Sistem Kultivasi Sedekah

Sistem Kultivasi Sedekah
Mulai Berpetualang


__ADS_3

Suara Song Yu yang menggelegar membuat semua warga tersentuh. Tidak ada gunanya hidup tanpa orang-orang yang mereka cintai, semua orang bisa merasakannya.


"Ketua Song, kita sudah bersama sejak 25 tahun. Saat itu kau baru lahir, aku tidak bisa melupakan betapa bahaginya orang tuamu. Di umurku yang hampir menginjak 60 tahun, aku bersedia mengikuti pilihan anda."


Semua orang juga bersedia, mereka berlutut pada Song Yu sebagai kepala desa.


"Terima kasih, aku tidak akan melupakan jasa kalian."


Song Yu dan penduduknya mengucapkan sumpah darah pada Ye Xuan. Mereka mengatakannya dengan lantang dan penuh semangat.


Ye Xuan tidak bisa membiarkan itu hancur begitu saja. "Mulai sekarang, kalian akan tetap menjadi satu kelompok. Tim Serigala Perang, itulah nama kalian Sekarang!"


Tepat saat Ye Xuan menyelesaikan perkataannya, sebuah energi hitam menyebar dan langsung menuju ke dahi setiap orang.


Energi hitam itu mengandung informasi tentang Prinsip Jiwa dan larangannya.


Kultivasi semua orang meningkat, mereka semua langsung di promosikan ke Pengumpulan Qi atau lebih tinggi. Hanya Song Yu yang menembus ranah Pendirian.


"Terima kasih, Bos." Song Yu mewakili tim Serigala Perang menunduk di hadapan Ye Xuan.


Untuk mempercepat waktu, Ye Xuan membiarkan semua orang masuk ke Dunia Kecil.


Feng Hu ingin sekali keluar dan membuat keributan, tapi dia harus ditugaskan melatih semua orang termasuk Tim Serigala Perang yang baru.


Wutu Sachuan dan Wen Lu aktif mencari orang-orang yang dapat dipercaya. Mereka berdua secara tidak langsung membuat kelompok sendiri. Meski tidak mengucap sumpah darah, orang-orang pilihan Wutu Sachuan dan Wen Lu dapat dipercaya.


Hari terus berganti, tidak berasa Ye Xuan sudah berumur 20 tahun. Pertumbuhan anggotanya juga sangat pesat, sehingga dia bersiap untuk meninggalkan Kota Tanpa Nama dan berjalan ke kediaman Keluarga Wutu.


[ 3.203 orang sumpah setia, 278 sumpah darah, 0 Sumpah Jiwa.]


[Ye Xuan (Pembentukan Jiwa tingkat 1, Penguatan Jiwa tingkat 2)


Fisik : 498


Stamina : 512


Kelincahan : 434


Mental : 242


Qi : 263 tahun.


Reputasi : 1405.


Poin Sedekah : 23.960


Teknik Kultivasi : Prinsip Jiwa


Teknik Khusus : Energi Mental, Regenerasi Cepat, Eye of Truth.


Dunia Alternatif : Dunia Kecil (diameter 100 meter.)


Keterampilan :


- Absolut Kill (-1 tahun Qi)


- Tekad Membunuh (-1 Kekuatan Mental)


- Domain Qi (1 tahun Qi \= 10 menit, 1 per hari)


- Api Mistik : Matahari Ungu (-10 tahun Qi setiap detik.)

__ADS_1


- Sword Dance (-1 Qi tahun setiap tebasan.)


- White Slash (-10 Qi + 10 Poin Energi Mental.)


- Seni Perubahan Wajah (- 1 Qi/jam)


- Shadow Rush (-5 Qi + 5 Energi Mental permenit.)


Metode :


- Pemulihan Dantian


- Penyulingan Air Suci


- Pelatihan.]


Tidak ada perubahan yang mencolok pada kekuatannya selama setahun terkahir. Ye Xuan fokus mencari orang-orang yang dapat dipercaya dan mulai memperluas pengaruhnya.


Setelah memastikan semuanya sudah kondusif, Ye Xuan dan Wutu Sachuan memilih untuk mengunjungi Keluarga Wutu.


"Paman kita bertemu lagi." Ye Xuan menyapa penjaga gerbang yang tidak ganti.


"Tuan Muda Ye, kenapa datang lagi? Aku dengar banyak orang yang memusuhimu."


"Dia tuan mudamu, kenapa menyapaku dulu?" tanya Ye Xuan kebingungan.


"Mungkin tuan muda Ye belum tahu kabarnya. Saat turnamen kerajaan, saat Wutu Sachuan kalah makan gelarnya sebagai anak Keluarga Wutu sudah ditanggalkan. Jadi aku tidak punya kewajiban memuliakannya."


Ye Xuan melirik ke arah saudaranya. "Apa benar yang dia katakan?"


Wutu Sachuan mengangguk.


"Selamat jalan Tuan Muda Ye, aku berdoa kau selalu sehat."


Tepat setelah menyelesaikan perkataannya, penjaga gerbang panik dan menghindari sebuah serangan yang mengarah pada lehernya.


Ye Xuan tanpa pikir panjang langsung mengeksekusi orang yang berniat buruk.


"Saudara Ye, sepertinya kita dalam masalah besar," kata Wutu Sachuan yang mengetahui identitas wanita tak bernyawa di tanah.


Penjaga Gerbang langsung berlari mencari seseorang. Dia ingin melaporkan kejadian ini pada Kepala Keluarga Xia.


"Kenapa?"


"Dia putri keluarga Jin, kalau saja kakaknya datang... Itu akan menjadi maslaah besar."


"Oh keluarga Jin, tidak ada yang perlu di takutkan." Ye Xuan acur melihat wanita yang tergeletak tak bernyawa.


"Sampai kapan kau berpura-pura?" tanya Ye Xuan dengan suara pelan.


Wanita itu berdiri seperti orang biasa. Dia tersenyum manis dan bertanya, "Bagaimana kau tahu aku hanya pura-pura?"


"Kalian memang pintar membuat kerusuhan yang berpusat padaku." Ye Xuan menyadari bahwa dirinya dalam incaran.


"Siapa yang peduli, junjungan kami..."


Sebelum menyelesaikan perkataannya, dia tertawa keras setelah melihat pedang menusuk perutnya. "Kau tidak akan bisa membunuhku!"


Ye Xuan tanpa ampun langsung mengeksekusi wanita dari Keluarga Jin.


"Apa, kenapa regenerasiku tidak aktif!" teriak wanita itu kebingungan.

__ADS_1


Ye Xuan bisa mengendalikan energi jiwanya dengan bebas. Oleh karena itu regenerasi musuhnya tidak berfungsi dengan baik. Dia mulai menyadari ini setelah menembus ranah Penguatan Jiwa.


Melihat musuhnya bingung, Ye Xuan memanfaatkan situasi. Dia langsung mengaktifkan Absolut Kill.


Tusukan pedangnya terbungkus energi hitam keunguan. Kecepatannya ditingkatkan dengan Shadow Rush.


Absolut Kill menghancurkan targetnya dengan sempurna. Wanita itu tidak dapat beregenerasi lagi seperti sebelumnya.


"Jadi seperti itu, sudah aku duga Prinsip Jiwa itu sangat kuat."


[Tidak, awalnya kau masih pilih Teknik Dewa Petir.]


"Sejak kapan kau mengomentari kata-kataku?" tanya Ye Xuan penasaran.


Sayangnya pertanyaannya tidak mendapat tanggapan. Ye Xuan membakar sisa tubuh dan jiwa musuhnya dengan Api Ungu.


Tidak ada gunanya terus mengurung diri di wilayahnya. Ye Xuan harus berkembang dan berpetualang demi menimpa pengalaman.


Karena Keluarga Jin sudah mengacaukannya, Ye Xuan akam membuat perhitungan.


Banyaknya anggota kelompoknya sekarang, Ye Xuan menyebut mereka sebagai Zero Wing.


Saat ini ada lebih dari 8 ribu anggota yang sudah bergabung, tapi hanya beberpaa yang mengucap sumpah setia.


Hanya dengan satu perintah, Ye Xuan mendapatkan informasi aktual tentang keadaan Kerajaan Xia.


Karana dia pernah bertemu Xia Chang, Ye Xuan dan Wutu Sachuan pergi ke istana.


"Aku Ye Xuan ingin menghadap, katakan pada raja." Ye Xuan mengungkapkan niatnya di depan penjaga gerbang.


Penjaga Gerbang saling melihat, mereka tidak punya hak menyampaikan pesan pasa Raja.


Seorang pria muncul dari belakang, dia adalah pria tua yang tampak setenang air.


"Biarkan dia masuk."


"Perdana Menteri, dia bukan..."


"Raja sudah menunggu kedatangannya. Jangan tunda waktunya."


Dua penjaga langsung menunduk minta maaf. Mereka tampak ketakutan saat melihat mata Ye Xuan dan Wutu Sachuan.


Raja Xia Chang menunggu kedatangan Ye Xuan. "Seperti katamu, Keluarga Jin sudah berkolusi dengan musuh!"


Ye Xuan mengangguk. "Melihat situasi ini, sepertinya kau terlambat menyadarinya."


"Lancang!" teriak seorang penjaga berbadan kekar di sebelah raja. Dia langsung menghunuskan pedang dan menyerang Ye Xuan.


Wutu Sachuan yang berbadan besar kekar menghentikan pedang lawan dengan satu tangan.


"Aku menganggap ini sebagai kesalahan," kata Wutu Sachuan sambil melempar pedang lawannya.


Pengawal Raja Xia berada di ranah Ketiadaan, meski tidak mengandung energi Qi seharusnya tidak bisa dihentikan begitu saja.


Xia Chang menggunakan kemampuan matanya, dia tidak bisa mengukur kekuatan Ye Xuan dan Wutu Sachuan.


Saat menggunakan matanya, dia melihat ratusan pasukan siap memenggal kepalanya.


"Aku Raja Xia ketakutan?" katanya dalam hari saat mendengar jantungnya berdetak kencang.


"Sudahlah ini hanya salah paham, apa yang bisa aku bantu?" tanya Ye Xuan yang menawarkan bantuan.

__ADS_1


__ADS_2