
Sun Zi segera memberi perintah pada pasukan dari daratan barat. "Buka jalan ke barat!"
Mereka harus segera keluar dari kepungan musuh, meski kemenangan pasti di tangan pasukannya. Sun Zi mendapat perintah untuk menyelamatkan semua orang.
Long Tianyun dan lainnya juga bergerak, mereka menutup wajahnya dengan topeng berwarna coklat kayu.
"Aku duluan!" kata Huang Tian yang sudah melesat ke arah barat. Senyumnya begitu lebar karena akhirnya dia mendapat kesempatan untuk bertarung,
Tidak mau membuang kesempatan begitu saja, Huang Tian menggunakan tinjunya untuk menumbangkan musuh. Dia adalah pengguna pedang, tapi tidak ingin menggunakan pedang karena ingin menikmati pertarungan yang sebenarnya.
Satu pukulannya langsung mengirim tiga orang ke pintu neraka, kekuatan pukulannya terlalu ganas meski Huang Tian sudah mengontrolnya. Jun Miho semakin penasaran, dia tidak tahu mengapa semua ini bisa terjadi.
"Sial, siapa sebenarnya mereka!" katanya dengan nada bergetar. Jun Miho mulai berpikir pasukan Dunia 7 sudah menjadi pengikut iblis.
"Horaa..." Ayunan tinju Huang Tian tidak ada henti-hentinya, Dia sendirian mendobrak pertahanan pertama dari Dunia 13.
"Tahan, jangan biarkan mereka lolos!" teriak pemimpin pasukan dari Dunia 13.
Sun Zi berteriak, "Belok ke kanan!"
Huang Tian tidak mendengarnya, dia terus bertarung seperti orang gila. Sedangkan pasukan Serigala Perang langsung berbelok ke kanan.
Mereka menerjang pasukan musuh seperti seekor harimau yang siap menerkam mangsanya. Long Tianyun, Feng Xia, Tao Hongjing tidak melakukan apa-apa. Mereka hanya berlari di belakang pasukan Serigala Perang dan daratan barat.
"Ikuti kita!" teriak Sun Zi memberi perintah pada pasukan daratan timur.
Setelah menerobos pasukan Dunia 13 di bagian kiri, Sun Zi berteriak, "Jangan biarkan mereka mengejar!"
Pasukan dari daratan timur segera menahan gempuran sisa pasukan Dunia 13. Sun Zi memberi perintah lagi, "Mundur, kita mundur!"
Setelah menghancurkan Dunia 13 dengan begitu cepat, pasukan Sun Zi berhasil lolos dari kepungan. Dunia 13 menderita korban yang cukup banyak, mereka kehilangan lebih dari 200 orang dalam 15 menit saja.
"Sial, berhenti!" teriak pemimpin pasukan dari Dunia 13.
Sun Zi mengistirahatkan pasukannya, Fang Xia dan kelompoknya membagikan ramuan stamina. Orang-orang dari Serigala Perang dan daratan barat langsung meminumnya, sedangkan dari daratan timur tampak ragu-ragu.
__ADS_1
"Kita berhasil selamat dari kepungan, tidak ada korban luka. Persiapkan diri kalian, gelombang selanjutnya akan segera datang!" kata Sun Zi memberi peringatan.
50 orang dari Serigala Perang ditugaskan untuk mengintai pasukan musuh. Sehingga Sun Zi mendapat informasi dengan begitu cepat.
Karena cepatnya informasi yang didapatkan, Sun Zi bisa menyusun strategi dengan sangat baik. Dia mengatakan semua isi pikirannya dengan suara tegas dan mantap. Semua orang di pasukannya mengangguk mengerti.
Waktu mereka istirahat sudah cukup, Sun Zi mengangkat pedangnya. "Lari ke bukit!"
Kali ini pasukan dari daratan timur yang akan memimpin jalan, pasukan daratan barat harus menahan musuh. Bukannya menahan, pasukan daratan barat langsung mundur karena melihat kuatnya pasukan musuh.
"Jangan dipikirkan, mereka sudah cukup." Sun Zi meninggalkan 100 orang di belakang.
Huang Tian membawa 99 orang dari pasukan serigala perang. "Sial, kenapa aku harus mundur-mundur seperti seorang pecundang!" katanya dengan nada sedikit marah.
"Tugas kita hanya bertarung, kenapa memikirkan sesuatu yang rumit," jawab Song Yu, dia adalah komandan utama Tim Serigala Perang.
"Kau benar!"
Huang Tian dan Song Yu dengan kekuatan penuh menerjang pasukan dari Dunia 9. Meski mereka terlihat mengerikan, Huang Tian dan Song Yu tidak takut. Keduanya seperti seekor singa yang siap mengamuk di medan perang.
Song Yu mengayunkan pedangnya, sayatan pedang langsung tercipta dan mengakhiri hidup 3 orang sekaligus. Mereka berperang hanya untuk menunjukkan siapa dunia yang terkuat, itu membuat Song Yu sedikit tidak nyaman.
Huang Tian menggila di depan pasukan musuh, karena ingin menikmati perang Huang Tidak tidak menggunakan pedang. Pertarungan tangan kosong dia tunjukkan, kulitnya terkena serangan pedang tapi segera sembuh dengan cepat. Huang Tian seperti menara yang tidak bisa ditumbangkan meski di keroyok puluhan orang.
Song Yu terus bergerak dan menghindari semua serangan, meski dia punya regenerasi yang sama seperti Huang Tian, tapi Song Yu memilih untuk terus bergerak dan menghindar untuk melatih keterampilan kakinya.
Semua orang tampak terkejut, 100 orang menekan 300 orang dan berakhir membunuh mereka semua. Pasukan dari Dunia 7 benar-benar kejam, mereka tidak membiarkan orang-orang itu mendapat kesempatan.
Huang Tian dan pasukannya kembali tanpa ada yang tumbang, meski pakaian mereka compang-camping tubuhnya masih terlihat sehat dan kuat.
Sun Zi mengangkat pedangnya. "Siapkan pertahanan!"
500 orang langsung membuat baris pertahanan, mereka dari daratan barat dan timur.
Dunia 9 yang tidak puas dengan hasilnya langsung menerjang musuh. Komandan pasukan musuh tidak dapat menahan emosinya, mereka menggunakan seluruh kekuatannya untuk menyerang.
__ADS_1
Namun Feng Xia mengangkat tangannya, 6 bayangan pedang tercipta di atas langit. Pedang itu berukuran cukup besar. "Mari buat kembang api!" katanya sambil mengibaskan tangannya.
6 bayangan pedang melesat dengan kecepatan tinggi ke arah pasukan Dunia 9. Saat pedang menyentuh tanah, ledakan besar terjadi dan langsung mengirim puluhan orang ke pintu neraka.
"Sekarang kau tampak seperti tuan muda." Long Tianyun mengomentari penampilan Feng Xia yang begitu ganas.
"Apa maksudmu, aku nenek-nenek yang punya wajah lucu. Mana mungkin aku mirip dengannya."
"Kau sungguh nenek yang sulit diajak bercanda."
Komandan pasukan dari Dunia 9 menyadari lawannya hanya main-main, satu serangan saja langsung menghancurkan pasukannya. Jika terus seperti ini, semua orang berbakat dari dunianya akan hancur. "Mundur, kita menyerah!" teriak komandan pasukan.
Seluruh pasukan dari Dunia 9 menarik diri, mereka hanya berhasil menyelamatkan 300 orang. Komandan pasukannya hanya menunduk tidak percaya dengan kejadian ini.
Sun Zi mengangkat pedangnya. "Serang!" teriaknya memberi perintah untuk menyerang pasukan dari Dunia 13 yang sudah cukup terluka.
Huang Tian menjadi gila, dia bergerak paling depan dan membunuh semua orang. Satu pukulannya dapat mengirim satu sampai dua orang sekaligus, pasukan Dunia 13 juga menyatakan mundur setelah melihat monster Huang Tian.
Dunia 13 juga mengalami kerugian besar, mereka hanya menyisakan 500 orangnya. Komandan pasukannya masih mempertahankan ekspresi dingin. "Sial, Dunia 7 punya banyak monster!"
Mundurnya Dunia 13 membuat semua orang tercengang. Kekuatan Dunia 7 sudah melebihi ekspektasi aliansi 6 dunia yang ingin menjatuhkannya.
Komandan pasukan dari 4 Dunia bertemu, mereka membahas strategi untuk mengalahkan Dunia 7.
Sun Zi tersenyum lebar ketika melihat semua musuhnya berkumpul. "Bagus, ini jadi lebih mudah."
Huang Tian bersiap menyerang tapi dihentikan Sun Zi. "Tunggu dulu, kita tidak bisa menikmati perang saat kau menyerang di garis depan."
"Sial, kau membuat ini menjadi sulit." Huang Tian berbalik dan duduk kembali di kursinya. Dia langsung tidur dan menunggu pertarungan selanjutnya.
Long Tianyun tersenyum tipis. "Dia memang seperti itu, kau tahu kelakuannya."
Tao Hongjing menyambar, "Aku kira dia dulu tidak seperti itu."
"Mungkin karena dia tidak pernah menang melawan muridnya." Long Tianyun tertawa kecil sambil mengejek Huang Tian yang ternyata paling lemah dari 4 orang dari Shadow Soul.
__ADS_1
Meski Tao Hongjing punya kultivasi paling rendah, kemampuan spesialnya adalah penyusunan formasi. Jadi saat bertarung, dia punya banyak trik yang bisa digunakan bahkan bisa mengalahkan Huang Tian. Feng Xia dan Long Tianyun jangan ditanyakan lagi, mereka punya lebih banyak trik yang cukup untuk mengalahkan Huang Tian.