
Fan Jun hanya bisa menyalahkan dirinya karena tidak tahu identitas pemuda di depannya.
"Apa kau punya kesetiaan pada putra sulung?" tanya Ye Xuan dengan tatapan intimidasi.
"Ti...tidak tuan muda. Aku hanya mengikutinya karena memberi kami tempat."
Ye Xuan tersenyum manis. "Ikuti aku, kau bisa jadi orang nomor dua setelah Sikong Yu di Kota Deyang."
"Kenapa Sikong Yu? Dia musuh bebuyutan putra sulung."
"Jangan banyak berpikir, tugasmu aja berdiri di sisi yang gelap." Ye Xuan menghilang setelah membuat banyak keributan.
Tujuan Ye Xuan tentu saja Sikong Yu yang terlihat khawatir. "Jangan risau, aku sudah mengurusnya. Fan Jun akan berdiri bersama kita."
Rencana selanjutnya dilakukan, Sikong Yu melempar tuduhan bahwa dia adalah akar dari para bandit.
Masyarakat yang mendengarnya mulai mencurigai. Fan Jun di tangkap dan dibuat mengaku.
Pengakuannya membuat semua orang di Kota Deyang kehilangan kepercayaannya pada putra sulung.
Setelah rangkai kejadian yang menimpa putra sulung, para petinggi Kota Deyang memutuskan akan tetap mengangkat putra sulung meski membuat kesalahan.
Sikong Yu tersenyum manis saat mendengar beritanya. "Seperti yang kamu katakan, dia punya banyak trik untuk di mainkan."
"Jangan gegabah. Meski dia terlihat mundur, aku merasa ada sesuatu yang janggal."
Benar saja, firasat Ye Xuan terjadi. Putra sulung langsung memainkan kartu asnya, dia membunuh Raja dengan pedang.
Putra sulung menyuarakan bahwa putra kedua yang melakukannya. Pedang yang ada di dada Raja membuat semua orang percaya.
Pedang putih mengkilap itu milik Sikong Yu saat masih menjadi kesatria. Dia meletakkannya di museum kota untuk menjadi motivasi masyarakat.
"Firasatmu memang mengerikan, jika saja aku terlalu agresif... Mungkin saja ini adalah akhirnya." Sikong Yu melingkari sebuah paragraf di laporan mata-mata.
"Jadi Itu tempatnya, ayo cari tahu apa yang disembunyikan Sikong Sio!" kata Ye Xuan sambil tersenyum manis. Dia akhirnya bisa menikmati hidup yang sebenarnya.
Sikong Yu tidak membawa pengawal, dia percaya dengan Ye Xuan dan kekuatannya.
"Kita hampir sampai, jadi jangan memuat suara." Sikong Yu memberinya peringatan.
Ye Xuan mengangguk, dia menggunakan Domain Qi untuk melacak. Keberadaan musuh.
"150 orang berjaga di lantai satu, 320 di lantai 0, dan sangat banyak di bawah."
Sikong Yu tidak tahu mengapa ada orang yang bisa menyebut angka pasti dari pasukan musuh.
"Mereka tidak lebih dari pekerja paksa. Tempat ini akan menjadi bukti paling kuat." Sikong Yu tampak senang.
"Jangan senang dulu, bisa jadi tambang ini adalah peninggalan ayahmu jaman dulu."
Ye Xuan menunjuk sebuah lambang di atas mulut gua pintu masuk.
__ADS_1
"Itu lambang Kota?"
"Benar, orang-orang itu memang bekerja sebagai buruh. Tapi semua pekerjaan itu di pegang penguasa Kota Deyang, mungkin saja ayahmu juga menambangnya.
"Jadi apa kita masuk?"
Ye Xuan menggelengkan kepala. "Bukan kita tapi aku!. Oh iya... jangan lupa lari setelah masalah terjadi."
"Kenapa harus kabur?"
Ye Xuan berpikir keras. "Tidak jadi, kau harus kabur jika aku tidak keluar selama 30 menit." Ye Xuan mulai paham situasinya.
"Kenapa?"
"Mungkin terjadi sesuatu, jadi kau harus lari dan carilah pria paruh baya yang suka membawa kayu di mulutnya."
"Siapa dia?"
"Salah satu orang terpercayaku. Dia bisa membantumu naik lebih jauh."
Ye Xuan menghilang dan menyelinap masuk. Dia bisa melewati penjagaan dengan mudah.
Saat berada di lantai satu, Ye Xuan melihat para pekerja memutar sebuah kayu besar. Ye Xuan bisa melihat bahwa kayu itu sangat berat.
"Siapa yang menyuruhmu duduk!" seorang pria langsung menyambut salah satu pekerja.
"Argh!"
Pekerja hanya bisa mengeratkan giginya, mereka tidak bisa menggunakan energi langit dan bumi di neraka ini.
[Tekanan Mental : 400
Dapat menekan kultivator ranah Kenaikan.]
Ye Xuan berada di ranah yang cukup tinggi, jadi dia tidak terpengaruh.
"Karena sudah seperti ini ayo buat menjadi lebih rusuh." Ye Xuan menyamar menjadi seorang pekerja.
"Apa yang kau lakukan, cepat masuk barisan!" teriak penjaga.
Ye Xuan mengangguk dan masuk barisan, dia mulai melepaskan formasi kurungan dan tekanan satu persatu.
Karena formasi yang disusun cukup kompleks, Ye Xuan membutuhkan waktu selama 5 hari untuk membuka semuanya.
"Paman Tang, rencananya sudah selesai. Sekarang aku tinggal mengaktifkannya."
"Kau memang dapat diandalkan."
Ye Xuan dengan santai melepas semua susunan formasi yang menekan kultivasi para pekerja.
Mata mereka bersinar merah saat kekuatannya kembali, tanpa basa basi mereka bertarung dengan para penjaga.
__ADS_1
Disisi lain Ye Xuan masuk ke lantai 0. Lebih banyak orang yang ada di lantai ini, tapi mereka tidak menjadi budak pekerja tapi sebagai pekerja biasa.
"Apa yang aneh di lantai 0?" ucap Ye Xuan dengan suara pelan.
Setelah melakukan pengintaian selama beberpaa jam, Ye Xuan akhirnya tahu apa yang mereka buat.
Pada lantai 0 hanya ada pekerja biasa yang memproduksi obat terlarang. Obat itu dapat meningkatkan kekuatan seseorang hingga 3 tingkat.
Namun efek sampingnya tidak kalah mengerikan, satu butir pil itu bisa menghabiskan seluruh hidup manusia.
Ye Xuan sekarang tahu siapa yang membangun tempat kejam ini. "Jiang Chen memang sudah gila, dia pasti akan panen setelah 20 tahun."
Obat terlarang yang dibuat tidak hanya mengurangi masa hidup, tapi juga dapat menanamkan Lava Kesetiaan milik Jiang Chen.
Meski sangat kecil, Ye Xuan bisa mengetahuinya berkat pemberitahuan sistem.
[Obat Peningkatan Paksa
Obat iblis yang dibuat untuk meningkatkan kekuatan manusia secara signifikan, tapi konsekuensinya sangat berat. Mereka akan selamanya terikat dengan iblis, bahkan keturunannya juga akan terdampak. Bibit Lava Kesetiaan ada di dalam formulanya.]
Ye Xuan hanya bisa menelan ludahnya setelah membaca pengantar sistem.
Sebuah tabung besar terlihat berwarna putih terang. Ye Xuan menggunakan Eye of Truth untuk melihat kebenarannya.
[Bibit Lava Kesetiaan. (Tuan : Jiang Chen).]
Setelah melihat itu, Ye Xuan sadar betul bahwa Fan Jun hanya berpura-pura di depannya.
Pedang energi berwarna hitam muncul di tangan kanannya. Ye Xuan langsung mengayunkannya dengan kuat hingga menghancurkan wadah bibit lava kesetiaan.
Cahaya merah darah menerobos keluar dari dalam, Ye Xuan langsung menghindar dan bersembunyi.
Seorang penjaga langsung berteriak, "Siapa yang melakukannya!"
Semua pekerja diam, mereka mendapatkan pekerjaan yang ringan, jadi tidak ada yang mau kehilangan pekerjaan.
Sayangnya penjaga lantai 0 sangat marah, dia buta arah dan menebas salah satu pekerjanya.
"Cepat mengaku!"
Ye Xuan yang tidak tega langsung mengubah wajahnya dan maju ke depan. "Aku tidak sengaja menyentuhnya."
Penjaga lantai 0 langsung mengeluarkan pecut dan mencambuknya. "Bodoh, apa kau tidak tahu seberapa mahal benda ini!"
"Tidak Tuan, itu hanya tabung untuk lava iblis!" teriak Ye Xuan yang berpura-pura kesakitan.
Semua pekerja langsung membuka matanya, meraka sudah memakan dan keluarganya juga. Jika apa yang dikatakan Ye Xuan benar, maka semua orang di sekitarnya akan mati dalam waktu dekat.
"Omong kosong, aku sudah bekerja di sini selama 10 tahun tidak ada kendala!"
Ye Xuan terus berusaha menyadarkan pekerja. "Jangan percaya, aku melihatnya sendiri. Tabung putih itu terbuat dari bibit iblis!"
__ADS_1
Kericuhan mulai terjadi karena seorang penjaga sudah tidak tahan. Dia melompat dan langsung memukul penjaga.
Pekerja lainnya juga melakukan hal yang sama. Mereka bertarung dengan kekuatan penuhnya, Ye Xuan melepaskan susunan formasi agar para pekerja dapat menghajar penjaga.