Sistem Kultivasi Sedekah

Sistem Kultivasi Sedekah
Cerita Karangan


__ADS_3

Kerusuhan terjadi karena susunan yang menekan kultivasi para pekerja hilang. Siapa yang menyangka ternyata ternyata pekerja di lantai 0 rata-rata seorang kultivator ranah Ketiadaan.


Tidak mau tinggal terlalu lama, Ye Xuan langsung menuju ke lantai yang lebih dalam.


Dia berhenti sejenak karena melihat sebuah patung berbentuk Iblis Gendut. Wajahnya tampak mengerikan, matanya yang merah menambah tingkat kengeriannya.


Ye Xuan menggunakan Eye of Truth untuk melihat kebenarannya. Setelah memastikan aman, dia mulai melangkah maju.


"Tidak ada susunan formasi atau jebakan. Apa yang dipikirkan Jiang Chen."


Setelah mengelilingi lantai - 1, Ye Xuan mulai menyadari keanehan. Dia tidak menemukan apa-apa meski sudah berlari beberapa menit.


"Aneh, apa yang terjadi padaku?" tanya Ye Xuan.


[Kamu terkena jebakan dunia ilusi.]


"Dunia Ilusi? Kenapa aku tidak menyadarinya?"


Tutu tidak menjawab karena itu merupakan kunci pemecahan masalah.


Ye Xuan mengangkat sudut bibirnya, dia sekarang tahu mengapa ruang lantai - 1 kosong.


Energi Mental dilepaskan, matanya memancarkan kilatan petir dan dunia ilusi retak kemudian hancur begitu saja.


Tepat setelah Ye Xuan keluar dari Dunia Ilusi, dia langsung mendapat tusukan yang mengarah ke jantung. Ye Xuan sempat menghindar sehingga dia menghindari serangan fatal.


Matanya terbuka lebar setelah melihat apa yang ada di depannya. Para iblis itu adalah kultivator yang digabung menggunakan metode tercela.


Tidak hanya satu, tapi ada 12 monster mengerikan. Ye Xuan menelan ludahnya untuk menenangkan dirinya.


"Apa kau bisa bicara?" tanya Ye Xuan membuka meja negosiasi.


"Penyusup harus mati!"


12 iblis Buatan itu mulai menerjang Ye Xuan, kemampuan pedang dan kakinya sangat bagus. Bahkan setara atau mungkin lebih baik dari Jiang Chen.


Ye Xuan mundur selamat saat, dia segera memanggil teman-temannya yang ada di Alam Nemo.


Wen Lu, Wei Li, Yang Xunhai, Li Bo, Li Hu, Wen Xia, Xu Ling, Ming Yu, Lou Yi, Chu Feng, Mu Mixue datang.


"Setiap iblis ini setara dengan Jiang Chen saat kita melawannya dulu. Gunakan kesempatan ini mengasah kemampuan kalian." Ye Xuan memberi perintah.


Iblis yang menyerangnya tadi bergerak, Ye Xuan dengan santai mengayunkan pedang energi hitam.

__ADS_1


Satu tebasan biasa langsung membelah tubuh iblis buatan. Namun Ye Xuan melihat sesuatu yang mencengangkan, tubuh iblis buatan itu mulai menyatu kembali.


Selama ini energi pedang hitamnya langsung meniadakan regenerasi. Namun sepertinya Ye Xuan harus lebih hati-hati karena Jiang Chen sudah menemukan formula pencegahannya, Api Ungu membakar habis iblis buatan sebelum dia menyelesaikan regenerasinya.


11 temannya yang lain masih bertarung sengit, lantai - 1 cukup luas sehingga mereka bisa bertarung sepuasnya.


Susunan formasi yang menyelimuti lantai - 1 juga sangat kuat, jadi tidak akan runtuh dalam waktu dekat.


Sembari menunggu pertarungan mereka, Ye Xuan menggunakan Kendali Pikiran. Dia memecah pikirannya menjadi 8 dan mulai memecahkan masalah yang terjadi pada dirinya.


Penguasaan semua keterampilannya sudah berada di 100%, tapi sistem tidak juga menunjukkan adanya peningkatan.


Otaknya bekerja dengan maksimal, energi mental dikonsumsi. Ye Xuan tetap mempertahankan Kendali Pikirannya.


[Berhasil membuat terobosan pemikiran. Sistem tidak dapat menghitung kemajuannya.]


Ye Xuan tersenyum dan membuka matanya. "Berhasil, ternyata teoriku benar."


Kontrol Pikiran digunakan untuk memikirkan cara paling efisien untuk sebuah ketrampilan. Ye Xuan tidak fokus pada keterampilannya, tapi fokus pada kondisi tubuhnya. Dia berhasil menghitung setiap meridian dan kriterianya.


Kontrol penuh pada tubuhnya telah didapatkan, itulah mengapa sistem tidak bisa menghitung kemajuannya.


"Kalian belum selesai?" tanya Ye Xuan menggunakan telepati.


Semua temanya terluka, mereka tidak bisa menuju iblis buatan yang beregenerasi terus menerus.


Semua orang kembali, Ye Xuan mulai menggunakan Langkah Bayangan untuk keluar dari gua. Tubuhnya terasa sangat ringan karena dia bisa memanfaatkan tubuhnya dengan maksimal.


Kerusuhan di lantai 0 dan 1 sudah selesai, semua pekerja menuntut keadilan. Mereka menuju kota Deyang untuk menurunkan putra sulung.


Sikong Yu dan Fan Jun sudah menunggu kedatangan mereka. Keduanya menambah kemarahan semua pekerja, fakta tentang kematian pemilik kota.


Suasana terasa panas di Kota Deyang, putra sulung punya pendukung yang cukup kuat. Jadi tidak ada yang mau terlibat terlalu dalam.


Ye Xuan mengubah wajahnya jadi orang yang dikenal sebagai Dokter Ilahi. Dia segera menuju toko Matahari Senja.


"Suasana di kota terasa panas, apa yang terjadi?" tanya Ye Xuan yang tiba-tiba muncul di belakang Tang Liu.


"Oh iya kamu Saudara Muda. Kota Deyang sedang tidak stabil, ada perebutan tahta pemilik kota."


"Aku tidak tertarik dengan masalah kekuasaan."


Tang Liu mencoba membawa Ye Xuan ke pihaknya. "Saudara muda, kenapa kamu tidak mendengarkan ceritaku dulu."

__ADS_1


Tang Liu langsung menceritakan kronologi yang terjadi di Kota Deyang, dia tidak menunggu Ye Xuan menjawab.


Dari persepsi Tang Liu, orang yang paling bersalah sebenarnya adalah Sikong Yu. Dia hanya menonton dan tidak membantu kakaknya. Dari kejadian itulah, semua orang menganggap Sikong Yu berniat menjatuhkan kakaknya.


Meski begitu sebagian kecil penduduk kota tetap membela Sikong Yu.


Tang Liu sebenarnya berada di pihak putra sulung, tapi dia sedikit goyah karena informasi yang dia dapatkan sedikit mencengangkan.


Meski telihat sederhana, toko Matahari Senjata punya inteligensi yang sangat bagus. Mereka beroperasi di seluruh Benua Tengah.


Tang Liu menceritakan bahwa ada pria bernama Ye Xuan yang membantu Sikong Yu. Perkiraan kekuatannya setara dengan Half Immortal.


Dia menceritakan semua kronologinya dengan detail, Ye Xuan mendengarnya dengan saksama untuk membandingkan pandangan.


Setelah di cap sebagai pemberontak, Sikong Yu menunjukkan wajah aslinya. Dia membongkar praktik kejam putra sulung.


Semua pekerja mengungkapkan kebenarannya, Tang Liu mundur perlahan karena tidak ingin terlibat terlalu dalam. Meski dia tahu obat-obatan terlarang itu sudah dari pemilik kota lama, Tang Liu tidak mempermasalahkannya.


"Tapi aku dengar Ye Xuan mati di lantai terbawah gua tersembunyi. Jadi aku menjadi bimbang, bagaimana kalau kita bekerja sama?"


Ye Xuan tertawa, dia tidak ingin menjawab tentang kerja sama. "Ye Xuan mati, apa kau bodoh. Bocah itu lebih kuat dariku, dia hanya ingin terlihat misterius dan muncul di waktu yang tepat."


"Apa kamu mengenalnya?"


"Secara senioritas aku adalah kakaknya, tapi secara hierarki dia adalah tuanku. Makanya aku memanggilnya Tuan Muda, kami datang untuk memburu Jiang Chen yang kabur."


"Jadi itu alasan mengapa kamu menggunakan identitas Ye Xuan."


"Jangan menyebutnya lagi. Kau tidak boleh menyebarkannya atau tuan muda akan marah."


Tang Liu tertegun, informasinya benar tentang Ye Xuan. Tapi dia tidak menyangka orang di depannya adalah budak Ye Xuan.


"Jangan memandangku seperti itu. Dia cukup menghormatiku, jadi tidak ada namanya saling menyuruh."


Ye Xuan mengarang cerita supaya terlihat realistis, dia sudah menemukan kebenarannya. Tang Liu hanyalah seorang pedagang yang selalu mencari keuntungan. Namun dia tidak bisa meremehkan jaringan mata-matanya.


"Saudara Muda, apa kamu bisa membawaku bertemu dengannya?" tanya Tang Liu.


Ye Xuan menggelengkan kepala. "Tidak bisa, kita sedang dalam tugas masing-masing. Jadi kita bergerak berseberangan, takut Jiang Chen sudah melarikan diri ke dunia lain."


Cerita Ye Xuan tampak sangat meyakinkan, itu membuat Tang Liu mulai percaya. "Seberapa yakin kamu tentang Sikong Yu?"


"Kalau Tuan Muda sudah memutuskannya, pasti Sikong Yu adalah orang yang istimewa. Jika kau tanyakan aku seberapa yakin Sikong Yu jadi pemilik kota, maka aku akan menjawab 100%."

__ADS_1


Pernyataan Ye Xuan tidak ada keraguan, matanya berbinar penuh dengan keyakinan.


Tang Liu menelan ludahnya, dia sudah yakin harus berdiri di samping siapa. "Terima kasih, Saudara Muda."


__ADS_2