Sistem Kultivasi Sedekah

Sistem Kultivasi Sedekah
Mencari Sekutu


__ADS_3

Pria Tua itu adalah kepala Klan Mu, Mu Zhang Chonge. “Mu Mixue sering menceritakan tentang kalian,” katanya sambil menyempitkan mata. Dia sedang mengintip kultivasi Ye Xuan dan Wen Lu.


Kultivasi Ye Xuan tidak dapat dilihat, sedangkan Wen Lu berada di ranah Pengembaraan Jiwa tingkat 2.


“Siapa yang bernama Ye Xuan?” tanya Mu Zhang.


“Aku, Senior.” Ye Xuan memberi salam pada Mu Zhang yang terlihat setenang air.


“Baiklah, kalian masuk empat yang lainnya tolong tunggu di luar!”


Ye Xuan tersenyum manis. “Mereka juga bagian dariku, tolong berbelas kasihlah. Senior.”


Mu Zhang melirik ke arah Ye Xuan, setelah beberapa saat dia menghela napas. “Baiklah, kalian turun.”


Ye Xuan memberi isyarat pada Wei Li dan kelompoknya untuk turun. Dalam sekejap mata empat orang lainnya berdiri di belakang Ye Xuan, ekspresi mereka tenang meski sudah diketahui lawannya.


“Aku tidak tahu mengapa kau berteman dengan orang-orang jahat ini, tapi aku ingin mengatakan bahwa mereka punya niat buruk.” Mu Zhang mengatakan yang sebenarnya.


Ye Xuan tersenyum manis. “Aku tidak bisa menghentikan mereka berbuat buruk, tapi aku percaya mereka punya harga diri yang tinggi untuk mempertahankan sumpahnya.”


Mu Zhang tidak ingin berdebat, dia melanjutkan langkahnya dan segera menuju ke tempat latihan. “Karena Mu Mixue sangat menghargaimu, maka lawan aku dengan sekuat tenaga.”


“Senior, aku tidak bisa melakukannya.”


[Mu Zhang (Pengembaraan Jiwa tingkat 8).]


Melihat Patriark Klan Mu yang menantangnya, Ye Xuan tidak ingin menerimanya. Meski Klan Mu sudah menurun, dia tidak menyangka penurunan mereka hingga ke titik seperti ini.


[Patriark adalah gelar kehormatan bagi kepala keluarga sebuah Klan, bukan digunakan untuk nama Kepala Keluarga sebuah Keluarga biasa. Hanya berlaku di Dunia Kultivasi.]


“Kamu tidak harus menahan diri, kau terlalu meremahkan laki-laki tua ini.”


“Baiklah, Senior Mu. Tolong jangan menyesalinya.”


Keduanya bersiap, Ye Xuan mencuri kesempatan di awal pertarungan. Dia segera menerjang Mu Zhang dengan ujung pedang kesayangannya. Absolut Kill di eksekusi dengan sempurna, tusukan pedangnya hampir menusuk perut targetnya. Namun sebelum ujung energinya menyentuh target, Mu Zhang bergerak dengan cepat.


Meski berhasil menghindar, Mu Zhang tampak membelalakkan matanya. Dia tidak sempat menstabilkan pijakannya. “Kau...”


Ye Xuan sudah siap dengan serangan berikutnya, kali ini dia mengayunkan pedangnya seperti biasa. Mu Zhang tahu keterampilan Shadow Sword miliknya, jadi dia menghindar.


Namun Ye Xuan dengan cepat mengubah arah serangannya, pundak Mu Zhang terkena tebasan pedang. Tidak berhenti sampai di situ, Ye Xuan langsung mengerahkan tendangannya.


Serangan Ye Xuan bersarang tepat di dada Mu Zhang. Meski basis kultivasinya lebih lemah dari lawannya, Ye Xuan punya poin status yang sangat tinggi.

__ADS_1


Mu Zhang mundur lima langkah, dia segera mengedarkan Qi untuk menstabilkan tubuhnya. Meski terasa sakit, Mu Zhang masih memasang wajah setenang air. “Kau memang pantas disebut jenius, Mu Mixue tidak salah menilaimu.”


“Terima kasih sudah mengalah Senior Mu.” Ye Xuan merendah untuk menghargai akting Mu Zhang yang sebenarnya sangat buruk.


Wen Lu dan 4 orang di belakangnya tahu Ye Xuan kuat, tapi mereka tidak menyangka saudaranya itu punya kemampuan untuk mengalahkan Patriark Klan Mu.


“Mu Mixue ada di dalam, ayo aku tunjukkan jalannya.” Mu Zhang segera berbalik dan menggunakan jarinya untuk menahan rasa sakit di dadanya.


“Sial, tendangan itu... ”


Setelah berjalan beberapa saat, Ye Xuan melihat Mu Mixue dan gurunya melatih kemampuan tendangannya. “Keterampilan yang mengesankan,” katanya pelan.


Suara Ye Xuan memang pelan, tapi Mu Mixue dan gurunya mendengar. Tanpa melanjutkan latihannya, Mu Mixue langsung mendatangi Ye Xuan tanpa peringatan.


“Master, aku sekarang yakin. Kau memang harus menjadi masterku seperti Lou Yi!” ungkap Mu Mixue yang langsung berlutut meminta persetujuan.


Ye Xuan terkejut dengan perkataan Mu Mixue, dia tidak pernah menganggap dirinya sebagai master atau pelatih yang sesungguhnya. “Apa yang kau katakan, aku tidak melihatmu sebagai muridku...”


Semua orang diam menunggu perkataan Ye Xuan diselesaikan.


“Aku ingin menganggapmu sebagai teman. Kau tidak harus menjadi muridku.”


Perkataan Ye Xuan terdengar sangat lembut, tapi hati Mu Mixue terasa sakit. Ini pertama kalinya dia ditolak, bahkan ketika memilih guru di Sekte Tianlong, dia tidak pernah ditolak.


Guru Mu Mixue mendekati Ye Xuan dengan tatapan mengintimidasi, dia melepaskan energi mental untuk menekannya. Namun Ye Xuan tidak bergeming sedikit pun, dia sudah terlatih di Penjara Bawah Tanah.


Mu Zhang segera menghentikan perilaku anak pertamanya, dia adalah Mu Rong atau kakak Mu Mixue. “Sudahlah, jangan membuat ini menjadi rumit.”


“Tidak ayah, aku harus menghancurkan bocah sok kuat ini.”


[Mu Rong (Pengembaraan Jiwa tingkat 4).]


Mu Mixue menggelengkan kepala. “Kau tidak akan bisa mengalahkannya, itulah mengapa aku memilihnya sebagai masterku!” kata Mu Mixue dengan nada sombong.


Sudut bibir Ye Xuan berkedut, dia tidak menyangka Mu Mixue terlalu memandang tinggi dirinya. Meski lawannya hanya Pengembaraan Jiwa tingkat 4, Ye Xuan tidak akan bercanda saat bertarung.


“Kau maju sini!” teriak Mu Rong dengan nada sombong.


Sebelum menjawab, Ye Xuan melirik ke arah Mu Zhang. Bukannya khawatir dengan anaknya, Mu Zhang justru tersenyum dan memberi kode ‘Hancurkan bajin*an sombong itu!’


“Baiklah, ayo satu ronde saja.” Ye Xuan menarik pedang kayu miliknya.


“Apa kau meremehkan kami!” teriak Mu Rong yang memasang sikap siaga untuk bertarung.

__ADS_1


Klan Mu terkenal dengan pertarungan tangan kosong, tapi beladiri yang mereka perkembangkan lebih menitik beratkan tendangan. Akhirnya Mu Rong menyerang dengan sekuat tenaga.


Ye Xuan yang ingin menjawab segera berhenti setelah telapak kaki lawan mengarah pada wajahnya. Dengan sigap Ye Xuan segera menghindar dan memeluk kaki belakang Mu Rong, tanpa rasa takut dia mengangkat tubuh lawannya dan segera membantingnya.


*Brak*


Suara benturan punggung dengan lantai terdengar, Mu Rong terkejut serta matanya terbelalak.


Ye Xuan segera mempersiapkan serangan selanjutnya, dia mengerahkan ujung pedang kayunya pada target yang belum bangkit. “Menghindarlah kalau kau ingin selamat!” kata Ye Xuan dengan suara keras.


Mu Rong dengan panik langsung berguling ke samping, dia tidak ingin mati konyol karena pedang kayu.


Serangan Ye Xuan menghantam lantai, ujung pedang kayu itu langsung tertancap dan menghancurkan lantai area latihan. Ye Xuan memasukkan 10 poin Energi Mental, jadi daya ledaknya sangat kuat.


Tidak hanya Mu Rong yang terbelalak melihat lantai latihan hancur, tapi Mu Zhang juga tak percaya. Mu Zhang merasa beruntung berhasil menghindari serangan tusukan dari Ye Xuan.


“Master, kau melakukannya dengan baik. Sudah aku katakan, dia lebih kuat dari semua orang di Klan Mu.”


Mu Zhang mengakui Ye Xuan sangat kuat, dia tidak percaya bocah 17 tahun punya prestasi yang begitu mencengangkan. “Saudara Ye, kamu sudah membuka mata kami semua. Tidak hanya membantu Mu Mixue menerobos ranah Pengembaraan Jiwa, tapi kamu juga menghancurkan kesombongan Mu Rong.”


“Patriark Mu, aku hanya beruntung. Kakak Mu Rong sengaja mengalah.” Ye Xuan terus merendah.


“Kalau itu katamu, jadi itulah yang terjadi.” Mu Zhang tidak ingin melanjutkan perdebatan yang tidak akan ada titik temunya.


“Patriark Mu, sebenarnya kedatanganku kesini tidak hanya untuk Mu Mixue, tapi untuk seluruh Klan Mu.” Ye Xuan menceritakan seluruh kejadian saat bertemu dengan Kepala Keluarga Mu.


Semua orang yang ada di Klan Mu mengeratkan giginya marah.


Patriark Mu tersenyum manis. “Kami sudah bertahan terlalu lama, tidak ada salahnya bertahan lagi. Meski Klan Mu akan hancur, aku akan tetap melayani Keluarga Ao.”


Ye Xuan mulai menyusun rencananya. “Inilah alasanku sebenarnya, aku ingin kalian berpaling dan berganti pihak.”


Wajah semua orang di Klan Mu menjadi bengkok, mereka tidak menyangka Ye Xuan akan berpihak pada musuh mereka. “Tuan Muda Ye, aku tidak menyangka kamu begitu serakah.”


“Mungkin ada kesalahpahaman di sini, aku tidak ingin kalian berpihak pada Keluarga Long atau Keluarga Ao. Aku ingin mendirikan sebuah kekuatan yang kokoh untuk melawan seseorang yang menjadi dalang kerusuhan di seluruh dunia!”


“Dalang dari kerusuhan dunia?”


“Ya, mereka adalah musuh yang sebenarnya dari umat manusia.”


“Kamu pasti mengira para iblis dan monster itu dalangnya. Kau masih terlalu muda untuk mengerti, dalang dari kerusuhan dunia itu hanya omong kosong karangan orang tak berpengetahuan.” Mu Zhang membantah pernyataan Ye Xuan.


Sebelum menjawab, Ye Xuan mengeluarkan Batu Terkutuk. Setelah mengeluarkannya, dia memurnikan batu itu menggunakan 3 teknik ilahi miliknya. Setelah disempurnakan dia memberikan Batu Terkutuk pada Wen Lu.

__ADS_1


“Coba seraplah batu ini, energi di dalamnya lebih baik dari Batu Spirit.”


Wen Lu tanpa pikir panjang langsung menyerap energinya. Batu Spirit hanya membantu pembudidaya menyerap energi langit dan bumi, tapi Batu Terkutuk yang disempurnakan ternyata bisa melepaskan energi langit dan bumi dengan sendirinya.


__ADS_2