Sistem Kultivasi Sedekah

Sistem Kultivasi Sedekah
Shu Han


__ADS_3

Pertarungan itu terus berlanjut, Ming Yu mendominasi hingga Cao Cao tersungkur.


"Berhenti!" ucap Shu Han selaku wasit.


Dia membisikkan sesuatu pada Cao Cao. "Gunakan semua kekuatanmu, ayahmu pasti akan bangga padamu!"


Ye Xuan sedikit tersenyum melihat temannya itu tidak lagi polos. Shu Han mempromosikan Cao Cao untuk menggunakan kekuatannya Iblisnya.


Cao Cao tertunduk, energi hitam mulai memakan semua energi di sekitarnya.


"Ming Yu, hati-hati. Jangan ragu membunuhnya."


Ming Yu terlihat ragu karena Cao Yuan sangat kejam pada musuhnya. Dia tidak ingin keluarganya menderita karena tindakannya.


"Tenanglah, para bandit itu tidak terlalu peduli dengan dendam orang lain. Cao Yuan sudah mati si tangan kami." Ye Xuan mengirim telepati.


Ming Yu punya kepercayaan mutlak pada Tuannya, jadi dia langsung melepaskan energi hitam layaknya Xu Ling.


"Aku sebenarnya tidak ingin menunjukkan sisi ini pada semua orang." Ming Yu melapisi semua tubuhnya dengan energi ungu kehitaman.


Energinya membentuk Armor Kesatria, setelah bentuknya sempurna, warna biru mulai menghiasi setiap selanya.


Udara di sekitar menjadi lebih dingin, semua penonton merasakannya. Itu bukan dingin air atau es melainkan dinginnya energi Yin yang sangat kuat.


Cao Cao dan Shu Han merasakannya, mereka gemetar ketakutan. Energi Yin adalah lawan kematian, Cao Cao langsung lari dari pertarungan.


Sedangkan Shu Han mencoba menenangkan diri. Dia tidak ingin ke kelihatan sedang memihak Cao Cao.


Ming Yu dengan siaga langsung melompat, dia mengejar Cao Cao. Karena Shadow Soul dan Rumah Badai Kosmik saling bermusuhan, sudah sewajarnya mereka saling bertarung.


Setelah keluar dari kota, Cao Cao berhenti. Kesadarannya mulai hilang karena gagal mempertahankan energi iblisnya.


"Tidak, kau tidak bisa mengambilnya!" teriak Cao Cao yang mencoba mempertahankan kewarasananya.


Sayangnya pertahanannya runtuh, Cao Cao mengerang kesakitan. Iblis Jiwa sepenuhnya menguasainya.


Matanya merah dan melirik tajam ke arah Ming Yu. "Erg..."


Suara erangan itu berasal dari jiwa iblis yang belum sepenuhnya bangun.


Ming Yu dengan cepat bergerak, dia harus segera menghabisi Cao Cao. Tusukan pedangnya sangat cepat, Absolut Kill digunakan.


Cao Cao melompat seperti laba-laba, dia merangkak seperti hewan merayap.


Pedang Ming Yu dihentikan dengan tangan kosong, tatapan Cao Cao terlihat mengerikan. Matanya terbuka lebar hingga darah keluar dari ujungnya.


"Kau benar-benar bodoh, kau terjerumus jiwa iblis hanya karena kalah sekali!"


Ming Yu melepaskan hawa dingin, iblis itu juga merasakan dinginnya. Ayunan pedang Ming Yu langsung memotong tangan kanannya.


Tidak sampai disitu, Ming Yu mencoba menyerang tangan kanannya. Namun belum bisa memotongnya.


Cao Cao mengeluarkan energinya, dia mencoba menyembuhkan lengannya yang hancur. Namun tidak berhasil, regenerasi super miliknya tidak beraksi.

__ADS_1


Iblis Cao Cao terlihat kebingungan, Ming Yu memanfaatkan kesempatan untuk menghancurkannya.


12 bayangan pedang muncul di belakang punggungnya, Ming Yu menggerakkan pedangnya. 13 tusukan pedang menghancurkan pertahanan iblis Cao Cao.


Menghadapai serangan Ming Yu, Iblis Cao Cao menggunakan energi kematian. Sirkulasi Qinya memblokir semua tusukan pedang, tapi pada serangan ke 13 tusukan pedangnya menghancurkan pelindungnya lagi.


Iblis Cao Cao berteriak kesakitan energi Yin dari Ming Yu adalah racun yang menyakitkan untuk mereka para iblis.


Ming Yu terus menyiksanya hingga Shu Han menunjukkan dirinya. Tendangannya langsung menerbangkan Ming Yu yang tidak waspada.


Seteguk darah segar keluar dari mulutnya, Armornya memudar dan Ming Yu kembali ke wujudnya sebelumnya.


Ming Yu berdiri, dia segera meminum Ramuan Stamina. Meski sudah menggunakan banyak Energi Mental, Ming Yu masih menyimpan energinya.


Shu Han melompat, dia melayangkan pukulan dari udara. Energi berbentuk kepalan tangan mengarah pada Ming Yu yang belum stabil.


Ye Xuan muncul dan menghentikan pukulan itu dengan tangan kosong. "Shu Han, sudah lama tidak berjumpa."


Shu Han melihat Ye Xuan dan seorang wanita di sebelahnya. "Oh ternyata itu kamu, Ye Xuan. Aku gagal menyadarinya karena terlalu fokus bersembunyi."


"Aku tidak menyangka kau akan terjerumus ke jalan iblis."


Shu Han menggelengkan kepala. "Aku tidak berjalan di jalan iblis. Aku bisa mengendalikan iblis jiwa dalam tubuhku, itu semua karena Tuan Jiang Chen. Tidak seperti kamu yang sombong dan tidak mau mengajariku!"


Ye Xuan tersenyum manis. "Aku memang tidak mau mengajarimu karena ini. Kau terlalu mudah putus asa dan akan terjerumus ke permasalahan yang besar. Namun siapa yang menyangka, sekarang kau menjadi musuhku."


Shu Han tertawa keras. "Kau langsung mengakuinya, baiklah karena sudah sampai di sini kita harus menentukan siapa pemenangnya!"


"Majulah!"


"Sebaiknya kau tidak menyesalinya, Kawan."


Shu Han dengan penuh percaya diri melangkah maju. Tanpa dia sadari kakinya sudah menyentuh area serang Ye Xuan.


Tanpa mengedipkan mata Ye Xuan mengayunkan pedangnya. Pedangnya di selimuti energi hangat dari Dao Pedang.


Saat kedua pedang akan bentrok, pedang Ye Xuan menembus pedang Shu Han.


Mata Shu Han terbuka lebar, dia tidak percaya melihat ekspresi Ye Xuan yang dingin.


"Dao Pedang - Moon Cut!" kata Ye Xuan menyebutkan skill yang dia pelajari dari Cao Yuan dan Ao Ming.


Tubuh Shu Han terasa dingin. Dia tersungkur dan tidak bisa menggunakan regenerasi supernya.


"Apa? Bagaimana bisa?"


Ye Xuan tersenyum manis. "Itu karena kau terlalu sombong, ingatkah engkau saat gagal lulus ujian murid luar?"


Shu Han menundukkan kepala, tubuhnya mulai di selimuti energi iblis.


"Kamu benar, aku seharusnya tidak jatuh ke jalan iblis. Tapi aku harus balas dendam, kau telah membunuh semua anggota keluargaku."


Iblis Jiwa Shu Han keluar, energi itu mencoba menyambungnya dua badannya yang terpotong.

__ADS_1


Meski tidak bisa menyambung sempurna, Shu Han berubah menjadi manusia lain.


"Inilah aku, iblis jiwa dalam tubuhku sudah bangkit."


Shu Han dan semua anggota resmi Rumah Badai Kosmik bisa mengendalikan iblis jiwanya. Itulah mengapa mereka bisa menyerap kekuatan jiwa iblis yang lebih rendah.


Shu Han mendekati Cao Cao, dia langsung menyerap semua kekuatan Cao Cao hingga kering dan menjadi debu halus.


"Apa kau melihatnya, sangat mudah kuktivasi ini!" teriak Shu Han membanggakan dirinya.


[Shu Han (Penguatan Jiwa tingkat 3).]


Tidak bisa dipungkiri kemampuan yang diajarkan Jiang Chen memang sangat hebat. Namun itu belum sehebat Pelahap Jiwa miliknya.


Ye Xuan tersenyum manis kepada temannya itu. "Benar sangat mudah ya..."


Shu Han tertawa keras, sebuah tanduk keluar dari dahinya. Ukurannya tidak terlalu panjang, hanya 5 centimeter.


"Aku merasakannya, inilah kekuatan yang sebenarnya!"


Shu Han mengincar Ye Xuan yang masih sangat tenang. Kakinya melangkah dan tubuhnya menyusul.


Pertarungan terjadi, Ye Xuan terus di dorong mundur. Meski dia punya kemampuan menghindar, lawannya sekarang berada dua tingkat lebih tinggi darinya.


Kedua kaki Ye Xuan diselimuti energi ungu kehitaman, pergerakannya menjadi lebih cepat dan efisien. Meski cepat Ye Xuan tidak bisa menyerang asal-asalan.


"Bakar!"


Api Ungu muncul dari udara kosong, Shu Han mencoba melompat mundur. Dia ingin membebaskan dirinya dari api aneh.


Bukannya padam, api ungu justru tambah besar saat Shu Han mematikannya dengan energi kematian.


Shu Han langsung melepas baju dan celananya yang terbakar. Dia bisa menghela napas lega saat berhasil meloloskan diri.


"Bakar."


Ye Xuan mengeluarkan api ungu lagi, targetnya kali ini tubuh Shu Han yang sudah bergabung dengan iblis jiwa.


Dengan susah payah Shu Han membebaskan diri, tapi rasa panasnya mulai merasuk hingga ke otaknya.


"Sialan kau pengecut!" teriak Shu Han yang sudah berguling-guling menahan rasa panas.


Kulitnya melepuh dan regenerasi supernya tidak bisa digunakan. Perlahan dagingnya terasa meleleh dan tulangnya mati rasa.


"Kau..."


"Maaf Kawan, aku harus menghentikanmu. Takdir kita memang tidak memang harus bertarung." Ye Xuan tersenyum manis.


Shu Han sudah tidak kuat menahan rasa sakitnya, dia berteriak sekuat tenaga.


"Aku melakukan ini supaya kau tidak melihat akhir dari dunia atau aku yang akan jadi pemenangnya."


Ye Xuan melihat lawannya hangus terbakar. Dia menyentuh kepala Shu Han dan langsung menggunakan teknik Pelahap Jiwa.

__ADS_1


[+25 Qi.]


Sebagian ingatan Shu Han dikirim ke pikirannya. Ye Xuan tidak memberi komentar, dia hanya tersenyum manis.


__ADS_2