Sistem Kultivasi Sedekah

Sistem Kultivasi Sedekah
Naga Kuno


__ADS_3

Tiga orang yang masuk gua itu membatu, mereka menahan napasnya hingga wajahnya ungu. Untungnya pemberitahuan sistem membuat Ye Xuan menyadari ada yang tidak beres.


[Selamatkan Naga Kuno dari kehidupannya. +10 Poin Sedekah.]


Ye Xuan dengan langkah pelan mulai mendekati Sang Naga Kuno. Tepat setelah 10 langkah, naga itu bangun dan langsung menyemburkan api merah yang sangat kuat ke arahnya.


Mata Ye Xuan terbuka lebar, dengan kekuatan itu dia akan menjadi abu. Tanpa berpikir panjang Api Ungu digunakan untuk melindungi tubuhnya. Semburan Naga Kuno melewati tubuhnya tanpa meninggalkan luka.


“Api ungu?”


Tidak hanya Ye Xuan yang terkejut mendengar seekor monster bicara, dua temannya itu terperangah tidak percaya. Ini pertama kalinya tiga bocah itu mendengar suara monster yang sangat berat.


“Tuan, kami tidak punya niat buruk. Tolong mengertilah,” ucap Ye Xuan dengan suara sopan.


“Omong kosong, tidak ada manusia yang berniat baik. Pergilah, aku tidak ingin berselisih dengan Api Ungu.” Naga Kuno itu tidur lagi.


“Aku mendapatkan permintaan untuk membantumu,” kata Ye Xuan membuat sedikit alasan yang masuk akal.


“Api Ungu yang menyuruhmu?”


Ye Xuan tersenyum tipis, dia sedang memproses semua informasi dan mencari jawaban yang paling masuk akal. “Aku tidak tahu siapa Api Ungu yang kamu maksud, tapi yang mengirimiku permintaan adalah seorang pria tua berbaju ungu.”


Cerita karangan Ye Xuan membuat Wutu Sachuan dan Mu Mixue terdiam, mereka menyimpulkan bahwa Ye Xuan saat ini sedang mempermainkan Naga Kuno.


“Kau tidak akan bisa, penyakit bawaanku tidak mungkin hilang. Pergilah.”


“Tuan, tolonglah mengerti keadaanku.” Kedua tangan Ye Xuan tampak gemetar.


Melihat manusia ketakutan membuat Naga Kuno bersimpati. “Baiklah, aku hanya mengundangmu. Lupakan teman-temanmu.”


“Mereka adalah bagian penting untuk membantumu.”


“Apa yang ingin kau lakukan, penyakitku hanya racun Monster Laba-laba Primitf!”


“Aku hanya pembudidaya rendahan, kekuatanku saja tidak cukup untuk menarik racunnya.” Ye Xuan membuat alasan yang tepat.


“Lakukan sekarang!” kata Naga Kuno dengan perasaan agak kesal.


Ye Xuan mendekat dan menggunakan energi Qi untuk memeriksa keadaan Naga Kuno, tapi dia tidak menemukan gejala apa-apa. Sampai akhirnya dia menemukan sebuah kesimpulan.


“Berapa umurmu sekarang, Tuan?” tanya Ye Xuan dengan suara pelan.

__ADS_1


Naga Kuno melirik ke arah Ye Xuan. “Setelah 100 ribu tahun aku tidak menghitungnya. Mungkin 500 ribu atau 1 juta.”


Semua orang tertegun, mereka tidak pernah melihat ada makhluk yang bertahan hidup hingga jutaan tahun. Namun Ye Xuan tidak terlalu mempermasalahkannya, dia sekarang bisa mengerti kenapa sistem memberinya misi aneh.


“Kau ingin mengakhiri hidup Naga Kuno, ini terlalu berlebihan,” gumam Ye Xuan dengan perasaan gelisah.


[Tidak melakukannya akan merusak segel dunia fana ini.]


Ye Xuan tersenyum manis. “Tuan sepertinya tidak sulit menarik racun dalam tubuhmu, racun itu sebenarnya sudah mati sejak lama, kita hanya perlu menariknya keluar. Tapi... penyakit yang kamu sebutkan tidak akan bisa hilang.”


Naga Kuno berdiri dengan ekspresi marah. “Apa maksudmu Manusia?” tanyanya dengan suara berat.


“Dunia ini sementara, akan ada kehidupan kekal setelahnya. Langit ini telah menetapkan batasnya padamu, Energi kehidupanmu telah terkikis. Umurmu mungkin tidak akan lebih dari 10 tahun.”


Pernyataan berani Ye Xuan membuat marah Naga Kuno hingga dia mengayunkan tangannya. Ye Xuan yang melihat serangan mengarah padanya langsung menghindar secepat mungkin.



“Aku tidak tahu mengapa Naga Kuno yang maha agung sepertimu berakhir di dunia fana ini. Tapi jika kau terus berada di sini, itu akan menjadi bencana bagi seluruh umat manusia di Dunia Fana ini.” Ye Xuan mengarang cerita supaya bisa dipercaya lagi.


Naga Kuno menyadari kesalahannya, dia sudah bertahan di Dunia Fana ini lebih dari 1000 tahun. Jika terus mencarinya, mungkin saja dunia ini akan hancur berkeping-keping.


“Kadang kala seorang laki-laki membutuhkan teman yang bisa mendengarnya, mereka tidak membutuhkan solusi atau berharap teman akan membantunya. Mungkin ini cara untukmu mengurangi bebanmu, katakanlah.” Ye Xuan terus melemparkan kata-kata manis.


Sampai akhirnya Naga Kuno melirik ke arah Ye Xuan dan menghela napas. “Kau memang pandai merayu, pantas saja Api Ungu memilihmu. Baiklah, dengarkan karena aku tidak akan mengulanginya.”


Naga Kuno mulai menceritakan alasan mengapa dia bisa terdampar di Dunia Fana ini. Dia sebenarnya adalah Jendral Tertinggi Kekaisaran Dragon War, Kekaisaran itu berada jauh dari Dunia Fana.


Saat itu Naga Kuno sedang mengawal pangeran dari Kekaisaran, tapi karena ada kecelakaan akhirnya Pangeran itu terluka parah. Karena dia tidak punya kemampuan bersaing di Alam yang lebih tinggi, makanya pangeran itu merobek dimensi dengan artefak khusus kesayangannya dan itu artefak sekali jalan.


Naga Kuno dengan gagah berani masuk ke dimensi itu demi menyematkan pangeran, tapi dia berakhir tidak bisa mempertahankan wujud manusianya. Sampai akhirnya dia terdampar di wilayah yang tidak diketahui. Pangeran Kekaisaran itu juga tidak tahu ada keberadaannya. Padahal Pangeran itu adalah salah satu kandidat yang akan mewarisi Kaisar Kekaisaran Dragon War.


Pangeran Kekaisaran itu sangat cerdas tapi dia tidak punya ambisi yang besar. Kultivasinya juga berada di paling bawah dibandingkan dengan pangeran lainnya. Naga Kuno sangat senang ketika Kaisar memerintahkannya untuk melayani pangeran itu karena kebaikannya.


Setelah kecelakaan yang menimpa, Pangeran itu kehilangan sebagian besar kultivasi serta barang paling berharganya. Naga Kuno juga baru tahu ternyata kalung yang selalu dia pakai adalah Artefak kelas Dewa. Kalung itu membantu Pangeran untuk mengambil keputusan, karena itulah dia dijuluki Sang Mata Elang Abadi.


Setelah kehilangan Artefaknya, Pangeran itu sangat putus saja. Kaisar menyuruhnya untuk memimpin pasukan menyerang Kekaisaran tetangga. Namun hasilnya sungguh mengejutkan, pasukan Pangeran dihancurkan tanpa tersisa, hanya Pangeran dan Naga Kuno yang berhasil selamat.


Kejadian tidak menyenangkan terus terjadi di hidup Pangeran, sampai akhirnya dia memutuskan untuk pergi. Kesetiaan Naga Kuno berakhir seperti sekarang ini.


“Mungkin ini hanya tebakan saja, Mungkin Pangeran yang kamu maksud sudah kehabisan waktu.” Ye Xuan ingin menyampaikan bahwa Pangeran itu telah meninggal.

__ADS_1


Naga Kuno marah besar. “Bodoh, kau memang manusia bodoh. Kami tidak punya konsep umur!”


“Tenanglah tuan, bukankah dia telah kehilangan kultivasinya?”


“Meski sudah kehilangan, Pangeran masih bisa menghancurkan dunia ini dengan satu pukulannya.” Naga Kuno mengancam Ye Xuan dengan tatapan tajam.


“Lalu kenapa kamu tidak mencarinya ke seluruh dunia?” tanya Ye Xuan dengan panik.


“Pangeran selalu menjauhiku, makanya aku hanya tinggal di sini menunggu pangeran datang menjemputku.” Naga Kuno merasa emosional.


“Bagaimana jika perkataanku benar, lihatlah perempuan itu. Apa kamu merasakan aura Pangeran?” tanya Ye Xuan menunjuk Mu Mixue yang masih membatu kebingungan.


Mata Naga Kuno menyempit, dia memperhatikan detail tubuh Mu Mixue. Setelah menemukan sesuatu, matanya terbuka lebar. “Tidak mungkin, bagaimana pangeran menjadi perempuan?”


“Bukan seperti itu. Mungkin saja Pangeran itu telah mempunyai anak dan cucu. Bukankah kamu dan pangeran sudah ada di dunia ini selama 1000 tahun?”


“Mungkin juga seperti itu, aku bisa merasakan garis keturunan nada darinya. Mungkinkah Pangeran telah membuangku?” tanya Naga Kuno dengan suara gemetar.


“Tidak, justru dia ingin menyelamatkanmu dari kesulitan hidup. Mungkin saja dia tidak tega melihat orang yang paling dikasihinya mati tepat di depan matanya.” Ye Xuan melempar kata-kata manis lagi.


Setelah pembicaraan panjang yang sangat kompleks, akhirnya Naga Kuno memutuskan untuk menghancurkan dirinya sendiri demi kelangsungan hidup manusia di Dunia Fana.


“Sungguh bodoh aku menemuimu Murid Api Ungu, tapi ini sudah menjadi keputusanku.” Naga Kuno itu menarik napas dalam-dalam, dia teringat kenangan seluruh kehidupannya.


“Bocah kemarilah, aku akan memberimu darah nagaku.”


Ye Xuan mendekat, darah naga diteteskan ke atas kepalanya. Namun tidak ada reaksi sama sekali, Dantian Alam Semesta menyerap semuanya seperti jurang tanpa dasar.


Naga Kuno yang bingung meneteskan darahnya terus-menerus. “Bren*sek, kenapa tidak bisa!”


“Apa mungkin Api Ungu menghancurkan semuanya?”


“Kau bisa menggunakan Api Ungu, Bang*at kenapa kau tidak mengatakannya!” teriak Naga Kuno dengan nada tinggi. Garis keturunan naga miliknya tidak bisa disandingkan dengan Api Ungu, tentu saja itu akan menjadi kegagalan sempurna.


“Tenanglah tuan, dua temanku di sana mungkin bisa menerimanya.”


Naga Kuno menatap ke arah dua teman Ye Xuan. “Sungguh bakat yang aneh, padahal keturunan naga tapi tidak bisa menggunakannya.”


“Tubuh Ilahinya belum terbuka, mungkin butuh waktu lebih lama.” Ye Xuan mencoba meyakinkan Naga Kuno.


Tanpa menjawab Ye Xuan, Naga Kuno menoleh ke arah Wutu Sachuan. “Sungguh bakat yang buruk!” katanya dengan suara keras.

__ADS_1


Bukannya panik, Wutu Sachuan justru tertawa keras. “Haha, semua orang mengatakan itu, tapi keberuntunganku tidak bisa diukur.”


__ADS_2