
4 Dunia beraliansi untuk mengalahkan Dunia 7, Sun Zi yang terbang di atas langit melihat pasukan mereka berkumpul dan bercengkerama santai. "Senior Long, apa yang akan kau lakukan pada situasi ini?" tanyanya dengan ekspresi serius.
"Aku tidak bisa menjawabnya, tapi aku bisa memberimu dua pilihan. Jika saat ini aku adalah Long Tianyun yang menjadi leluhur Sekte Sekte, maka aku akan menunggu mereka siap bertarung. Namun kita pasukan Shadow Soul tidak punya jiwa keadilan seperti itu, kita bebas mau memihak Dewa atau Iblis."
"Bebas memilih?"
"Aku tidak tahu Tuan Muda ingin kita menjadi seperti apa, tapi yang pasti dia ingin terus mempertahankan sifat manusia."
"Manusia ya, aku suka dengan kata-kata itu." Sun Zi tersenyum sambil melihat telapak tangannya.
"Lupakan yang aku katakan. Aku akan melakukan semua perintah Tuan Muda, bahkan jika aku harus melawan Dewa yang menciptakan dunia sialan ini." Long Tianyun mengatakannya dengan nada yang emosional, dia teringat semua kenangan saat Shadow Soul membantai semua keturunannya.
"Jika aku tidak melakukannya, mungkin dunia akan lebih gila." Long Tianyun menghela napas. Dia sudah memutuskan jalannya, jadi tidak akan ada keraguan dalam hatinya.
Sun Zi melihat tatapan Long Tianyun yang sangat dalam, dia juga mengingat kenangan saat pengkhianatan yang dilakukan Raja serta putra sulung. "Huh, aku terlalu terbawa suasana. Nona Feng Xia, tolong."
"Seperti yang kau katakan, sudah waktunya aku beraksi."
16 bayangan pedang muncul di langit bukti tempat berdirinya kamp Dunia 7. "Ayo mulai pembantaiannya!"
"Majulah!" kata Feng Xia memulai serangan pertama.
16 bayangan pedang langsung menerjang kamp pasukan musuh, 16 ledakan terjadi di 16 titik yang berbeda. Feng Xia tersenyum dan mulai mengumpulkan energinya lagi. "Belum, belum selesai!"
8 pedang lainnya muncul di atas langit kamp pasukan musuh, 8 pedang itu lebih besar dari yang sebelumnya. Dengan satu lambaian tangan, 8 pedang raksasa turun dari langit dan menghancurkan kamp pasukan musuh.
"Apa dia sudah menjadi tiran?" tanya Tao Hongjing yang tidak pernah melihat Feng Xia begitu bersemangat.
"Tidak, sepertinya dia melihat serpihan masa depan dan ingin segera melihat kejadian itu." Long Tianyun menebak dengan benar.
"Aku setuju," kata Huang Tian yang merinding setiap kali Feng Xia tersenyum lebar seperti itu.
"Kalau begitu ayo buat ini jadi lebih cepat," kata Sun Zi juga menanggapi semangat Feng Xia.
Huang Tian langsung melesat dengan cepat. "Jangan tinggalkan aku!"
__ADS_1
Komandan pasukan Serigala Perang, Song Yu juga bergerak cepat. Semua pasukan menyerang dari depan. Bahkan pejuang dari daratan timur juga mengikuti perintah Sun Zi.
Perang pecah, Sun Zi tidak mau kehilangan kesenangannya, dia ikut bertarung dan mulai membantai pasukan musuh. Pedangnya bergerak sangat cepat dan matanya menatap tajam ke arah targetnya.
Pasukan musuh kebingungan, mereka terpecah dan berakhir mengenaskan. 4 Komandan pasukan mereka juga tidak bisa memberi perintah karena ada Huang Tian yang menghadangnya tepat di depan kamp mereka.
"Karena kalian cukup kuat, izinkan aku bertarung dengan serius." Huang Tian mengeluarkan pedangnya, pedang itu berjenis Blade atau bilah satu sisi. Huang Tian menaruh bilah di atas pundaknya.
"Ayo."
Semua orang dari Dunia 7 tak terkalahkan, mereka punya banyak obat dan ramuan yang bisa digunakan setiap saat. Ini hanya perang satu arah, Sun Zi mengarahkan pasukannya dengan langkah yang sangat efektif.
Dunia 6, 8 dan 11 langsung menyatakan mengundurkan diri, mereka tidak ingin bertarung dengan para zombie yang tidak bisa mati itu. Saat kelelahan mereka mundur, minum sesuatu dan kembali lagi ke medan perang dengan kondisi terbaiknya.
Sekarang hanya menyisakan 200 orang dari Dunia 17, Sun Zi berdiri paling depan menghadap komandan musuh. "Kenapa kau tetap bertarung, lihatlah pasukanmu!"
"Kau benar, tidak seharusnya aku menggunakan kekuatan asliku." Komandan Dunia 17 menyatakan mundur dari perang.
Sun Zi yang mendengarnya menjadi lebih khawatir karena mendengar pernyataan dari Komandan pasukan Dunia 17.
Komandan pasukan dari Dunia 7 pada babak 1 dan 2 adalah orang yang sama. Dia adalah penguasa Dunia 17 sekaligus orang terkuat yang berada di ranah Earth Immortal 1 atau hampir sekuat Jun Miho.
Perwakilan Dunia 7 tentu saja Ye Xuan, Mu Mixue, Watu Sachuan, Wen Lu, dan Xu Ling. Mereka akan menghadapi 5 orang terkuat di dunianya masing-masing.
Sun Zi memberi hormat pada Ye Xuan yang berdiri di depan petarung lainnya. "Aku menyelesaikannya dengan cepat, Tuan Muda."
"Kerja bagus, ini akan lebih cepat berakhir." Ye Xuan menjawab dengan santai.
Akibat jawaban santainya itu, Ye Xuan mendapat tatapan permusuhan dari Jun Miho dan Penguasa Dunia 17. Keduanya seperti sedang memandang mangsanya yang terlihat seperti kelinci.
Bukannya takut, Ye Xuan tersenyum tipis dan melirik kedua orang kuat itu. "Aku menunggu pertunjukan yang menyenangkan."
Pertandingan pertama langsung diselenggarakan saat itu juga, Mu Mixue menjadi petarung pertama yang menghadapi perwakilan dari Dunia 6.
[Mu Mixue (Half Immortal 7) vs Xin Qiu (Kenaikan 8).]
__ADS_1
"Aku tidak peduli kau itu petarung kuat atau tidak, tunjukkan semua kekuatanmu!" ucap Xin Qiu dengan nada sombong.
Mu Mixue mendapat perintah untuk menyelesaikan duel dengan cepat. Kakinya melangkah dan tubuhnya menghilang, tendangannya langsung melempar tubuh Xin Qiu ke ujung arena hingga susunan formasinya hancur.
"Sebenarnya aku ingin bermain, tapi sepertinya Tuan Muda ada rencana lain." Mu Mixue menghela napas.
Semua terperangah tidak percaya, mereka tidak menyangka Xin Qiu yang pernah menjadi ratu duel kalah dalam 4 detik saja.
Wutu Sachuan maju ke arena, dia tidak mendapat musuh karena semua orang ketakutan. Bahkan para petarung dari Dunia 17 mengaku kalah.
Sampai akhirnya Ye Xuan masuk ke dalam arena bersama 4 temannya. "Karena sudah seperti ini, bagaimana kalau kita mengadakan pertarungan yang lebih menyenangkan?"
Jun Miho menghilang dari kursinya dan langsung muncul di arena. "Aku tahu ini akan terjadi," katanya dengan ekspredi datar. 4 orang muncul di belakangnya, mereka adalah orang-orang terpercaya yang berada di ranah Earth Immortal.
Penguasa Dunia 17 juga maju ke dalam arena, dia membawa 4 orang yang juga seorang Earth Immortal. "Jangan tinggalkan kami, sepertinya saat ini bukan waktunya menyembunyikan kekuatan."
Ledakan energi dari kelompok Dunia 17 terlihat, mereka semua menunjukkan bahwa semua orang itu adalah seorang Earth Immortal. Jun Miho dan kelompoknya juga tidak mau kalah, mereka menunjukkan dominasinya dengan melepaskan auranya.
"Murong Han, kau memang yang terbaik. Ayo tunjukkan kekuatanmu, mampukah kau merebut kursiku!"
"Jun Miho, kau terlalu percaya diri!" jawab Murong Han sambil melepaskan energi hitam yang sangat merusak. Bahkan lantai arena retak dan bergetar.
Ye Xuan dan kelompoknya hanya santai. Dia menepuk tangannya dan berkata, "Karena semua sudah bersemangat, ayo mulai."
Satu tepukan tangan itu langsung membubarkan dua energi yang bertabrakan. Jun Miho dan Murong Han melihat ke arahnya, Ye Xuan membalas dengan senyuman yang paling manis.
"Aku suka gayamu," kata Jun Miho sambil menarik pedangnya.
Murong Han tidak mau kalah, dia harus segera menumbangkan Jun Miho dan bertarung dengan Ye Xuan.
Pertarungan 3 sisi akan segera terjadi, tapi Ye Xuan tampak tenang dan mengibarkan tangannya. "Lebih baik menyingkirkan semua penonton dulu."
Penonton langsung terbang menuju tempat yang sudah disediakan, tempat-tempat itu dibuat Tao Hongjing yang sudah lama dipersiapkan.
"Hai jangan berlebihan, aku yang paling tersiksa disini!" teriak Tao Hongjing yang mempertahankan pulau mengapung yang telah dilindungi susunan formasi pelindung.
__ADS_1