Sistem Kultivasi Sedekah

Sistem Kultivasi Sedekah
Strategi


__ADS_3

Perang Dunia resmi dimulai setelah kekalahan Lian Yu, Jiang Chen secara resmi mengungkapkan pemikirannya.


Dunia diselimuti ketakutan, orang-orang tidak bersalah menjadikannya bahan percobaan.


Demi mendapat kekuatan yang lebih, Jiang Chen memaksa amarah para pembudidaya biasa. Dia melakukan segala cara untuk membuatnya membangkitkan iblis jiwa.


Pasukan Shadow Soul juga secara resmi melakukan perlawanan. Mereka bekerja sama dengan Kerajaan Long dan Kerajaan Wu.


Kerajaan Xia memilih untuk netral dan Kerajaan Yu memilih untuk bergabung dengan Jiang Chen.


Gejolak perang tidak terjadi satu atau dua hari, melainkan perlu berbulan-bulan untuk memicu amarah seluruh dunia.


Kerajaan Xia menjadi Medan perang selanjutnya, Xia Chang hanya bisa marah pada dirinya sendiri. Dia lupa orang seperti apa Ye Xuan dan kelompoknya.


"Sial, seharusnya aku segera memilih pihak!" kata Xia Chang sambil memukul mejanya.


Amarahnya memuncak karena wilayahnya menjadi medan perang. Tidak hanya bandit, bahkan para pembudidaya iblis juga ikut terlibat.


Para penjahat membuat keributan dan para pahlawan melawannya. Perang kecil-kecilan itu terus terjadi sampai ke titik dimana Gu Jin-Long harus memerintahkan para anggota Asosiasi Pemburu Monster menetralkan situasi.


Sayangnya Gu Jin-Long tidak terlalu paham kenapa semua itu bisa terjadi. Ye Xuan tidak melakukan apa-apa karena dia sedang fakus pada latihannya dan Jiang Chen secara aktif menyerang beberapa wilayah kecil.


Kerusakan di wilayah Kerajaan Xia terjadi atas nama Invasi Kerajaan Yu. Itu bisa terjadi karena Jiang Chen yang menghasut Raja Kerajaan Yu dengan tipu muslihatnya.


Tidak berasa satu tahun berlalu begitu saja, Ye Xuan memutuskan untuk keluar dari Alam Nemo.


"Sudah 10 tahun... Tidak baru satu tahun." Ye Xuan melihat sosok pria berpakaian hitam berlari ke arahnya.


"Selamat datang, Tuan Muda. Sepeti yang anda katakan, Kerajaan Xia menjadi medan perang selanjutnya."


"Jadi apa yang diinginkan Xia Chang?"


"Tidak ada respons, Gu Jin-Long berhasil meredam gempuran serangan selama setahun ini. Tapi dia saat ini terluka..."


Pria pemberi berita itu tampak ragu untuk menyampaikan sesuatu.


"Lanjutkan."


"Gu Jin-Long sepertinya akan masuk ke fraksi musuh. Dia mengalami kelainan Qi dan menyebabkan Iblis Jiwanya tidak terkontrol. Mungkin hanya butuh 1 minggu untuk Iblis Jiwa menguasai tubuhnya."


"Baiklah, pergilah."


Ye Xuan menghempas tangannya, dia menggunakan kekuatan Batu Kosmik Hades. Sebuah retakan ruang tercipta. Dia segera masuk dan sampai di wilayah Kerajaan Xia, lebih tepatnya kediaman pribadi Ye Xuan di Kerajaan Xia.


"Mu Mixue, bagaimana keadaannya?"

__ADS_1


"Bos, kita tidak punya harapan. Kelompok musuh sudah mulai mengerahkan para Jenderal yang bisa mengontrol Iblis Jiwa."


Ye Xuan mengerutkan alisnya, dia tidak menyangka pasukan musuh membuat Mu Mixue pesimis.


"Baiklah, tarik semua orang kita. Sementara jangan buat gerakan yang mencolok. Kita atur strategi."


"Baik, Bos."


Mu Mixue, Ming Yu, dan Chu Feng yang memimpin tiga pasukan Shadow Soul. Mereka bertiga memimpin pasukan yang berbeda tapi semua berada di bawah komando satu orang. Orang itu adalah Long Tianyun, mantan Pemimpin Sekte Shenlong.


Long Tianyun pusing karena dia hanya punya 12 ribu orang sedangkan lawannya lebih dari 2 juta orang. Meski begitu dia didampingi Huang Tian yang selalu optimis.


"Kau telihat menyedihkan kakek tua." Ye Xuan mendatangi ruang Kerja Long Tianyun di Kerajaan Xia.


"Aku ingin mengundurkan diri!" teriak Long Tianyun ingin melarikan diri dari tugasnya sebagai pemimpin.


"Kakek tua, jangan membuatku mengulanginya. Kau adalah yang..."


"Bacot!"


Long Tianyun selalu mendapat kata-kata manis. Namun dia harus berpikir lebih dari seribu kali untuk menempatkan pasukannya.


Meski bukan untuk bertarung, gesekan kecil selalu membuat pasukannya menderita. Untungnya Teknik Prinsip Jiwa membuat pasukannya selalu selamat. Meski harus kabur seperti pengecut.


Long Tianyun menceritakan semua kejadiannya, kelompok Jiang Chen tidak mungkin dikalahkan. Mereka harus mundur dan menunggu gelombang selanjutnya.


"Mereka berdua diam, tapi Kerajaan Long menyatakan dukungannya. Mereka mengirim pasukan elit untuk membantu."


"Seperti yang aku duga, ini semua bukan masalah menang atau kalah. Tapi masalah untung dan rugi." Ye Xuan membuka peta.


"Lihatlah, di sisi utara Kerajaan Yu terdapat lautan yang luas. Begitu pula dengan Kerajaan Xia," lanjutnya.


Ye Xuan mengatakan itu untuk menunjukan bahwa lautan akan dimanfaatkan Jiang Chen untuk membuat semua pasukannya mengepung Kerajaan Wu.


"Kalau begitu, Wu Dong harus tahu!"


"Wu Dong sudah tahu. Makanya dia membuat jebakan di timur wilayahnya. Sayangnya Kerajaan Long tidak begitu, sepertinya ada sebuah kejadian yang membuat Feng Xia tidak bisa bergerak."


"Rumit, aku benci dengan skenario rumit yang tidak bisa aku pahami."


"Intinya sekarang tahan pasukan musuh. Dua tahun mungkin batas waktu yang bisa kita berikan."


"Batas waktu?"


"Lakukan saja, aku akan pergi!"

__ADS_1


Ye Xuan langsung meninggalkan tempat, dia mencari kenalannya Gu Jin-Long.


"Kau tampak buruk orang tua." Ye Xuan muncul dari udara kosong, dia seperti hantu.


Gu Jin-Long mengeratkan giginya menahan sakit. "Breng*ek, kau selalu muncul disaat yang tidak tepat."


"Lihatlah dirimu sekarang, apa kau sudah menyerah?"


"Andai saja waktu itu aku mendengarmu. Semua pasti tidak akan seperti ini."


"Belum terlambat, aku bisa membantumu naik. Tapi..."


"Aku sudah mendengarnya, kesetiaan mutlak adalah apa yang kau butuhkan." Gu Jin-Long tersenyum manis.


"Dalam kondisi normal aku tidak akan pernah mau, tapi aku butuh kekuatan saat ini. Katakan, katakan padaku bagaimana caranya!" lanjutnya.


Ye Xuan tersenyum tipis dan mengirim informasi tentang sumpah darah. "Aku tidak..."


Sebelum menyelesaikan narasinya, Gu Jin-Long Sudah mengucap sumpah darah.


Tubuhnya bersinar dan Iblis Jiwa yang mulai mengikis tubuhnya hilang. "Aku tidak peduli, dendam anak-anakku tidak akan pernah padam!"


"Kau tidak bisa membantah perintahku. Sekarang fokus pada kekuatanmu!" ucap Ye Xuan sambil mengirim informasi tentang Prinsip Jiwa.


Dia langsung menyeret Gu Jin-Long pada Feng Hu dan Shi Wong. "Latih dia, pastikan dia menerobos Ranah Half Immortal dalam 20 tahun!"


Feng Hu tersenyum manis. "Haha, Gu Jin-Long, aku sudah menunggu momen ini. Jangankan dua puluh, aku bisa membuatnya berubah dalam 10 tahun."


Shi Wong juga tertawa, dia seperti punya dendam pribadi. Namun semua dendamnya harus dikubur karena Gu Jin-Long sudah menjadi saudaranya.


"Aku tidak tahu apa yang kalian pikirkan, tapi kita tidak punya banyak waktu." Ye Xuan melempar Gu Jin-Long seperti sebuah karung tanpa isi.


Feng Hu dan Shi Wong memasang wajah jahat. Suara teriakan Gu Jin-Long terdengar hingga ke telinga saudara-saudara lainnya.


Ye Xuan sudah mengatur semuanya, dia tinggal menunggu hasil dan menahan pasukan Jiang Chen.


Jumlah pasukan Shadow Soul dan Rumah Badai Kosmik terpaut terlalu jauh. Bahkan pasukannya tidak lebih dari seperseribunya.


"Lou Yi, gunakan kesempatan ini untuk mengasah kekuatan Tim Serigala Perang. Kita akan berangkat ke Kerajaan Wu!"


Lou Yi menjadi salah satu anggota sementara tim Serigala Perang. Dia menjadi pendukung tim yang berkontribusi cukup besar dalam pengembangannya.


"Oke Bos!"


Kelompok beranggotakan 250 orang bergerak menuju Kerajaan Wu. Mereka bertujuan untuk menghadang kelompok Jiang Chen yang ada di laut.

__ADS_1


Pasukan Shadow Soul di Kerajaan Wu juga sudah mendapat beritanya. Mereka sudah menyiapkan panggung yang cukup besar.


__ADS_2