
"Sudah sangat lama ya bos!" Ujar seseorang dia adalah Kart, jika Ikana adalah tangan kanan Carrow, maka dia adalah tangan kiri Carrow, dan semenjak kematian Ikana, dia menjadi sosok nomor dua di organisasi kejahatan tersebut.
Semuanya duduk di tempat mereka masing-masing, jumlah mereka semua hanya sekitar 22 orang.
"Bagaimana bisa kau menyebut lima belas tahun ini adalah waktu yang lama sedangkan kita sudah mengumpulkan kenangan lebih dari tujuh ratus triliun tahun lamanya" Ujar Carrow mencairkan suasana.
"Ya, masa jaya kita dulu itu sungguh sebuah kenangan yang tak bisa di lupakan, bagaimana biadabnya kita di jagat raya menciptakan berbagai kehancuran dan kesengsaraan, membiarkan orang-orang mati kelaparan, memaksa mereka memanjat tebing yang curam yang di bawahnya terdapat kobaran api, menanam mereka di pasir panas dengan secara di tumpuk dan banyak lagi, kita terus membuat kejutan demi kejutan kepada koalisi keadilan, terutama Sekutu dari pasukan malaikat itu sendiri" Ujar Kart
"Ya aku masih mengingatnya, bagaimana dirimu berteriak dan kami semua mengikuti teriakanmu, moral semangat kita naik, dan sebaliknya bagi musuh" Ujar salah satu eksetutif yang lainnya, dia bernama Manku, dia adalah sosok yang sering membantu Carrow selama ini, bisa di bilang segala strategi yang sering di pakai pasukan Carrow dalam menyerang adalah hasil pemikirannya, walau sejatinya pasukan Carrow sangatlah jarang menggunakan strategi karena mereka lebih sering menggunakan taktik pada musuh-musuhnya.
"Tapi semuanya sudah menjadi kenangan" Ujar Carrow.
"Baru lima belas tahun, jika kau mencoba bangkit kembali, aku yakin kita berjaya seperti dulu!" Ujar Kart memohon.
"Kart, apa kau lupa dengan yang ku katakan dulu, lima belas tahun yang lalu, di sanalah aku membubarkan organisasi ini!" Ujar Carrow datar.
"Apa karena kekalahan kita yang berturut-turut itu adalah alasan sebenarnya?" Tanya Kart.
Walau kart adalah tangan kanan semenjak kematian Ikana, tapi sejatinya kart bukanlah sosok pendiri, ada tiga orang yang merupakan pendiri dari organisasi kejahatan yang lahir di dunia bawah ini.
"Apa dia ada disini?" Tanya Carrow.
"Ya aku di sini!" Ujarnya, sosok itu datang, semua orang melihatnya. Kini eksetutif Carrow berjumlah dua puluh tiga orang, terdapat sebuah satu bola mata di atas mereka semua, sosok ini telah bersama carrow dan merupakan salah satu empat pendiri itu.
__ADS_1
Dia bernama Bahuka.
Wujudnya seperti bayangan di kegelapan, dengan satu bola mata besar dengan simbol pentagram baris dua.
Selama lima belas tahun ini dia memilih berdiam diri di dunia bawah tanpa melakukan apapun, seperti sosok yang menyendiri dari kegelapan.
Eksetutif yang lainnya bisa memahami mungkin kematian palsu Carrow membuatnya menjadi putus asa dan tak memiliki tujuan lagi di jagat raya.
"Jadi semenjak kabar kematianku, kau tidak membocorkannya sama sekali ya Bahuka?" Tanya Carrow.
"Tidak sama sekali, untuk apa menjelaskan pada mereka, karena itu tidak ada gunanya sama sekali" Jawab Bahuka dan semuanya menyadari jika sejatinya Carrow menyimpan sesuatu selama ini.
"Memangnya apa itu?" Tanya eksetutif Carrow yang lainnya.
"Sesuatu yang mungkin akan kau tertawakan kart!" Ujar Carrow.
Semua eksetutif Carrow terkejut.
"Aku senang akhirnya kau bisa meraihnya Carrow!" Ujar Bahuka.
"Maafkan aku karena tidak mengajakmu" Balas Carrow.
"Tidak apa, lagi pula pada awalnya aku mengikuti kalian karena tidak sengaja bertemu dan entah kenapa aku terus mengikuti kalian walau jalan yang kalian buat itu melenceng" Ujar Bahuka.
__ADS_1
"Maksudmu menjadi seorang raja yang baik hati adalah keinginan dari Carrow, yang merupakan simbol kebebasan dengan kesetaraan tanpa jeradat dan kasta!?" Tanya Kart tidak mengerti.
"Sebenarnya aku hanya ingin meraih hidup yang normal-normal saja, tapi aku tak menyangka mereka menginginkan ku menjadi seorang raja dan lagi pula tidak ada yang namanya jeradat atau gelar gelar lainnya dalam kerajaan yang ku pimpin ini!" Ujar Carrow.
"Jadi selama ini kau juga memimpin penyerangan ke kerajaan lainnya di dunia tersebut?" Tanya manku.
"Prajurit ku hanyalah penjaga keamanan, kedamaian sejati sudah ku raih, semua lawanku ku sudah ku bantai dan sebagian dari mereka semua menyerah dan tunduk, kau tahu, aku tidak merasakan apapun selain rasa sakit dari kematian Ioku dan Ikana saat membubarkan pasukan kejahatan kita, walau tak peduli seberapa lama, hanya dua kenangan itu saja selama hampir delapan ratus triliun tahun ini, tetapi jika kau menyuruhku pergi dari Kerajaan yang sudah ku bangun, walau masih 15 tahun tapi bejuta kenangan yang ku dapat dari mereka semua!" Ujar Carrow dan dia pun beranjak dari kasurnya, tampak dia sedikit sepoyongan, efek dari tepukan tangan klonodan masih berdampak pada Carrow yang mati suri beberapa minggu ini.
"Sungguh lelucon, tak kusangka orang sebiadab dirimu menginginkan kehidupan normal, bahkan aku padahal yakin sekali jika cahaya kebaikan tidak akan menyelimutimu, yah sepertinya memang cahaya kebaikan yang sudah menyelimutimu Carrow" Ujar evangriel si malaikat pengkhianat, dan Carrow meliriknya
"Cahaya kebaikan?" Tanya Bahuka.
"Benar, cahaya itu terdapat bagi mereka yang sering melakukan kebaikan dan juga dengan hati yang bersih, jika kau berada di dekat mereka saja kau akan terpengaruh untuk berbuat baik karena cahaya tersebut, seolah itu benih untuk menyebarkan kebaikan tapi bukan dengan tetulusan melainkan hipnotis" Ujar evangriel.
"Ya mungkin saja" Ujar Carrow mengangkat tangannya seolah dia pasrah dengan kata-kata Evangriel.
"Tapi evangriel seharusnya kau juga sadarkan, saking bencinya seseorang maka perbuatan sebaik apapun dari mereka akan tetap terlihat busuk di mata kita!" Ujar Carrow membalas menyindir evangriel dan dia lansung pergi.
Tidak ada anak buahnya yang ingin menghentikanya karena mereka tahu bagaimanapun mereka mencoba menghentikan Carrow itu sama saja dengan cari mati, di sisi lain empat liar kejahatan juga tidak peduli pada awalnya julukan lima pilar ini hanya di berikan oleh orang lain dan mereka semua tidak bermaksud untuk saling bekerja sama pada awalnya.
"Apa kau yakin akan memilih jalan yang berbeda dari yang seharusnya kau tapaki?" Tanya Yuzao, seketika Carrow berhenti lagi.
"Apa maksudmu?" Tanya Carrow.
__ADS_1
"Aku tidak menyalahimu tetapi keputusan yang kau buat sudah sangat terlambat, jika ini adalah era kita, aku yakin siapapun yang mengusikmu maka kau akan sanggup melawannya, tapi sekarang ini bukan lagi era yang sudah kita lalui, ada sepuluh monster di bawah sana yang bisa kapan saja mengamuk tanpa membunuhmu saja tapi juga dengan orang-orang terdekatmu, itulah yang seharusnya kau khawatirkan" Ujar Yuzao
"Aku akan memikirkannya nanti" Ujar Carrow dan dia pergi begitu saja, tentu saja kata kata Carrow barusan sangatlah terpahat seperti di monumen batu di pikirannya.