Sistem Kultivasi Sedekah

Sistem Kultivasi Sedekah
Penyebaran Isu


__ADS_3

Disisi lain Ye Xuan merasa senang karena kultivasinya meningkat lagi. “Bagus, ini sangat membantu.”


[Kemampuan Sirkulasi Qi Otomatis meningkat, Menurunkan jumlah Qi yang digunakan.]


[Sirkulasi Qi Otomatis.


Secara otomatis membuat pelindung tubuh. Jika digunakan dalam kurun waktu tertentu, teknik ini bisa menambah kapasitas Dantian. Namun setiap 6 jam akan memakan 1 tahun Qi.]


Ye Xuan berdiri dan melihat Wen Lu tergeletak, ia segera berlari dan membawanya ke kamar rawat. Setelah memeriksa keadaan Wen Lu, Ye Xuan menyadari bahwa kekuatan tubuh ilahi Wen Lu sepenuhnya terbuka.


Tangannya mulai bergerak membuat obat, Ye Xuan menikmati pembuatannya dan tanpa sadar ia menggunakan energinya ke seluruh ruangan. Teknik Sirkulasi Qi Otomatis membuat Ye Xuan mengeluarkan Qi dalam tubuhnya terus-menerus. Namun karena rasa bahagia, Ye Xuan lupa bahwa Qi dalam tubuhnya hampir habis.


Setelah semua selesai, Ye Xuan langsung lemas dan jatuh ke lantai. “Apa yang terjadi?”


“Sial, aku lupa.” Ye Xuan langsung menggunakan teknik Dewa Petir.


Dua puluh menit kemudian, Ye Xuan perlahan membuka matanya. Qi dalam tubuhnya kembali utuh, dia segera berdiri dan keluar menuju kebun tanaman herbal. Karena teknik yang terus berjalan membuat Ye Xuan bisa merasakan lingkungan sekitarnya. Bahkan dia bisa merasakan aliran udara yang berhembus bersama dinginnya malam.


“Sebaiknya aku tidur dulu.” Ye Xuan ke kamar tidurnya untuk istirahat, tapi ada orang tidak dikenal menghadangnya.


“Sepertinya aku pernah melihat kejadian ini.” Ye Xuan teringat kejadian 3 pembunuh yang menyergapnya.


“Oh, pantas saja tiga orang idiot itu tidak pernah kembali. Sekarang matilah!” teriak Pembunuh Misterius sekaligus menerjang ke musuhnya.


Sebelum serangan lawan mengenainya, Ye Xuan sudah bersiap melompat mundur. Pedang muncul dari Cincin Ruang, Ye Xuan langsung menggunakan serangan balasan. Meski hanya mengayunkan pedang, serangannya itu hampir memotong leher musuhnya.


“Kau bisa membaca arah seranganku.”


Ye Xuan tertawa kecil. “Membaca, kau tergolong idiot untuk seorang pembunuh bayaran.”


“Bocah Sialan!”


Tebasan Pembunuh Misterius mengarah padanya lagi, Ye Xuan sedikit melangkah dan menghindari serangan. Pergerakannya sangat lembut, Ye Xuan menyadari ada perubahan yang signifikan dari pandangannya. Tekanan udara yang dihasilkan dari ayunan pedang membuatnya menyadari bahwa musuhnya cukup kuat untuk seorang Pengumpulan Qi.


Ye Xuan menghadang dan menghindar terus menerus. “Penggunaan Qi yang sangat boros. Apa kau pembunuh bayaran asli?” tanyanya dengan suara pelan.


“Sial, kenapa seranganku meleset terus!”

__ADS_1


Ye Xuan tersenyum manis setelah mendengar musuh mulai frustrasi. “Kesempatan!” katanya melihat celah.


Tusukan pedangnya tampak sangat cepat, Ye Xuan menargetkan perut samping musuhnya. Sebenarnya dia hanya ingin melukai pembunuh tapi siapa yang menyangka pedangnya terlalu kuat dan menghancurkan perut targetnya.


Ye Xuan mundur. “Eh, apa memang sekuat ini?”


Dia segera melihat pedangnya, ada sesuatu yang berbeda setelah memperhatikannya dengan teliti. “Karat pada pedangnya mulai hilang. Mungkinkah ini ada kaitannya dengan sambaran petir setiap kali aku menerobos?”


“Terserahlah, lebih baik aku segera menguburnya.” Ye Xuan tidak menyadari orang yang dia bunuh ada di ranah Pendirian tingkat 1.


Meng Luo yang melihat dari kejauhan tidak mengerti bagaimana muridnya itu bisa sekuat itu dalam 6 bulan. “Apa yang disembunyikan anak itu... lebih baik menyingkirkan mereka.”


Ye Xuan bisa selamat karena 1 orang yang menyerang hanya seorang pembunuh di ranah Pendirian tingkat 1, sedangkan 5 orang di ranah Inti Emas sudah disingkirkan Meng Luo.


“Sudah lama tubuh tuaku ini tidak bergerak, Sial.” Meng Luo menghancurkan tubuh semua pembunuh dengan kibasan tangannya. Tubuh targetnya meleleh seperti sebuah es yang mencair karena terik matahari.


Ye Xuan mengubur mayat pembunuh misterius. Dia segera melihat Poin Sedekah yang didapatkan setelah berbuat baik dan membunuh seorang penjahat.


[+2 Poin Sedekah.]


Sekarang Ye Xuan punya 10 Poin Sedekah, dia belum memikirkan harus menggunakannya ke mana. “Sebaiknya aku segera tidur.”


Setelah melakukan latihan rutin pagi hari, Ye Xuan melihat keadaan Wen Lu. Tepat ketika dia masuk ruangan, Wen Lu membuka matanya.


“Oh, kamu sudah bangun?”


“Ye Xuan, apa yang terjadi padaku?”


“Kebangkitan tubuh ilahimu sudah terbangun, jadi sekarang kamu bisa mengendalikannya.”


Wen Lu mencoba masuk ke dalam alam bawah sadarnya, dia melihat sosok pohon besar yang menghasilkan bau yang tidak sedap. Kemudian dia langsung mengedarkan Qi ke sekujur tubuhnya, setelah itu bau busuk mulai keluar dan menggumpal di ruangan.


Ye Xuan dengan santai berdiri di depan pintu, dia langsung menutup pintunya karena mungkin saja ada orang yang akan masuk dan pingsan.


“Ini hebat, aku bisa mengendalikannya. Ngomong-ngomong, kenapa kamu masih bisa berdiri di dalam domain bau busukku?”


“Kamu ingat? Aku punya tubuh ilahi, mungkin ini salah satu kemampuannya. Meski baunya busuk, aku masih bisa menahannya dan mengabaikannya.”

__ADS_1


Meng Luo yang mendengar dari kejauhan akhirnya mengerti mengapa Ye Xuan bisa tumbuh dengan kecepatan yang tidak masuk akal. “Jadi kau punya Tubuh Ilahi, pantas saja aku tidak bisa mendeteksi batas kekuatanmu!”


Seorang pria dengan perasaan gembira langsung membuka pintu ruangan, dia adalah Wutu Sachuan. Tepat setelah bau busuk masuk ke hidungnya, dia jatuh pingsan.


“Lebih baik sekarang hilangkan dulu bau busuk ini. Tidak semua orang sama sepertiku.” Ye Xuan menolong Wutu Sachuan dan mengangkatnya ke atas kasur.


Wen Lu menggaruk punggung kepala dan tertawa aneh. “Memangnya bisa menariknya ke tubuhku lagi?”


Ye Xuan menatap tajam ke arah Wen Lu. “Jangan-jangan memang tidak bisa di tarik lagi?”


Keduanya langsung berlari mencari benda yang bisa menghembuskan udara dengan cepat, Ye Xuan mendapatkan kipas besar sedangkan Wen Lu mendapat tumpukan daun jati.


“Sialan, lain kali jangan gunakan di ruangan kecil!”


“Maafkan aku, Bos.”


Wutu Sanchuan bangun, dia masih menghirup udara busuk. “Sial, sebenarnya ini bau apa?” katanya dengan suara pelan. Tepat setelah mengatakannya, dia pingsan lagi di ranjangnya.


Ye Xuan dan Wen Lu berusaha keras menghilangkan bau tak sedap dari ruang pengobatannya. Meski sudah berusaha sekuat tenaga, baunya tidak kunjung hilang. Sampai akhirnya mereka menghabiskan hari dengan mengipas udara dari ruang pengobatan.


Keduanya duduk di lantai. Ye Xuan tampak sedang mengontrol napas dan mengisi kembali Qi dalam tubuhnya. Wen Lu yang tidak kuat langsung tidur di lantai, tidak hanya kehabisan napas, dia juga kehabisan Qi dalam tubuh karena setiap ayunan daunnya mengandung kekuatan Qi.


Keduanya tidak sadar, latihan keras itu telah membantu mereka menemukan ritme ayunan pedang yang paling ideal. Ye Xuan memang lebih cepat dari Wen Lu, tapi belum tentu ayunan mereka punya dampak yang beda.


Wutu Sachuan bangun, dia melihat sekelilingnya. “Kenapa ada Senior Wen Lu disini?”


Ye Xuan perlahan membuka matanya, dia melirik ke Wutu Sachuan dan kemudian membantu Wen Lu untuk naik ke ranjang yang satunya. “Ada apa kamu menemuiku?”


“Kak, aku punya kabar buruk untukmu. Lan Shan menyebarkan rumor bahwa dirimu sebenarnya adalah murid dari sekte lain.”


“Itu bukan masalah yang besar. Ngomong-ngomong kapan tes penerimaan Murid Dalam? Aku butuh sumber daya yang lebih besar.”


“Tahun depan, setelah menerima Murid Luar, Sekte Tianlong akan mengadakan penerimaan murid dalam.” Wutu Sachuan melupakan sejenak masalah besar yang akan dihadapi Ye Xuan. “Tunggu, ini masalah besar. Lan Shan punya banyak kekayaan, dia bisa membunuh siapa pun di lingkungan Luar!”


“Tidak perlu khawatir, bukanya ada guru dan leluhur sekte?”


“Kau saja sudah 6 bulan tidak masuk kelas, beraninya kamu menyebut guru dan leluhur.”

__ADS_1


“Kamu tahu sendiri keadaanku, setelah menang turnamen murid luar pasti aku akan masuk kelas.”


__ADS_2