Sistem Kultivasi Sedekah

Sistem Kultivasi Sedekah
Kekacauan


__ADS_3

Anggota baru telah didapatkan, Ye Xuan kembali dengan senyum lebar di wajahnya. Saat dalam perjalanan, Ye Xuan dan kelompoknya dihentikan orang tak dikenal.


“Serahkan semua barangmu!” katanya dengan penuh percaya diri.


“Tuan, kita tidak ingin mencari ribut. Tolong berikan jalan.” Ye Xuan mencoba melewati perampok yang sok kuat di depannya.


Tangan kanan perampok langsung berayun, targetnya adalah pipi Ye Xuan yang terbuka lebar. Namun bukannya mengenai pipi, tinjunya justru terus melewati tubuh Ye Xuan dan mengenai angin.


“Karena aku tidak suka di usik, jadi...” ucap Ye Xuan yang terputus sebelum menyelesaikannya.


Perkataannya putus karena kaki kanannya sudah bergerak dan menghancurkan tulang rusuk perampok. Tubuhnya menghilang layaknya debu yang tertiup angin, kaki kanannya menghantam wajah perampok.


Meski mereka berdua berada di tahap Kelahiran jiwa, Ye Xuan punya fisik dan tubuh ilahi yang cukup unggul. Jadi perbedaan kekuatan mereka terlalu mencolok.


“Sial, kau pengecut...”


Sekali lagi sebelum perampok menyelesaikan perkataannya, tendangan Ye Xuan sudah bersarang di wajahnya. “Kubunuh kau, Bajin*an!”


Pedangnya dihunuskan, perampok segera berlari dengan keterampilan kakinya. Dia menghilang kemudian muncul kembali di dekat targetnya, ayunan pedangnya terlihat sangat cepat.


Ye Xuan dengan santai mengeluarkan Pedang Kayu, dia menghentikan serangan lawan dengan kontrol Niat Pedang yang sangat baik. Kombinasi Energi Qi, Energi Mental, dan tekad menciptakan Dao Pedang, Dao Pedang menciptakan Niat pedang yang bisa digunakan dengan leluasa.


Melihat mata musuhnya terbelalak, Ye Xuan segera mengayunkan pedangnya. Sebuah sayatan pedang tercipta dan langsung mengeksekusi perampok tanpa perlawanan yang berarti.


“Ini membuat-buang waktuku.” Ye Xuan melirik ke arah pohon. “Apa kau masih terus bersembunyi?” tanyanya dengan suara pelan.


Pria yang bersembunyi di balik pohon besar itu adalah Wang Hu. “Aku terlalu meremehkanmu. Ternyata anak muda sepertimu bisa mengalahkan bandit ranah Kelahiran Jiwa tingkat 5 begitu mudah.”


“Paman Wang, berhentilah mengujiku. Apa sekarang kau ingin bertarung denganku?” tanya Ye Xuan dengan tatapan serius.


Wang Hu menggelengkan kepala. “Aku pasti orang bodoh saat menyetujuinya. Pejuang ranah Kelahiran Jiwa saja mati tanpa perlawanan, bagaimana denganku?”

__ADS_1


Ye Xuan tertawa kecil, dia tidak punya permusuhan dengan Wang Hu tapi juga tidak punya pertemanan yang berarti. Mungkin saja Wang Hu adalah orang kepercayaan Han Meli, tapi dia tidak bisa mempercayai Han Meli yang terus muncul dengan misterius.


Karena tidak ada hal yang ingin dibicarakan lagi, Wang Hu pergi ke Kota Tanpa Nama. Dia menyewa orang yang ada di tingkat Penguatan Jiwa, meski harganya sedikit mahal Wang Hu harus menyingkirkan lawannya.


Ye Xuan sendiri tidak peduli, dia memilih untuk terus fokus dengan apa yang dia miliki. Setelah sampai di Menara Asura, semua orang memperhatikan langkah anggota Ye Xuan.


“Sebaiknya kalian mengabaikan omongan mereka,” kata Ye Xuan memberi semuanya saran.


Benar saja, perkataan semua orang anggota Gunung Tianzhu terlalu menyakiti hati. Bahkan beberapa mengkritik fisiknya, ada juga yang menyumpahinya menikah dengan hewan.


Meski menerima cacian dan makian, semua orang di belakan Ye Xuan tetap tenang. Mereka sudah melewati hal yang lebih buruk dari ini.


Setelah sampai di lantai kedua. “Kalian bisa menggunakan tempat ini mengolah teknik yang aku berikan, berusahalah naik ke lantai 3,” kata Ye Xuan memberikan arah.


Dunia Kecil terlalu sempit untuk menampung semua orang, jadi dia sedang memikirkan cara untuk mendapatkan Poin Sedekah secepat mungkin. Dia teringat hadiah yang belum di ambil setelah mengeksekusi Long Xue dan Long Fenghu.


15 ribu Poin Sedekah langsung digunakan untuk memperluas wilayahnya di Dunia Kecil. Ye Xuan melihat Dunia Kecil meluas dengan sendirinya, tubuhnya juga terasa lebih segar setelah mengembangkan Dunia Kecil.


Saat ini Dunia Kecil punya diameter 40 meter, untuk menampung 150 orang sepertinya masih kurang. Ye Xuan bersama Feng Hu berjalan menuju Kota Tanpa Nama.


“Ah, aku lupa.” Ye Xuan mengatakannya tanpa rasa bersalah.


“Sudahlah lupakan, apa rencanamu selanjutnya?” tanya Feng Hu dengan suara pelan.


“Membantu banyak orang, aku ingin mengumpulkan karma baik.” Ye Xuan mengatakan yang sebenarnya. Dia ingin menjual beberapa ramuan tingkat rendah untuk membantu para pembudidaya tingkat rendah.


“Aku tidak percaya dengan bocah yang sulit ditebak sepertimu.”


“Terserahlah paman, tapi kita sudah sampai di kota.” Ye Xuan menunjuk gerbang masuk. “Kalian keluarlah, aku tidak ingin dicurigai sebagai pangeran.”


Empat bayangan muncul di belakang Ye Xuan. Mereka berlutut sambil mengubah wajahnya dengan orang lain, begitu pula dengan Ye Xuan yang menyamarkan wajahnya.

__ADS_1


“Sial, kenapa aku tidak bisa merasakan kehadiran mereka berlima?” ucap Feng Hu dalam hatinya. Dia adalah pejuang ranah Kenaikan tapi tidak bisa mendeteksi Ye Xuan dan 4 bayangannya.


6 orang masuk ke Kota, tujuan mereka adalah keramaian. Wei Li dan Yang Xinhei pergi menyelidiki informasi tentang pelanggan yang membutuhkan pertolongan. Li Bersaudara bertugas mencari bahan-bahan yang mungkin berguna.


“Jangan berharap banyak, kau harus bersamaku.” Ye Xuan melihat Feng Hu yang ingin bermain layaknya anak muda.


“Sudahlah, lakukan sesukamu. Aku akan menghubungimu juga butuh sesuatu.” Ye Xuan sudah bisa menggunakan telepati, jadi tidak perlu khawatir mencari anggota kelompoknya.


“Saudara Wutu, Saudara Wen, aku ada di pasar Kota Tanpa Nama. Kalian berdua datanglah,” ucap Ye Xuan menggunakan telepati.


Sayangnya telepati hanya bisa digunakan satu arah, Ye Xuan belum bisa menerima telepati dari teman-temannya. Namun telepati seperti itu sudah cukup untuk menghemat waktu.


Wutu Sachuan dan Wen Lu datang bersama 7 anak kecil berbaju lusuh. Mereka semua adalah anak-anak budak yang orang tuanya sudah tewas, 7 anak itu dipaksa bekerja di umurnya yang masih belum menyentuh 15 tahun.


Ye Xuan teringat kisahnya saat berumur 10 tahun, dia berusaha sekuat tenaga untuk bertahan hidup. “Apa kalian ingin bersamaku?” tanya Ye Xuan sambil mengulurkan tangannya.


Bukannya mendapat respons baik, semua anak itu justru berlindung di belakang Wutu Sachuan dan Wen Lu.


“Tidak masalah, mereka memang seharusnya takut dengan orang lain. Untuk sekarang jual beberapa ramuan untuk membantu mereka yang lemah, kalian juga bisa menggunakan ramuan untuk membantu mereka.” Ye Xuan menunjuk kelompok 7 orang anak.


Wutu Sachuan dan Wen Lu langsung memberi mereka ramuan stamina, karena jumlahnya terbatas Wen Lu memutuskan untuk menunda pemberian ramuan stamina.


Setelah semuanya terjalin, Ye Xuan tidak ingin mengikat mereka untuk sementara.


Awan di langit Kota Tanpa nama tiba-tiba menjadi mendung, seorang pria terbang di atas langit dengan tatapan merendahkan. Dia adalah orang dari Kerajaan Long yang mencari Xia Chang.


“Katakan padaku, di mana Xia Chang!” ucap pemuda itu degan nada provokasi.


Tidak ada yang mengaku dirinya sebagai Raja Kerajaan Xia, jika melakukannya mungkin lehernya akan segera terpenggal.


“Karena kalian tidak ada yang mengaku, maka jangan salahkan aku!” ucap pria misterius.

__ADS_1


Kedua tangannya di angkat ke atas, Qi dan Energi Mental berpadu menghasilkan sebuah bola qi yang sangat kuat. Jika pria itu melemparkannya ke permukaan, mungkin saja tidak hanya Ye Xuan tapi semua orang di sekitarnya akan tewas.


“Apa kau serius?” tanya Ye Xuan menatap tajam ke arah pria misterius.


__ADS_2