Sistem Kultivasi Sedekah

Sistem Kultivasi Sedekah
Ujian Mental


__ADS_3

Ye Xuan dan kelompoknya berhasil selamat, dia terluka cukup parah di punggungnya. Sayatan pedang dari Qin Lou mengandung kekuatan Qi yang sangat beracun.


Obat herbal buatannya tidak cukup untuk menghentikan pendarahannya, Ye Xuan hanya bisa mengerang kesakitan karenanya. Meng Luo merawatnya secara pribadi, meski akhirnya Ye Xuan tak sadarkan diri.


Hari terus berlalu, tidak beras satu bulan telah berlalu. Ujian murid dalam akan segera dimulai kembali, karena tidak ingin terlalu membuang waktu. Semua itu dilakukan untuk menekan Ketua Meng yang punya murid terlalu jenius.


Ye Xuan tidak kunjung siuman, napasnya sudah normal tapi dia masih tertidur di kasurnya. Meng Luo hanya bisa menyalahkan dirinya sendiri karena kurangnya kemampuannya.


[Sistem berhasil ditingkatkan, kesadaran mulai di kembalikan.]


Ye Xuan perlahan membuka matanya, dia hanya bisa meringis kesakitan karena satu bulan tidak pindah dari kasur. “Guru, bisa bantu aku duduk. Punggungku rasanya sangat kaku.”


Meng Luo tidak percaya dengan matanya, seorang anak yang koma tiba-tiba bangun dengan santai. “Apa yang terjadi padamu?”


“Tubuh Ilahiku sedikit bermasalah, aku terlalu memaksakan diri sebelumnya. Intinya aku kehabisan kekuatan mental,” jawabnya sambil melempar kebohongan yang dibumbui dengan kejujuran.


[-1 Poin Sedekah, berbohong.]


“Sial, kau ingin aku mengatakannya!” kata Ye Xuan dalam hati.


Sistem Sedekah tidak menjawab, dia hanya menampilkan segudang pemberitahuan sistem yang cukup mengejutkan. Keberhasilan Ye Xuan menyelamatkan orang tua Wutu Sachuan telah menyebar ke seluruh lingkungan luar Sekte Tianlong.


[+100 Reputasi.]


[Penambahan Kekuatan Mental pada status, saat ini punya 20 poin. Peningkatan 1 poin mental \= 5 Poin Sedekah.]


[+20 Poin Sedekah, menyelamatkan orang tua Wutu Sachuan. -1 Poin Sedekah, hutan.]


[Peningkatan visual penguasaan Keterampilan, setelah mencapai 100% penguasaan dapat berkesempatan meningkatkan tingkat keterampilan.]


[Tubuh Ilahi Misterius (~)


Meningkatkan 10 poin Fisik, Kelincahan, Stamina. Mempercepat pemulihan Qi dan Mental.]


[Absolut Kill


Tingkat : B


Penguasaan : 12%


Menusuk ke depan dengan kecepatan tertinggi, memberikan 300% Fisik + Kelincahan punya 20% menghasilkan kerusakan kritis. Penguasaan meningkat dengan sendirinya setelah digunakan terus-menerus, setelah penguasaan sempurna akan ada penambahan kerusakan. Menggunakan Qi sebanyak 1 tahun.]


[Shadow Sword

__ADS_1


Tingkat : D


Penguasaan : 3%


Menipu mata musuhmu sehingga menciptakan ilusi bahwa pedangmu menembus pedangnya. Menggunakan 3 tahun Qi.]


[Force (~)


Menciptakan tekanan qi yang sangat kuat, dapat mengintimidasi target atau lingkungan sekitarnya. -1 Kekuatan Mental per detik.]


[Sirkulasi Qi Otomatis


Tingkat : E


Penguasaan : 32%.]


[Toko Sistem telah diperbarui, Kecepatan pendapatan Poin Sedekah diperbarui.]


Ye Xuan segera melihat toko sistem, bukannya senang dia malah merasa di bohongi. Semua keterampilan di toko berharga 20 Poin Sedekah atau lebih, yang paling tidak masuk akal keterampilan yang dulunya hanya 2 Poin Sedekah sekarang 20 Poin Sedekah.


“Guru, aku mendengar ujian murid dalam sudah dilaksanakan. Ayo berangkat!” kata Ye Xuan yang langsung melompat dari kasurnya. Dia sedikit melakukan pemanasan dan langsung berlari menuju lapangan pelatihan.


Setelah sampai di lapangan pelatihan, dia tidak melihat orang sama sekali. “Kosong?”


Mereka berdua berlari menuju lingkungan dalam, setelah berlari cukup jauh akhirnya Ye Xuan dan Meng Luo sampai di depan Menara Penghakiman. Semua peserta sudah masuk Menara Penghakiman, semakin lama mereka duduk di dalam maka poinnya akan semakin tinggi.


Menara Penghakiman adalah menara yang digunakan untuk menguji kekuatan mental, total ada 7 lantai yang bisa di capai manusia biasa. Namun ada satu lantai lagi yang sangat misterius, semua orang tidak ada yang bisa mencapainya karena alasan yang tidak diketahui.


Meng Luo mendatangi Penguji Ujian. “Tuan, Ye Xuan sudah datang.”


Huang Tian yang masih mengenakan topeng langsung melirik ke arah Ye Xuan. “Cepat masuk, aku berharap kamu mendapat nilai yang paling baik.”


Ye Xuan dengan penuh semangat langsung berlari dan masuk Menara Penghakiman, lebih dari 300 peserta duduk dan menstabilkan kekuatan mentalnya. Ye Xuan bingung, padahal tidak merasakan apa-apa. “Kenapa kamu duduk?” tanyanya pada salah satu peserta.


Peserta yang ditanya langsung mengerutkan alisnya dan berteriak, “Sialan!” peserta itu langsung di keluarkan dari Menara Penghakiman karena kekuatan mentalnya tidak cukup kuat.


“Eh, apa aku penyebabnya?” Ye Xuan tidak sadar dia telah mencelakai 1 peserta.


Setelah melihat sekelilingnya, Ye Xuan mulai naik ke lantai selanjutnya. Dia tidak merasakan apa-apa, alisnya mulai mengerut karena lebih banyak peserta yang duduk di lantai.


Ye Xuan memilih untuk terus naik sampai akhirnya dia menemui Wutu Sachuan dan Wen Lu ada di lantai 5, semua orang ada di lantai ini. Termasuk Lan Shan, Long Si, Chu Feng dan lainnya.


Tidak mau mengganggu yang lain, Ye Xuan memilih untuk naik ke lantai 6. Setelah menginjakkan kakinya di lantai 6, kepalanya terasa pusing. Peringatan sistem mulai muncul di depan mata Ye Xuan.

__ADS_1


[Peringatan, tekanan mental di ruangan ini mencapai 21 poin. Sebaiknya Anda segera mundur.]


Ye Xuan yang penasaran langsung menggunakan 5 Poin Sedekah untuk ditambahkan ke Kekuatan mental.


[Berhasil menambahkan, kondisi Anda stabil.]


Ye Xuan menghela napas dan duduk di lantai. “Sial, aku hampir memuntahkan semua yang ada di perutku!” katanya dengan santai. Karena terlalu bersemangat, Ye Xuan lupa tidak memasukkan makanan ke perutnya.


Tanpa pikir panjang, Ye Xuan mengeluarkan beberapa daging kemudian menyalakan api. Kayu bakar di cincin ruangnya masih ada, jadi dia bisa menyalakan api cukup lama. Setelah makan, Ye Xuan naik lagi ke lantai 7, dia merasa mual dan memuntahkan semua makanan yang baru saja masuk.


“Sial,” katanya dengan mata yang bergetar. Dia sempat melihat peringatan sistem yang menyatakan bahwa tekanan di lantai 7 adalah 23 poin kekuatan mental. Tanpa pikir panjang dia langsung menghabiskan 10 Poin Sedekah.


Sembari terengah-engah, Ye Xuan menstabilkan dirinya. Dia mengatur napas dan duduk untuk menikmati pemandangan sekitar. Setelah memperhatikan sekitarnya, Ye Xuan bisa melihat adanya jendela yang dapat melihat keluar. Tanpa menunggu lama dia langsung melihatnya.


Setelah melihatnya, Ye Xuan mendengar banyak sekali pembicaraan. Salah satunya taruhan Meng Luo dan dua leluhur sekte yang selalu mengganggunya, mereka mempertaruhkan posisi leluhurnya. Dua leluhur sekte menyebutkan bahwa Ye Xuan tidak akan bisa mencapai posisi pertama.


“Apa mereka bodoh? Apanya yang ujian mental, aku hanya perlu tidur dan makan selama sebulan dan semuanya selesai!” kata Ye Xuan dengan santai. Dia duduk dan berbaring di lantai, tidak berasa dia malah ketiduran hingga malam hari.


Semua peserta sudah keluar, hanya tinggal menyisakan Ye Xuan yang ketiduran di dalam Menara Penghakiman. Huang Tian dengan gagah berani langsung mencari Ye Xuan sampai ke lantai ke 6, tapi tidak dapat melihatnya.


Setelah semua panik, Meng Luo berlari menuju menara Alkemis. Ketua mereka bisa mencapai lantai 7, Meng Luo ingin memastikan bahwa Ye Xuan ada di lantai tersebut.


Meng Luo mengorbankan segalanya untuk mencari keberadaan Ye Xuan, tapi Ye Xuan yang tidur justru di tarik oleh cahaya aneh. Dia masuk ke lantai ke 8 tanpa disadari.


“Anak yang menarik, dia punya kekuatan mental yang tak terbatas.”


Ye Xuan yang menyadari ada suara langsung bangun dan menghunuskan pedangnya. “Siapa kau? Sejak kapan hantu menjadi sangat tampan!” katanya yang melihat lelaki tampan tanpa kaki.


“Bocah sialan, aku leluhur Sekte Tianlong. Kau sebut aku hantu!” teriaknya dengan penuh amarah.


“Sial, hantu jaman sekarang bisa menyamar sebagai leluhur sekte.”


Ye Xuan tidak percaya dengan perkataan roh yang ada di depannya. Dia tidak tahu bahwa orang di depannya adalah serpihan jiwa yang ditinggalkan Long Xuantian, orang paling jenius di sepanjang sejarah Sekte Tianlong.


Bukannya berhenti berdebat, kedua orang itu justru bertengkar sambil membanggakan pengetahuan masing-masing. Ye Xuan dengan kemampuannya memahami dunia luar, sedangkan Long Xuantian membanggakan kemampuannya dalam bertarung.


Tidak mau berhenti, dua orang gila itu justru bertarung hingga waktu yang tidak bisa di tentukan. Ye Xuan adalah orang yang paling diuntungkan karena semua keterampilan dan pengalaman bertarungnya telah meningkat.


“Sudah cukup, aku harus keluar menara. Ujian mungkin akan berakhir!” kata Ye Xuan dengan santai.


Long Xuantian hanya bisa mengusir bocah kasar itu ke luar Menara Penghakiman. Sialnya, tepat ketika dia diusir, Huang Tian dan Ketua Menara Alkemis masuk menuju lantai ke 7.


Ye Xuan menoleh ke kanan dan kiri, dia di kerumuni banyak murid luar dan murid dalam, Meng Luo dengan cepat langsung mendatanginya. “Apa kamu baik-baik saja?” tanyanya dengan tatapan khawatir.

__ADS_1


“Apa semua orang gila? Aku hanya tidur dan bertarung di alam mimpi!” katanya dalam hati.


__ADS_2