
"Monica, ini Yvone yang kemarin kami ceritakan," ujar Mami Mary seraya memperkenalkan Yvone pada wanita yang kini masih berbaring di atas bed perawatan.
"Hai! Selamat atas kelahiran bayimu," ucap Yvone yang langsung menjabat tangan Monica.
"Terima kasih!" Balas Monica.
"Ngomong-ngomong, itu suamimu?" Tanya Monica kemudian seraya mengendikkan dagunya ke arah Timmy.
"Ya!" Jawab Yvone seraya menoleh sekilas ke arah Timmy yang hanya mengulas senyuman tipis.
"Namanya Timmy," ujar Yvone lagi memperkenalkan Timmy pada Monica dan suaminya yang kini sibuk menerima telepon.
"Monica dan bayinya belum pulang, Marv! Silahkan kalau kau mau mampir." Samar-samar Yvone dan Timmy mendengar pembicaraan suami Monica yang bernama Scott dengan seseorang yang ia panggil Marv di ujung telepon.
Marv?
Kenapa namanya sama seperti suami Kath?
Tapi mustahil itu adalah pria yang sama, kan? Dunia tak mungkin sesempit itu.
"Baiklah, aku tunggu!" Ujar Scott pada seseorang di ujung telepon tadi bersamaan dengan oria otu yang sydah selesai menelepon.
"Marv dan istrinya akan datang kesini," lapor Scott selanjutnya pada Monica.
Sementara Yvone dan Timmy hanya saling bertukar pandang, seolah keduanya bicara dalam diam.
"Mi!" Yvone akhirnya buka suara dan menghampiri Mami Mary.
"Timmy harus mengejar pesawat, jadi mungkin kami akan pamit," ucap Yvone kemudian yang langsung membuat Mami Mary mengernyit.
Ya, rencananya hari ini Timmy memang akan pulang dan meninggalkan Yvone bersama keluarga barunya disini. Yvone juga tak mau menahan Timmy terlalu lama di negara ini hanya untuk sekedar menemaninya. Dua tahun ini, Yvone sudah banyak merepotkan Timmy dan keluarganya, dam inilah saatnya Yvone meninggalkan keluarga penuh kehangatan tersebut. Semoga ke depannya Mama Tere akan mendapatkan menantu yang lebih baik dan yang benar-benar dicintai oleh Timmy.
Bukan hanya seorang istri yang menikah atas dasar perjanjian tanpa cinta sedikitpun.
"Kenapa buru-buru pulang, Tim?" Tanya Mami Mary yang langsung membuyarkan lamunan Yvone.
"Timmy ada pekerjaan--'"
"Timmy ada pekerjaan penting, Mi!"
"Dan Yvone masih ingin tinggal disini untuk sementara waktu," tutur Yvone yang akhirnya membantu Timmy untuk menjelaskan pada Mami Mary.
Mami Mary akhirnya mengangguk dan menciba memahami alasan dari Timmy serta Yvone.
"Baiklah, kalau begitu!" Tukas Mamy Mary kemudian sembari menepuk punggung Timmy.
__ADS_1
Timmy lalu berpamitan pada Monica dan Scott, sebelum kemudian pria itu membuka pintu kamar perawatan dan hendak keluar. Namun alangkah terkejutnya Timmy saat melihat siapa yang kini berdiri di depan kamar perawat Monica dan hendak masuk.
"Timmy!" Gumam wanita yang selama dua tahun ini hampir Timmy lupakan. Wanita yang dulu nyaris membuat Timmy menjadi gila karena dia yang lebih memilih untuk menikah dengan pria yang kini berdiri di sebelahnya sembari menggendong seorang anak laki-laki yang wajahnya.....
Sebentar!
Kenapa anak laki-laki di gendongan Marv wajahnya sekilas mirip dengan Timmy?
Apa jangan-jangan....
"Marv! Kaukah itu?" Pertanyaan dari Scott seolah memecah keheningan diantara Timmy, Kath, dan juga Marv.
"Ya!" Jawab Marv yang langsung melangkah masuk ke dalam kamar perawatan Monica. Tak lupa Marv juga menarik tangan Kath dan sedikit memaksanya untuk ikut masuk. Sementara Timmy memilih untuk langsung keluar saja dan meninggalkan kamar perawatan Monica.
"Tim!" Panggil Yvone yang bergegas menyusul langkah Timmy.
"Timmy, tunggu!" Panggil Yvone lagi yang akhirnya berhasil menyusul serta menghentikan langkah Timmy tepat di depan lift.
"Tim--"
"Aku tahu!" Sergah Timmy sebelum Yvone menyelesaikan kalimatnya. Raut wajah Timmy tampak resah dan seolah sedang memikirkan sesuatu.
"Kau akan tetap pulang?" Tanya Yvone kemudian pada Timmy yang masih tampak berpikir.
"Tim, kau harus bicara pada Kath," ujar Yvone kemudian memberikan saran sekaligus mengusap lengan Timmy.
Tadinya Timmy pikir, itu hanya kehaluan Timmy semata, saat ia melihat wajah anak laki-laki tadi yang sekilas mirip dengannya. Tapi setelah mendengar pernyataan Yvone, rupanya tadi bukan hanya kehalua Timmy.
"Apa itu anakmu?" Tanya Yvone kemudian yang balas menatap serius ke arah Timmy.
"Aku tidak tahu," jawab Timmy lirih.
"Lalu kau tidak ingin mencari tahu?" Ujar Yvone lagi yang tak langsung dijawab oleh Timmy.
"Kau harus mencari tahu, Tim! Kau harus menanyakannya pada Kath!"
"Aku akan membantumu!" Ujar Yvone yang langsung membuat Timmy menatap tak percaya pada wanita di depannya tersebut.
Senyuman Yvone terlihat tulus dan sungguh-sungguh. Namun kenapa sorot mata Yvone justru menunjukkan hal lain?
****
"Tadi itu siapa?" Tanya Kath sedikit berbisik pada Monica, saat Marv sedang sibuk mengobrol bersama Scott.
Ya, Marv dan Scott adalah sepupu sekaligus rekan kerja. Mereka memang akrab dan dekat selama ini.
__ADS_1
"Pasangan yang tadi keluar? Itu Yvone, putri Mom Mary dan suaminya," jawab Monica seraya mengendikkan kedua bahunya.
Namun jawaban Monica lumayan membuat Kath shock.
Suaminya?
Jadi maksudnya, Timmy dan Yvone sudah menikah?
"Abang Timmy sudah menikah dan bahagia bersama istrinya sekarang! Jadi berhentilah mengganggu kehidupan Abang Timmy!"
Kalimat Beth waktu itu mendadak berkelebat di benak Kath lagi. Apa itu artinya, istri Timmy yang dimaksud oleh Beth saat itu adalah Yvone?
Timmy sudah menikah dengan Yvone?
Lalu bagaimana dengan Kath dan Orion?
"Kath!" Teguran Monica langsung membuyarkan lamuan Kath.
"Apa?" Tanya Kath sedikit linglung.
"Itu!" Monica mengendikkan dagunya ke arah Marv dan juga Orion yang entah sejak kapan sudah berada di dekat Kath.
"Kenapa melamun? Orion memanggilmu sejak tadi!" Bisik Marv sedikit geregetan.
"Maaf!" Ucap Kath yang segera mengambil alih Orion dari gendongan Marv. Kath kemudian sedikit menimang putranya yang kini merengek tersebut.
Apa Orion merasa peka kalau ayah kandungnya kini berada di dekatnya?
Apa ini pertanda kalau Orion ingin bertemu dengan Timmy dan digendong oleh ayah kandungnya tersebut?
Kath harus membawa Orion bertemu Timmy, bagaiamanapun caranya!
"Kath! Ayo kita pulang!" Lagi-lagi perkataan Marv menyentak lamunan Kath.
"Hah?" Kath tampak linglung sekali lagi.
"Ayo pulang karena Orion sudah haus!" Ujar Marv lagi dengan nada lebih tegas yang langsung membuat Kath mengangguk.
Kath dan Marv lalu berpamitan pada Monica dan Scott, sebelum kemudian mereka keluar dari kamar perawatan dan meninggalkan rumah sakit.
.
.
.
__ADS_1
Terima kasih yang sudah mampir.