Sistem Kultivasi Sedekah

Sistem Kultivasi Sedekah
Budak Setia


__ADS_3

100 ribu Yuan, uang yang sangat sedikit di mata Ye Xuan. Setelah mempertimbangkan situasinya, Ye Xuan berniat untuk membawa pulang beberapa budak yang setia.


“Saudara, kau menang banyak kali ini. Pertarungan berikutnya kamu yang menembak dulu.” Shen Hu tersenyum manis sambil merangkul Ye Xuan dengan santai. Kalau saja dia tahu orang yang sedang dia dekati adalah orang yang sama dengan pembunuh pengawalnya, Shen Hu pasti mati di tempat.


“Baiklah, biarkan aku menembak dulu.”


Pertarungan selanjutnya diselenggarakan, Ye Xuan langsung memilih Budak nomor 87. Meski dia wanita, Ye Xuan bisa melihat bahwa dirinya berada di ranah Inti Emas tingkat 8.


“Kau memilih wanita? Apa matamu buta saudaraku?”


“Apa salahnya, dia terlihat kuat.”


“Ya meski dia sesekali menang, tapi lawannya adalah juara bertahan. Pasti wanita itu kalah.”


“Aku hanya menaruh 20 ribu Yuan, itu semua yang aku hasilkan dari judi sebelumnya. Jadi tidak ada yang perlu di khawatirkan.” Ye Xuan dengan santai mengatakannya.


“Baiklah, saudara. Aku tidak akan mengikutimu kali ini.”


Pertarungan berakhir dengan kemenangan budak wanita, dia sangat brutal hingga membunuh budak yang menjadi juara bertahan di rumah pertarungan ini. Kekuatan mereka terpaut cukup lebar, jadi Ye Xuan dapat yakin menaruh semua hasil kemenangannya.


“Keterampilan pembunuhnya sedikit kasar, pasti dia pernah berseteru dengan Dark Horn.” Ye Xuan menarik kesimpulan yang benar.


Wanita itu kalah saat bertarung dengan Long Murong dari Sekte Shenlong, karena kekalahannya dia dijual sebagai budak. Meski parasnya tidak menarik, wanita berkulit hitam itu tetap di lecehkan oleh orang-orang dari kelompok Dark Horn. Dendam di dalam hatinya masih membara, saat waktunya tiba, dia akan menghancurkan seluruh kelompok pembunuh Dark Horn.


Pertarungan ketiga diselenggarakan, Ye Xuan menang lagi. Dia melanjutkan kemenangannya hingga 5 kali. Uang 5 ribu Yuan berakhir menjadi 320 ribu Yuan dalam sehari.


“Aku untung besar, kau memang penyelamatku saudara. Oh iya aku belum tahu namamu?”


“Bukankah kita sudah menjadi teman, kenapa kau melupakanku.” Ye Xuan dengan santai mengungkapkan sedikit penyamarannya.


Wajah Sehn Hu berubah pucat. “Mati aku, psikopat itu menyamar!”


Ye Xuan tertawa kecil. “Haha, tenang saja. aku hanya ingin menikmati pertarungan. Antar aku menemui pemilik rumah judi ini, aku ingin membeli beberapa budak setia.”


“Kakak Ye, ayo ikuti aku.” Shen Hu hanya bisa mengutuk dirinya sendiri karena bernasib buruk.


Setelah melewati beberapa penjaga, keduanya sampai di tempat pemilik rumah judi. Pemiliknya tampak seperti bandit kejam yang membawa pisau di sabuknya.


“Pelanggan. Berapa budak yang ingin kamu beli?”


Ye Xuan tersenyum manis. “Biarkan aku melihat barangnya dulu, semakin banyak barang bagus, maka keuntungan juga akan menghampirimu.”


“Aku suka gayamu, anak muda.”


Pemilik Rumah Judi itu ada di ranah Pengembaraan Jiwa tingkat 3. Meski begitu, Ye Xuan masih bisa mengalahkannya di situasi tertentu.

__ADS_1


“Lihatlah koleksiku.”


Ye Xuan mengerutkan alisnya. “Apa kamu meremehkanku, Tuan. Aku ingin barang terbaik, bukan barang-barang habis pakai seperti ini.”


“Sepertinya mataku keliru. Tuan Muda, silakan lewat sini.”


Saat Ye Xuan dan Shen Hu masuk, mereka disuguhkan dengan bau yang tak sedap. Semua pembudidaya di sini tidak mempermasalahkannya. Setelah berkeliling cukup lama, Ye Xuan memutuskan untuk membeli.


“Berikan semuanya, berapa totalnya.”


Shen Hu dan Pemilik Rumah Judi tercengang, mereka tidak menyangka anak muda berusia 17 tahun memborong semua budak ranah Inti Emas.


“Tuan Muda, kamu bercanda. Total dari semua budak ini setara dengan 4 juta Yuan. Aku takut itu sangat besar.”


Ye Xuan mengeluarkan 4 juta Yuan tanpa mengedipkan matanya. “Tidak perlu khawatir, aku punya banyak uang.”


Pemilik Rumah Judi tertegun sejenak. “Baik, Tuan Muda. Aku akan menyiapkannya.”


Total ada 28 budak yang telah disiapkan, Ye Xuan duduk di kursi tamu dan segera menyelesaikan administrasinya. Shen Hu yang panik segera melarikan diri supaya tidak terjadi hal-hal yang mengerikan.


Meski tanda budak terkunci oleh formasi tertentu, masih ada kemungkinan budak akan memberontak dan melukai tuannya. Ye Xuan membawa semua budak ke hutan di dekat Kota Suzhou.


“Baiklah, kalian bebas sekarang.” Ye Xuan merobek kertas yang mengekang mereka. Kertas itu mengandung formasi yang sangat kuat untuk membuat budak selalu menurutinya.


Tanpa mengeluarkan kata, 20 orang langsung menghilang. Mereka bebas dengan wajah yang sangat gembira. Sekarang hanya menyisakan 8 mantan budak yang masih berdiri dan duduk di tempat.


“Aku bukan orang bodoh, intuisiku mengatakan kau monster tua yang ingin mempermainkan nyawa kita.” Wanita pembunuh itu bernama Li Wei.


“Tidak, aku yakin kultivasi kalian tidak tersegel. Lihatlah ke dalam diriku.”


Tepat saat Ye Xuan menyelesaikan perkataannya, 4 mantan budak langsung mengarahkan tangannya. Ye Xuan dengan santai menebas keempatnya dalam satu ayunan pedang.


“Kenapa terburu-buru, biarkan aku menyelesaikan penawaranku.” Ye Xuan mengibaskan sisa darah di bilah pedangnya.


“Sekarang sisa 4, jadi dengarkan aku baik-baik. Tujuanku membeli kalian adalah membimbing kultivasimu, sedangkan mereka yang kabur, aku tidak peduli.” Ye Xuan mengatakan kebenarannya.


Empat orang yang masih duduk dan berdiri hanya bisa menelan ludahnya, pasalnya 4 orang yang terbunuh itu berada di ranah Inti Emas tingkat 6 dan 7.


“Tenang saja, aku tidak akan memperlakukan kalian semena-mena, jadi ucapkan sumpah setia saat kalian setuju.” Ye Xuan mengungkapkan motifnya. Dia harus mencari orang-orang setia untuk dijadikan sumber Poin Sedekah.


“Kalian bebas memilih, pergilah jika ingin.”


Li Wei bertanya, “Apa kamu tidak takut Kelompok Pembunuh Dark Horn?”


Ye Xuan tertawa keras. “Kelompok kecil itu apa yang perlu di takuti, aku sudah membunuh ketua dan wakilnya. Mungkin sekarang mereka masih kebingungan mencariku!”

__ADS_1


Li Wei tercengang. “Long Murong sudah mati?”


“Ya, dia mati di depan mataku dengan kondisi yang mengenaskan.”


“Bos, bagaimana dengan sisa kelompoknya?” tanya Li Wei yang tampak antusias.


“Aku tidak peduli dengan mereka. Sekte Shenlong juga meningkatkan penjagaannya setelah Long Yue kalah dariku.” Ye Xuan mengatakan kebenarannya.


Semua budak yang berdiri di depan Ye Xuan punya dendam dengan Kelompok Pembunuh Dark Horn. Mereka semua menjadi sedikit lega karena orang di depannya tidak melenyapkan semua anggota Dark Horn.


“Bos, jika aku bergabung denganmu. Apa aku punya kesempatan menghancurkan seluruh kelompok Dark Horn?” tanya seorang pria yang bernama Yang Xinhei.


“Aku tidak peduli dengan dendam kalian, yang pasti kalian bisa menjadi lebih kuat. Saat waktunya tiba, aku tidak akan ikut campur urusan kalian.”


Keempat orang itu langsung berlutut serta mengucap sumpah setia. Dua yang lainnya adalah pria kembar, mereka bernama Li Bo dan Li Hu. Keduanya tidak punya orang tua, nama itu juga mereka dapatkan saat menjadi budak. Meski di lingkungan budak, keduanya berhasil menerobos ranah Inti Emas tingkat 2.


“Bagus, karena kalian sudah sepakat, minum ini dulu.” Ye Xuan memberi mereka berempat ramuan stamina.


4 orang langsung meminumnya tanpa keraguan, mereka menjadi lebih baik karena dibelikan pakaian yang lebih layak. Keempat budak yang dia beli pada dasarnya adalah seorang pembunuh ulung, Li Wei pembunuh di ranah Inti Emas tingkat 8, Yang Xinhei berada di ranah Inti Emas tingkat 6, Si Kembar berada di ranah Inti Emas tingkat 2.


Karena Ye Xuan tidak punya banyak Poin Sedekah, dia hanya bisa menunggu sebelum memberi keempatnya teknik kultivasi yang cocok. Sebelum memberi mereka teknik kultivasi dan keterampilan pembunuh, Ye Xuan memberi masing-masing 10 Batu Spirit.


“Tetap tinggal di sini, jangan memancing keributan. Aku akan kembali setelah 9 hari.” Ye Xuan tidak ingin membawa 4 pembunuh itu ke dalam kota. Bisa saja masalah yang tidak menyenangkan akan menghampirinya.


“Baik, Tuan.” Keempatnya menjawab bersamaan, mereka berpisah dan mencari tempat yang nyaman untuk berkultivasi.


Ye Xuan kembali menemui Wen Xin dan Xu Ling yang telah menunggunya, mereka tampak khawatir karena Ye Xuan tidak kunjung pulang.


“Tuan, dari mana saja kamu. Ini sudah sangat malam.” Wen Xin mendekat dengan tatapan khawatir.


“Aku menyembunyikan beberapa budak di luar Kota. Saat kita kembali, mereka akan ikut perjalanan.”


“Budak?” tanya Xu Ling yang bingung.


“Kamu akan tahu pada waktunya. Sekarang mari fokus mencari barang-barang berharga.”


Setelah satu minggu berlalu, Ye Xuan menuju rumah lelang yang tertera dalam papan pengumuman. Tidak hanya para leluhur Sekte Tianlong yang datang, tapi leluhur sekte lainnya juga datang.


Huang Tian melihat Ye Xuan sedang menyamar, dia langsung mengejarnya dan menggunakan tendangannya. “Bocah sialan, akhirnya aku menemukanmu!” teriaknya seperti anak kecil.


Ye Xuan yang sensitif dengan serangan langsung menghindar. “Pak tua gila, aku hanya berjalan-jalan. Kenapa kau marah tiba-tiba!”


Long Yuan menghentikan kelakuan Huang Tian. “Ye Xuan, jadi selama ini kamu ada di Kota Suzhou?”


“Ketua Sekte, aku memang selama ini berlibur di sini. Banyak tumbuhan herbal yang tumbuh di sekitar sini.”

__ADS_1


Wen Xin dan Xu Ling tercengang, pria tampan yang menghampiri Ye Xuan ternyata adalah Ketua Sekte Tianlong. Mereka menganggap Ye Xuan hanya anak tanpa nama yang berpetualang tanpa arah.


__ADS_2