujarnya dan tanpa sadar bawahannya yang ada di belakang juga ikut mendengar, berbeda dengan lasuna yang sudah siap, bawahannya malah menelan ludah, karena yang mereka hadapi secara politik yaitu adalah sosok dari seratus petinggi dan juga dia adalah pemimpin tetinggi pasukan malaikat itu sendiri.


Keadaan mulai membaik secara keseluruhan, pasukan suplai sudah menenangkan berbagai mahluk hidup yang ada di berbagai dunia, tak hanya itu berbagai kekacauan juga di hentikan oleh Sekutu.


Tapi di balik semua kekacauan yang mereda, ada berbagai kekacauan yang masih terus berlanjut bahkan banyak pasukan malaikat atau Sekutu yang tidak bisa menyelesaikannya, yakni gelombang gemuruh dari pasukan zalzoulas dan rajhuas.


Mereka sudah berkembang biak di mana-mana dan melanjutkan berbagai kehancuran tanpa jeda.


Tetapi pasukan malaikat juga tak bodoh, mereka menyadari masih ada serangkaian ratusan besar pasukan iblis untuk kedepannya.


*setelah beberapa minggu kemudian*


Beberapa pasukan Sekutu juga sudah memulihkan keadaan mereka, yang kacau di satukan dengan unit Sekutu yang lainnya.


*gualum*


Seorang maju ke depan kali ini ruang gualum benar-benar berbeda dari biasanya, jika dulu orang-orang akan berkumpul melalui proyektor maka sekarang mereka semua duduk di antara ribuan bangku dan meja dengan formasi bundar mengelilingi pusatnya, dan yang hanya duduk di sana adalah orang-orang penting berjasa besar.


Sedangkan orang-orang di bawah mereka menggunakan proyektor itu sendiri.


Luasnya jangan di tanya bahkan sejauh mata memandang hanyalah sekumpulan dari pemimpin-pemimpin kaum dan orang-orang berjasa besar, sedangkan yang bertubuh raksasa melalui proyektor juga.


Dua orang maju ke depan, satunya adalah pembaca informasi, sedangkan satunya adalah lazera, pemimpin tertinggi dari pasukan malaikat.


"Sekarang kita mulai rapat kali ini" Ujar lazera tenang tapi penuh dengan keseriusan, sebagian orang sudah tahu apa yang akan di bahas, yakni bagaimana salah satu tentang lima pilar yang di cap sudah tewas tapi masih hidup.


"Setelah lima minggu lamanya, pasukan koalisi keadilan akhirnya bisa pulih sepenuhnya dan informasi-informasi mengenai bentrok pasukan koalisi keadilan melawan pasukan rajhuas dan zalzoulas terus masuk secara bergiliran, dan hasil yang bisa kami katakan, kita mengalami kemajuan dua persen saja, pasukan unit koalisi berhasil menahan bentrokan dari kedua mahluk


Buas tersebut" Ujarnya

__ADS_1


Tapi tidak ada seorang pun yang meluapkan rasa lega sedikitpun. Hal ini karena mereka tau jika situasinya benar-benar di luar kekacauan itu sendiri.


__ADS_2