Sistem Kultivasi Sedekah

Sistem Kultivasi Sedekah
Kekalahan Ao Ming


__ADS_3

Feng Hu menelan ludahnya, dia lebih baik bertemu dengan pria bodoh yang kuat daripada bertemu Ye Xuan. Tidak hanya kebijaksanaannya yang mencengangkan, tapi bakatnya dalam beladiri juga tidak rendah.


“Aku merasa kamu tidak khawatir sama sekali?”


“Kenapa harus khawatir. Aku hanya membangunkan jalan untuk semua orang, saat ada satu bebek tidak menggunakan jalannya, apa ruginya untukku?” ucap Ye Xuan dengan suara tenang.


Feng Hu terlihat bersimpati, dia hampir meneteskan air matanya mendengar kata-kata Ye Xuan yang begitu tulus.


Bukannya membuat mengikuti suasana, Ye Xuan justru menyempitkan matanya dan melihat Feng Hu. “Kalau kau tersentuh ajari aku teknik perubahan pohonmu.”


“Enyahlah sialan!” teriak Feng Hu yang memilih untuk menghilang dari hadapan Ye Xuan.


“Aku tidak bisa memaksa dia berada di pihakku.” Ye Xuan juga mulai bergerak, saat ini dia sudah menyesuaikan kondisi fisiknya. Saatnya melanjutkan urusannya dengan Pak Tua yang sudah menjadi iblis.


Bukannya kabur, Ye Xuan justru menghampiri pria tua itu di tempatnya bersembunyi. Dia segera mengetuk pintu gua persembunyian Pak Tua.


“Grrr.” Pak Tua itu menggeram layaknya binatang, dia sudah kehilangan akalnya sepenuhnya.


Sekarang dia tidak lagi bisa bertahan di pagi hari, dia hanya bisa bertarung saat malam hari. Memanfaatkan kondisi musuh yang buruk, Ye Xuan segera melancarkan serangan.


Tusukan pedangnya membelah udara dan langsung menusuk tubuh Pak Tua yang meringkuk. “Grrr!” rintihan kesakitan dari Pak Tua terdengar menyedihkan.


Ye Xuan tidak merasa iba, iblis jiwa sudah menguasai Pak Tua. Dia tidak boleh lemah, tapi hati nuraninya mengatakan sebaliknya. Saat ada keraguan di hati Ye Xuan, bayangan hitam dengan ganas menyerangnya.


Bayangan itu berbentuk seperti ular tapi kepalanya terlihat seperti monster, Ye Xuan dengan sigap langsung melompat mundur. Namun gigitan bayangan ular itu tetap mengenai tangan kananya.


Bayangan itu terkikik saat berhasil menggigit lengan Ye Xuan, tapi ekspresinya langsung berubah jelek ketika Api Ungu membakarnya. Tidak hanya itu, sambaran petir langsung membuatnya melepas gigitannya. Sesaat setelahnya sayatan putih langsung membunuh bayangan hitam itu.


“Untung aku selamat.” Pandangan Ye Xuan langsung di arahkan ke mayat Pak Tua.


Pertarungan singkat itu terjadi begitu saja, Ye Xuan tidak tahu mengapa Pak Tua itu langsung gila padahal hanya beberapa menit menggunakan senjata terkutuk. Pikirannya mulai terbang, Ye Xuan memikirkan semua kemungkinan.


Saat malam hari jawaban yang diinginkan Ye Xuan ternyata terungkap. “Jadi malam hari itu adalah perwujudan dari kegelapan atau tempat para iblis jiwa. Tapi siapa yang membuat penjara yang jahat ini?”


Monster serigala menyerang semua manusia yang keluar gua, mereka tidak takut seperti biasanya. Ao Ming dan semua kelompoknya berjibaku menghadang para monster supaya tidak masuk wilayah gua.


Ye Xuan tiba tepat waktu, pedangnya dengan cepat menghancurkan semua monster serigala di depannya. Tanpa mengedipkan mata, Ye Xuan mencari target lainnya dan memukul semua monster serigala.


“Saudara Ye, kamu sudah kembali?” tanya Ao Ming dengan suara terengah-engah.

__ADS_1


“Aku juga tidak menyangka bisa kembali lebih cepat. Pokoknya salah satu pendukung kelompok bandit telah tewas, dia termakan iblis jiwa.” Ye Xuan mengatakanya dengan sunguh-sungguh.


Pertarungan di Penjara berlangsung seperti biasanya, kelompok bandit terus di pukul mundur meski mereka punya anggota lebih banyak. Setelah setengah bulan, Ye Xuan mundur dari garis depan, dia tidak ingin ikut campur lagi dalam perang anak-anak itu.


Meski terus menang, Ye Xuan tidak merasakan pertumbuhan dalam pemahamannya. Dia hanya bertarung dan menang, itu terus berulang hingga dia merasa bosan.


Feng Hu datang saat semua kelompok murid maju ke medan perang. “Kenapa kau tidak ikut?”


“Membosankan, apa orang-orang yang ada di kelompok netral tidak ingin bersaing?”


“Mereka seperti petapa mati. Tidak ada yang tahu keberadaan para tahanan yang ada di kelompok netral. Sama sepertiku sebelumnya.”


Perbincangan mereka berdua terus bergulir hingga kelompok murid kembali dalam keadaan yang mengenaskan. Lebih dari 140 orang terluka, itu kekalahan pertama mereka setelah beberapa bulan.


Ao Ming satu-satunya orang yang paling sehat di antara semua orang, dia adalah pemimpin yang seharusnya memandu pasukannya ke jalan yang benar. Namun jebakan demi jebakan musuh membuat kelompok murid kehilangan semangat bertarungnya.


“Maafkan aku, ini pertama kalinya aku...”


Semua orang melihatnya dengan tatapan tajam, ini bukan pertama kalinya mereka mengalami kerugian. Tepatnya satu tahun yang lalu, Ao Ming memimpin kelompok murid dan berakhir memulangkan 100 orang ke surga.


Perawatan yang tidak tepat dan kepanikan para murid membuat Ao Ming tidak dapat membuat keputusan yang tepat.


“Ma... Maafkan aku.” Ao Ming menundukkan kepalanya. Dia membuang harga dirinya hanya untuk meminta maaf pada orang yang tidak terlalu dikenal.


Ye Xuan mendekati pria yang tangannya hancur. “Ini masih bisa disembuhkan,” katanya sambil memegang tangan pria itu. Dia mengoleskan salep mati rasa supaya saat pengobatan tidak terlalu sakit.


Tangan yang hancur membutuhkan perawatan minimal 3 bulan, sedangkan Ye Xuan hanya punya waktu 1 bulan. “Mungkin aku tidak bisa...” sebelum menyelesaikan perkataannya, Ye Xuan terpikir kata-kata Yanluo.


Air suci yang berasal dari cawan suci melindunginya selama satu tahun, artinya dia masih berada di penjara bawah tanah lebih lama lagi. “Tenanglah, kalian semua pasti sembuh. Serahkan semua padaku! Bagi yang ingin belajar kedokteran ikuti aku!”


9 orang berdiri meski mereka terluka, mereka semua adalah orang yang tertarik dengan kedokteran. Ye Xuan mengajari mereka untuk merawat dan memberi obat, tidak lupa Ye Xuan mengajari cara meramu obat, ramuan, dan pil.


“Tuan muda, bukankah meramu pil berada di bidang Alkemis?”


Ye Xuan tersenyum manis. “Kenapa harus mengelompokkan sesuatu yang sudah pasti. Tentu saja meramu pil adalah teknik alkemis, tapi sebagai seorang dokter kamu di tuntut untuk bisa semua bidang. Bagaimana jika pasienmu tidak bisa disembuhkan menggunakan tumbuhan herbal? Tentu saja kamu bisa menggunakan metode lain, salah satunya alkemis.”


Semua murid mendapat perawatan prima, termasuk 9 orang yang berminat di bidang kedokteran. Selama satu minggu tidak terjadi apa-apa, bahkan kelompok bandit tidak memancing keributan di wilayah Kelompok Murid.


Ye Xuan melihat Ao Ming yang melamun menatap langit-langit penjara yang berwarna coklat. Tanpa pikir panjang dia segera mendekatinya dan bertanya, “Saudara Ao, apa yang membuatmu gundah?”

__ADS_1


Ao Ming menoleh ke arah Ye Xuan, kemudian dia tersenyum manis. “Tidak ada, aku hanya sedikit menyesal karena tidak bisa memberikan yang terbaik.”


“Semua orang pernah melakukan kesalahan, buat ini menjadi bahan bakar untuk memompa semangatmu menapaki jalur pedang.”


Ao Ming kehilangan senyumnya, dia teringat sesuatu yang menyakitkan. “Saudara Ye, sepertinya aku harus pergi.”


Ye Xuan tidak menahan Ao Ming, dia justru menyempitkan matanya ke arah pohon. “Sampai kapan kau mengintip kami?”


Feng Hu menampakkan wujudnya. “Bocah, bagaimana kau menemukanku?”


“Auranya sangat kuat, bagaimana orang sekecil aku tidak bisa merasakannya. Untuk tambahan, kau yang membuat Ao Ming tidak nyaman dan memilih untuk pergi.” Ye Xuan mengejek teknik persembunyian Feng Hu yang terlalu buruk.


“Tidak mungkin, aku tidak melihat perubahan ekspresi bocah itu.”


“Lihatlah aku, memangnya aku juga mengubah ekspresiku?” tanya Ye Xuan dengan tatapan datar.


“Tidak, kau pengecualian. Bocah yang licik sepertimu pasti pandai berbohong, tapi tidak untuk bocah polos bernama Ao Ming itu.”


“Paman Feng, kau benar-benar melukai hatiku. Bagaimana anak kecil berumur 17 tahun sepertiku pandai berbohong.”


Perdebatan kata-kata mereka tidak akan berhenti sampai malam hari tiba, keduanya saling berargumen tanpa henti.


Disisi lain Wen Xin dan Xu Ling sedang mengajar Lou Yi. Mereka kewalahan karena wanita es itu berkembang sangat cepat, hanya dua bulan Lou Yi sudah menembus tingkat 5 dari ranah Inti Emas.


“Apa tubuhnya memang diberkati Es?” tanya Xu Ling.


Wen Xin menggelengkan kepala. “Tubuhnya biasa saja, aku bahkan tidak menemukan merdian surga yang menandakan adanya bakat es.”


“Terus kenapa tubuhnya memancarkan aura es?”


“Mungkin teknik kultivasi yang diberikan tuan muda jauh melebihi pengetahuanku.”


Lou Yi membuka matanya, dia tersenyum ketika melihat dua wanita cantik itu memperdebatkan penyakitnya. “Aku sebenarnya mengidap penyakit unik, tubuhku terus mengeluarkan udara dingin tanpa sebab. Menurut Ye Xuan, tubuhku memang ditakdirkan untuk menjadi es, makanya dia memberiku kultivasi untuk mengontrol esnya.”


“Artinya kau akan mati membeku saat kehilangan kontrol kekuatanmu?” tanya Wen Xin dengan ekspresi bengkok.


“Benar, itu risiko yang harus aku ambil. Tapi aku tidak akan menyerah, daripada menolak es ini lebih baik aku berdamai dengannya dan saling menghargai satu sama lain.”


Tubuh Ilahi Lou Yi cukup istimewa, berbeda dengan Long Que yang sudah membangkitkan kesadarannya, tubuh ilahi Lou Yi masih seperti bayi yang tidak mengetahui pengetahuan umum. Makanya Ye Xuan menyarankan untuk membuat energi es itu menjadi temannya, tapi risikonya sama seperti yang dikatakan sebelumnya.

__ADS_1


__ADS_2