
*************
Di suatu tempat di jagat raya, jauh dari terpelosok di sebuah danau hening, wanita itu menatap seorang gadis di depannya.
"Semoga anda bisa merasakan ketenangan berada di sini" Ujar gadis tersebut menunduk.
"Namamu jessy kan, manusia yang di selamatkan ilonius" Ujar wanita itu tersenyum lalu mengelus rambut gadis itu.
"Bagaimana mungkin bunda bisa tahu namaku, padahal aku bukan siapa-siapa disini!" Guman jessy panik.
"Tidak ada yang bukan siapa-siapa disini, kita semua tak peduli siapapun, adalah satu keluarga" Ujarnya.
Lalu seorang lagi datang.
"Rapatnya akan segera di mulai, proyeksi nya akan muncul di depan Anda" Ujar wanita yang satunya.
"Terima kasih telah memberi tahu!" Jawabnya tulus.
"Kalau begitu kami mohon pamit!" Ujar nya memohon diri.
"Jangan, kalian tetaplah disini, kalian juga berhak menyaksikannya, tak hanya itu seluruh orang yang juga bagian Sekutu dari pasukan malaikat juga akan melihat rapat ini" Ujarnya pelan tapi perasaannya mulai tak enak.
"Itu berarti rapat besar-besaran?" Tanya pengawalnya terkejut.
"Benar, biasanya untuk mengabari suatu hal yang besar pula, duduklah di sampingku" Ujar nya lalu kursi itu memanjang.
__ADS_1
"Tidak, kami adalah pengawal anda, kami akan tetap berdiri menunjukkan betapa bijak sananya anda!" Ujar pengawalnya.
Lalu wanita itu memegang kedua tangan pengawalnya, dan mengangguk pelan sembari melepaskan senyuman tulus.
Para pengawalnya hanya bisa menelan ludah dan duduk dengan bijaksana, sesuatu yang berat karena di setara kan tapi juga jauh dari lubuk hati mereka sangatlah senang.
Sebuah proyeksi muncul.
Semua terpampang jelas di depan mereka.
Tapi si wanita ini terkejut melihat apa yang ada di depannya, biasanya hanya satu atau dua, tapi kali ini lebih dari puluhan orang yang ada setara dengannya.
"Siapa mereka?" Tanya jessy.
"Seratus petinggi pasukan malaikat, mereka adalah pemimpin tertinggi yang berkuasa akan banyaknya pasukan malaikat, segala tindakan pasukan malaikat, mereka lah yang mengaturnya" Ujar wanita itu.
"Pontakkan?" Kluna juga terkejut dengan keberadaan pontakkan.
"Kluna kau sudah masuk ya?" Tanya bulba dari proyeksi lain.
"Iya, bulba apa yang lainnya juga sudah ikut bergabung?" Tanya kluna melihat di layar proyeksi nya ada wajah bulba.
"Iya begitulah, mereka sudah ikut serta!" Jawab bulba.
Kluna menggeser layar proyeksi nya, dia melihat wajah seratus petinggi, lalu 4 petinggi gunung berkah dan pemimpin-pemimpin Sekutu lainnya, tapi jumlah pengikut serta dalam rapat juga menyangkut para prajurit dan juga yang bersangkutan dengan Sekutu, hal itu diketahui kluna karena semua orang dari gunung berkah juga ikut andil dalam rapat besar-besaran ini.
__ADS_1
Lalu proyeksi semua orang tertuju pada satu orang, sangat sedikit orang yang mengetahui indentitasnya setelah melihat wajahnya.
"Perkenalkan namaku adalah Lazera" Sontak semuanya pun terkejut.
"Aku adalah peminpin tertinggi dari seluruh pasukan malaikat dan juga seluruh petinggi pasukan malaikat juga di bawah kendaliku!" Lanjut Lazera.
"Akan aku ceritakan secara singkat, baru-baru ini dalam beberapa minggu kebelakang, para pasukan malaikat berhasil mengepung salah satu dewa iblis, dan tepatnya di saat itu pula kita juga mempunyai salah satu dari sepuluh malaikat terkuat, lalu seiring usahanya gempuran dari kedua belah pihak yang bertarung, muncullah pertarungan sengit di langit seribu, pertarungan untuk menghentikan lajunya dari zodum leak, mahluk legendaris yang hanya bisa di ciptakan oleh dewa, dan pada pertarungan ini kaliandri slojaer ratu dari gunung berkah melawan pada orang yang di sebut-sebut sebagai yang terkuat di dunia bawah Dovonjrik penguasa dunia bawah, pertarungan keduanya membuat Dovonjrik mengeluarkan sebuah pedang legendaris pula, Da Lavuja" Jelas Lazera.
Suara orang menyebut Da Lavuja secara heran pun terus bermunculan.
"Sebuah pedang yang diciptakan khusus untuk dewa kedengkian, yang dimana setelah gugurnya dia maka Da Lavuja pun di pegang oleh Dovonjrik, aku berani mengatakan jika Dovonjrik menggunakan pedang itu karena terpaksa bukan atas keinginannya sendiri, dan akhirnya slojaer pun kewalahan dan datanglah 4 petinggi dari gunung berkah. Kita memang kehilangan dua dewa iblis sekalipun dan juga zodum nya, tapi hal itu bisa di bandingkan dengan kita mendapatkan Da Lavuja dan juga membunuh Dovonjrik karena dia juga salah satu sebagai yang merepotkan kita selama ini dalam jeda panjangnya kebangkitan dewa, sebuah kegagalan yang ditutupi dengan pencapaian bagus" Jelas Lazera.
"Oi Lazera jangan berlama-lama aku tahu dengan jika mereka tahu maka kita akan terpandang lemah, tapi itu semua sirna karena kau akan memberi tahu faktanya pada mereka!" Ujar pontakkan, semua orang terkejut melihat pontakkan.
"Seperti biasa dia sangat blak-blakan!" Ujar kluna merem serta menggelengkan kepala.
"Baiklah, pertanyaan besar yang ingin kalian tanyakan adalah tentang kondisi catatan chandles baru-baru ini dimana tertulis peringkat satu dengan nama Jonador sang hakim, lalu tak berselang lama, nama itu tercoreng dan selang beberapa jam nama itupun hilang, Jonador adalah salah satu dari seratus petinggi pasukan malaikat dan termasuk sebagai yang selamat dari perang puncak akhir generasi seratus sembilan puluh sembilan dan pada saat itu dia berhasil memojokkan salah satu dewa iblis, dan baru-baru ini kami menyadarinya jika jonador mati karena pertarungan nya melawan empat pilar sekaligus!" Ujar Lazera.
"Bagaimana mungkin dia bisa mati begitu saja dengan para pilar kejahatan!?"
"Mustahil sekali, dia adalah pahlawan besar dari masa dulu!"
Itulah suara suara dari orang-orang yang mendengarnya.
"Itu berarti apa para pilar juga mampu melakukan hal yang sama pada para dewa?" Tanya seseorang.
__ADS_1
"Tidak, kejadian ini seolah memperingati kita jika mereka bersatu, mereka bisa mengalahkan siapapun, asal kalian tahu Jonador memiliki sebuah kemampuan dimana dia memiliki sebuah senjata yang terbuat dari surga dan di berikan kepadanya, khusus untuk dirinya, zirahnya mampu menggabungkan tubuh yang yang terluka ataupun hancur sekalipun, dan juga bisa tahan terhadap segala serangan baik itu sihir ataupun fisik yang begitu kuatnya, tapi kemampuan yang paling mengerikan dari Jonador adalah tongkat penghakiman miliknya, tongkat itu bisa memindahkan objek dalam skala besar, sesuatu yang sangat jarang bisa di temukan pada seseorang, bahkan dia mampu memindahkan 5 mega galaksi sekaligus, dan tentunya dengan kemampuan tongkat itu dia bisa bertarung sembari menteleportasikan musuhnya ke wilayah-wilayah berbahaya dan juga menguntungkan dirinya, dan hanya itu sejauh yang aku mengerti dari tongkat yang sangat kuat itu, benar-benar sesuatu yang sangat sulit untuk di jelaskan" Ujar Lazera tidak habis pikir.
"Itu juga karena kesalahan dari Jonador sendiri selama ini dia terlalu asik dengan bermain sebagai raja di singgasananya, bahkan dengan sombongnya dirinya menyatakan bahwa dia tidak perlu penjagaan dari pasukan malaikat, padahal penjagaan khusus untuknya bukanlah sesuatu yang main-main, tapi dia menolaknya karena dia sudah cukup dengan orang-orang dari dunia yang dia bangun" Ujar Pontakkan dengan wajah datar.