Sistem Kultivasi Sedekah

Sistem Kultivasi Sedekah
Perubahan Cepat


__ADS_3

Lang Xue tidak percaya dengan matanya, dia melihat golem yang baru di panggil langsung runtuh dalam sekejap mata. “Apa... apa yang kau lakukan?” tanyanya dengan ekspresi panik.


Ye Xuan melangkah perlahan. “Aku hanya mengayunkan pedangku seperti biasa. Karena kita sudah sampai pada ujung pertunjukan, bisakah aku membunuh kalian semua?” tanyanya sambil melepaskan Tekad Membunuh yang kuat.


Tiga orang yang bersembunyi tersentak tidak percaya, mereka gemetar ketakutan dan terjatuh dari batang pohon. Mereka bertiga adalah Gong Kei, Monk Yu, dan Shu Wong atau leluhur sekte yang ditinggal.


“Bagaimana ...” Gong Kei tidak percaya dengan matanya. Meski kekuatan Ye Xuan tidak sebanding dengan ayahnya, nafsu membunuhnya sangat kuat bahkan formasi pelindung mentalnya langsung jebol.


“Tidak ada yang spesial, kalian hanya anak-anak yang tidak tahu kejamnya dunia.” Ye Xuan mengatakannya dengan ekspresi dingin. Dia lupa bahwa umurnya yang sekarang masih 18 tahun.


“Kau...” ucap Shu Wong yang sedikit tidak terima. Namun dia langsung menghentikan perkataannya setelah melihat mata Ye Xuan yang sangat dingin. Bisa-bisa kepalanya akan melayang tepat setelah dia memuntahkan kata-katanya.


Monk Yu hanya bisa mengeratkan giginya, dia tidak menyangka Ye Xuan anak berusia 18 tahun lebih kuat darinya.


Ye Xuan dengan cepat mengubah ekspresinya seperti anak kecil, dia menghentikan tekanannya. “Sepertinya ada kesalahpahaman, aku tidak bermaksud mengancam kalian.”


Tepat setelah Ye Xuan mengatakannya, Li bersaudara langsung muncul dan menyerang Lang Xue. Keterampilan pedang mereka sangat cepat dan indah, Lang Xue tidak bisa menggerakkan tubuhnya.


“Berhenti!” teriak Ye Xuan menghentikan Li bersaudara.


Tepat sebelum pisau mereka berdua memotong leher Lang Xue, keduanya berhenti dan langsung menghilang dari pandangan semua orang. Wei Li dan Yang Xinhei tidak muncul karena belum mendapat perintah.


Empat orang yang mengepungnya punya niat untuk menyingkirkan Ye Xuan secepat mungkin. Mengandalkan kekuatan mereka yang berada di ranah Pengembaraan Jiwa, keempatnya merasa akan mudah melakukannya.


“Jadi apa yang bisa saya bantu?” tanya Ye Xuan dengan senyum polos seorang anak 18 tahun.


Lang Xue dengan cepat langsung menyerah. “Aku tidak tahu apa yang kamu rencanakan, tapi biarkan aku bergabung denganmu!” katanya dengan ekspresi serius.

__ADS_1


Tiga orang lainnya langsung mengarahkan pandangannya ke Lang Xue, mereka tidak percaya perempuan keras kepala itu langsung mengungkapkan niatnya.


“Aku tidak terlalu mengerti apa yang kamu pikirkan, tapi bergabung denganku artinya sangat luas.” Ye Xuan melihat sekelompok orang berlari dengan kecepatan penuh, mereka adalah Kelompok Ao Ming dan sebagian anak jenius.


“Saudara Ye, aku merasa ada niat membunuh yang sangat kuat. Sebaiknya hati-hati dengan para bajin*an itu!” katanya dengan tatapan membunuh.


“Tenanglah, mereka datang untuk berdamai.”


Shu Wong sekarang mengerti mengapa anaknya Shu Han sangat menghargai Ye Xuan. Tidak hanya bakatnya dalam seni bealdiri, tapi bakatnya mengumpulkan orang berbakat sangat hebat. Jika saja dia tidak melarang Shu Han mengikuti Ye Xuan, mungkin saja anaknya akan menjadi bagian dari kelompok monster di depannya.


“Aku juga berpikir sama dengan Lang Xue, tidak ada ruginya bergabung denganmu. Lan Yan ingin sekali mencelakaimu, apa...”


Sebelum Shu Wong menyelesaikan perkataannya, dia berhenti setelah melihat salah satu keluarga Shu di kelompok Ao Ming. “Kamu... “


“Paman Shu, aku sudah tidak peduli lagi denganmu. Jangan lagi membuat semuanya menjadi sulit, kami semua siap menghancurkan Keluarga Shu jika diperlukan,” kata salah satu pria di belakang Ao Ming.


Semua orang diam, pria yang di pandang Shu Wong sebenarnya adalah keponakannya. Demi menjaga kestabilan hasil panen setiap tahunnya, Shu Wong selalu menekan saudaranya. Hingga akhirnya saudaranya itu tewas kelelahan, penyesalan terbesarnya adalah membiarkan anaknya masuk Sekte Tianlong tanpa dukungan keluarga Shu.


“Tidak ada yang perlu di maafkan, ayah dan ibuku mengatakan bahwa mereka ikhlas melakukannya.”


Percakapan mereka berdua berhenti sampai di situ, anggota Ao Ming itu tampak dingin dan tidak peduli dengan Shu Wong. Padahal dia sekarang berada di ranah Pengembaraan Jiwa tingkat 5 atau orang yang lebih kuat dari Shu Wong itu sendiri.


Monk Yu akhirnya angkat bicara. “Aku penasaran dengan bengkel penempaanmu, jadi biarkan aku bergabung juga.”


Ye Xuan mempersilahkan semuanya bergabung, dia tidak memilih atau membedakan orang tapi ada satu keadaan khusus yang tidak bisa diubah. Mereka yang tidak mengucapkan sumpah setia tidak akan mendapat perlakukan istimewa, karena Ye Xuan tahu bahwa orang-orang seperti mereka akan menghilang saat dibutuhkan.


Hanya dalam satu minggu, Ye Xuan berhasil menyatukan seluruh kekuatan di Sekte Tianlong. Dia mengatur semuanya layaknya raja dan membuat sistem baru yang mengutamakan kesetaraan.

__ADS_1


Penambangan Bijih besi sampai ke panen kebun melimpah, semuanya mendapat porsinya masing-masing. Ye Xuan dan Ao Ming terus memperluas pengaruhnya hingga keluar wilayah Sekte Tianlong.


Tujuannya sudah jelas, mereka mengumpulkan orang-orang kuat untuk berdiri bersamanya. Ao Ming akan menjadi wajah kelompok yang dinamakan Raja Langit.


Ao Ming menjadi pemimpin Kelompok Raja Langit yang bergerak di berbagai bidang, sedangkan Ye Xuan akan menjadi orang yang berhak menentukan keputusan akhir, Khusus untuk masalah-masalah besar. Jika di dunia modern orang menyebutnya Presiden Direktur.


Setelah semua orang bergabung, tidak ada pemberontakan. Bahkan para bandit yang biasanya beroperasi di sekitar Kota Lianyun menyingkir. Hutan di antara kota utara dan selatan di jadikan lahan perkebunan, bahkan dibangun jalan yang cukup lapang. Sehingga menekan angka kejahatan yang disebabkan bandit gunung.


Rangkaian perluasan kekuatan itu berlangsung selama 3 bulan, Ye Xuan rebahan santai menunggu kepulangan Long Yuan. “Hari ini mereka akan kembali?” tanya Ye Xuan pada Ao Ming yang tidak percaya dengan matanya.


“Ada apa?” tanya Ye Xuan yang tidak mendapat jawaban dari Ao Ming.


“Jika saja leluhur kita bertemu denganmu, mungkin kerajaan Ao tidak akan pernah runtuh.” Ao Ming membayangkan semua orang hidup damai.


Ye Xuan menghela napas. “Jangan mengandai-andai sesuatu yang sudah terjadi. Sekarang fokus kita menyongsong masa depan dan mengubah persepsi dunia.”


“Aku menantikan dunia di mana semua orang setara.” Ao Ming tersenyum manis.


“Kali ini kau benar-benar salah paham...” Ye Xuan duduk dan menunjuk sebuah gunung di antara Kota Lianyun utara dan selatan.


“Kedamaian yang membuat semua orang setara justru akan menimbulkan masalah baru. Akan banyak yang berlomba hingga memanfaatkan segala cara, angka kejahatan anak meningkat, bahkan pembunuhan raja bukan hal yang mustahil. Solusinya sederhana, harus ada yang mereka takuti, Raja Langit harus mengemban tugas itu.” Ye Xuan melanjutkan penjelasannya dengan suara tenang.


Ao Ming menutup matanya dan menghela napas. “Terus kita harus bagaimana?”


“Semua harus seimbang, ada kebaikan maka harus ada kejahatan. Ada kebebasan maka ada tanggung jawab. Aku juga tidak tahu jawabannya, tapi yang pasti itu adalah tugasmu membawa umat manusia menuju kesetaraan tapi bisa dikendalikan.”


Ao Ming merenungkan setiap kata yang disampaikan Ye Xuan, saat dia membuka matanya hari sudah malam. Tiba-tiba kultivasinya naik satu tingkat, dia sekarang ada di ranah Pengembaraan Jiwa tingkat 3.

__ADS_1


“Kebajikan harus diimbangi dengan kewibawaan. Aku harus membawa umat manusia ke ketinggian yang tidak bisa digapai para pendahulu.” Ao Ming menarik kesimpulan yang cukup tepat.


Ye Xuan yang melihat dari kejauhan hanya bisa tersenyum. “Aku tidak ditakdirkan untuk ada di dunia ini. Jadi semoga kau sukses dengan pemikiranmu,” kata Ye Xuan yang berusaha menjadi orang paling kuat di Alam Semesta.


__ADS_2