
Ye Xuan mengumpulkan semua kelompoknya kecuali Wen Lu. “Kita bagi jadi 3 kelompok kecil. Aku, Saudara Wutu, dan Saudari Mu akan bersama. Saudara Zhou dan saudara saudari Long, kemudian sisanya akan membentuk tim lain.”
Sebelum membubarkan semua orang, Ye Xuan menitip pesan. “Jangan memaksakan diri, meski mereka hanya ranah Pendirian. Jika tebakanku benar mereka dari kelompok pembunuh profesional.”
Wutu Sachuan dan semua orang mengangguk setuju. Setelah itu tiga kelompok itu berlari menuju arah yang berbeda dan akan berkumpul lagi di tempat yang sama dalam satu jam.
Ye Xuan, Wutu Sachuan dan Mu Mixue menusuk berlari ke arah hutan. Tepat ketika mereka masuk, sekelompok pembunuh langsung menyerangnya dengan pisau lempar.
Sebagai orang yang paling depan Ye Xuan langsung menangkisnya dengan pedang. Domain Qi menyebar luar untuk mengetahui posisi musuh, pupil matanya melihat ke arah semua pembunuh.
“8 orang, tiga ada di kanan, dua di belakang pohon, satu di belakang, dua ada di sisi kiri.” Ye Xuan bergumam pelan, dia memberi isyarat pada dua saudara di belakangnya untuk menyerang ke arah pohon.
Wutu Sachuan dengan penuh keyakinan langsung menghancurkan pohon besar dengan tinjunya. Tanpa di duga ada seorang pria keluar dari belakangnya, matanya terbelalak tak percaya. Dengan satu serangan satu orang telah gugur. Mu Mixue mencoba menirukan Wutu Sachuan tapi berakhir tidak ada orang.
“Kosong?”
“Dia sudah pindah. Perhatikan atas kalian!”
Tiga orang melompat dari atas dan segera melempar pisau beracun. Ye Xuan dengan sigap menangkisnya, tapi hanya dua pisau yang berhasil dihentikan. “Sial, aku meleset.”
Mu Mixue menebus kesalahannya tadi, tendangannya menghentikan pisau itu semudah menendang batu. Kakinya dilapisi besi ringan yang cukup kuat, dia segera menstabilkan tubuhnya.
“Lari!”
Ye Xuan memberi perintah untuk masuk lebih dalam. Domain Qi masih aktif untuk mendeteksi pembunuh yang bergabung.
[Absolut Kill.]
Ye Xuan menusuk ke arah pohon acak, dua pembunuh yang bersembunyi di eksekusi dalam sekejap mata. Sudut bibirnya terangkat karena merasakan sosok yang kuat telah datang.
“Sampai kapan kau bersembunyi?” tanya Ye Xuan dengan suara santai.
Suara tepuk tangan terdengar, kemudian sosok pria berpakaian seba hitam muncul dari kegelapan. “Seperti yang diharapkan dari jenius Sekte Tianlong. Kau memang harus segera disingkirkan.”
“Aku tidak menyangka martabat Sekte Shenlong hanya setinggi gundukan kotoran sapi.” Ye Xuan bisa menebak siapa yang menyuruh para pembunuh itu menyergap mereka.
[Long Murong
Ranah : Pengembaraan Jiwa tingkat 1
Cucu pertama Long Qintian serta kakak kandung Long Yue. Pemimpin kelompok pembunuh Aula Dark Horn.]
“Pengetahuanmu memang luas, terus apa? Kau tidak akan bisa keluar dari hutan ini!” kata Long Murong dengan tatapan menghina.
Ye Xuan menyeringai dan segera bergerak, tusukan pedang Sky Splitter membelah udara dan langsung mengarah ke targetnya. Namun keterampilannya itu bisa dihindari musuh, bukannya panik Ye Xuan justru tersenyum manis.
Matanya berkedip dan pupilnya mengeluarkan kilatan petir kecil. Saat Ye Xuan melihat ke atas, sosok Long Murong sudah bersiap menyerang. Ye Xuan menghadang pisau lawan dengan pedangnya.
__ADS_1
Keduanya beradu keterampilan pedang, suara benturan pedang terdengar dimana-mana. Wutu Sachuan dan Mu Mixue segera mengeksekusi pembunuh lain yang kehilangan kewaspadaannya.
“Sepertinya dia tertekan.” Mu Mixue mengomentari pertarungan Ye Xuan dan Long Murong.
Wutu Sachuan menghela napas dan duduk di rumput. “Jangan menghawatirkannya, lebih baik kita kembalikan stamina,” katanya sambil melakukan meditasi serta melepaskan Qi Sirkulasi supaya tidak disergap.
Mu Mixue mengerutkan alisnya. “Apa dua saudara itu gila?”
Ye Xuan terdorong hanya dengan ayunan pedang musuhnya, bukan karena dia kalah tapi karena sedang mengukur kekuatan lawan. “Fisiknya mungkin sekitar 120, kelincahannya sekitar 170, ayo kita ukur staminanya,” katanya dalam hati.
Long Murong kebingungan, meski lawannya terkena banyak serangan tapi dia belum merasakan kemenangan. “Bocah keras kepala!”
“Kenapa? apa kau mulai menyadarinya?” tanya Ye Xuan dengan senyum manis.
Ayunan pedangnya terlihat sangat kuat, Ye Xuan menargetkan pundak musuhnya. Saat senjata keduanya akan bertemu, pedang Sky Splitter menghilang dan langsung melukai lengan musuh.
“Apa?” Long Murong terdorong tiga langkah. Dia segera melompat mundur untuk menstabilkan pijakannya. Namun itu menjadi awal dari kepanikannya, Ye Xuan sudah ada di depannya dan siap dengan serangan yang lain.
“Kenapa? ayo tunjukkan padaku!”
“Sialan!”
Sekali lagi, pedang Ye Xuan menembus senjata lawan dan melukai dada. Meski begitu Long Murong tidak kehilangan kewaspadaannya. Dia memang pantas dipanggil pemimpin kelompok pembunuh.
“Kau memaksaku!” kata Long Murong memakan sebuah pil.
Aura di seluruh tubuhnya melonjak dan menciptakan gelombang qi yang sangat kuat. Pohon-pohon di sekitarnya terdorong hingga roboh, Ye Xuan menarik Domain Qi dan melindungi seluruh tubuhnya.
Ye Xuan dilempar sangat jauh, punggungnya membentur pohon hingga roboh. Seteguk darah segar dimuntahkan, Ye Xuan menatap layu ke arah musuh yang telah dibangkitkan.
“Kau?”
Long Murong tertawa sambil menghunuskan pisaunya ke arah Ye Xuan yang masih berlutut di depannya. “Kau seharusnya tidak jadi jenius, salahkan nasibmu yang buruk itu.”
Mu Mixue ingin bergerak tapi dihentikan Wutu Sachuan. “Jangan ganggu dia, aku tidak pernah melihat kakak bersenang-senang seperti ini sebelumnya. Lebih baik kau menutup matamu atau menyesal nanti.”
“Kau gila, dia akan mati!”
“Mati?” Wutu Sachuan menggelengkan kepalanya. “Sepertinya kau masih belum mengenal kakakku itu.”
Tepat setelah Wutu Sachuan memuntahkan semua isi kepalanya, Ye Xuan menyeringai. “Penampilan yang sangat menarik, apa kau sudah puas?”
Long Murong mengerutkan alisnya. “Kau memang bocah yang tidak punya rasa takut!”
“Sepertinya kita harus berpisah lebih cepat dari jadwal.” Ye Xuan menggunakan keterampilan kakinya, dia menghilang dari pandangan musuh dan segera mengayunkan pedangnya ke arah leher.
Long Murong tercengang, untungnya dia masih sempat untuk merespons dan menghindari serangan fatal. “Sial, apa itu?”
__ADS_1
Ye Xuan membungkukkan badannya dan segera melangkah, kecepatannya setara dengan Long Murong dengan kelincahan terbaiknya. “Absolut Kill!” katanya dengan suara pelan.
Long Murong menggunakan keterampilan penyelamat nyawanya. Namun matanya masih terbuka lebar saat menghindar, dia menoleh ke arah lengan kanannya yang hilang. “Kau?”
“Ya, ya, ya aku tahu apa yang ingin kau muntahkan. Kau pasti ingin mengatakan aku menyembunyikan kekuatanku. Oh iya, adikmu itu cukup hebat.” Ye Xuan tersenyum manis, dia mendekati musuhnya yang entah mengapa tidak bisa bergerak,
[Force]
Long Murong melihat monster setinggi gunung mulai mendekatinya. “Tidak, tidak, tidak jangan mendekat bajingan. Kau pasti pembunuh sialan!”
“Hei, hei. Bukannya kau itu raja pembunuh?” tanya Ye Xuan yang berhenti tepat di depan musuhnya yang sudah kehilangan tekad bertarung. Tangan kanan yang diandalkan selama ini telah di potong.
“Sial, siapa kau sebenarnya!”
“Aku hanya yatim piatu yang kebetulan lewat sini. Siapa yang menyangka ada sekelompok bajingan gila yang ingin membunuhku.”
“Bajingan, kau sebenarnya pembunuh ulung!”
Ye Xuan tidak membunuh Long Murong, dia memotong satu kaki kirinya dengan mulus. “Sepertinya mengakhirimu sekarang tidaklah tepat.” Senyum jahat mulai tampak di wajah Ye Xuan.
[-1 Poin Sedekah, mengancam orang yang akan menyerah.]
Karena ingin menyiksa Long Murong lebih jauh, Ye Xuan menghilang dari pandangan orang-orang. Dia dengan cepat membantai seluruh pembunuh yang di bawa Long Murong, semua pembunuh itu dieksekusi tepat di lehernya.
Setelah semuanya mayat dikumpulkan, Ye Xuan mengeluarkannya dari cincin ruang tepat di depan Long Murong. “Apa mereka sudah semua?” tanyanya dengan suara dingin.
“Bajingan gila, cepat bunuh aku!”
“Kenapa terburu-buru, ayo sedikit bermain lebih lama.”
[Qi iblis mulai menguasai Anda.]
[Qi Iblis ditelan jiwa.]
[Aneh, kenapa tidak ada tanda-tanda perubahan, kau pasti curang. Bajingan siapa sebenarnya kau!]
“Hei, bukankah kau yang mengirimku ke sini?” katanya dengan suara pelan.
[Sial, kau makhluk aneh dunia lain.]
“Lah...”
Kembali menatap tajam ke arah musuh, Ye Xuan tersenyum manis dan segera mengeksekusi Long Murong dengan ekspresi dingin. “Ingatlah namaku, karena aku yang akan mengirim kakekmu itu ke sampingmu!”
Semua mulai berjalan ke tempat berkumpul, mereka tampak buruk karena menghadapi beberapa bandit sekaligus. Untungnya Ye Xuan membantu dan menyelesaikan semua masalahnya, dia juga membawa mayat itu entah untuk apa.
Mu Mixue tertegun dan menelan ludahnya. “Apa kau tahu ini?”
__ADS_1
“Aku tidak tahu, tapi kakak akan menjadi penjagal gila saat bersenang-senang.” Wutu Sachuan segera mendekati Ye Xuan. “Waktunya berkumpul, kita tidak boleh telat.”
“Aku lupa, ayo.” Ye Xuan memimpin dua rekannya kembali ke titik kumpul. Tidak ada korban jiwa pada pengepungan pertama.