Sistem Kultivasi Sedekah

Sistem Kultivasi Sedekah
Pasca Evolusi


__ADS_3

Setelah menerima beberapa pukulan di wajahnya, Long Tianyun kembali pada wajah tuanya.


"Kenapa kalian memukulku?" tanya Long Tianyun sambil memegangi pipinya.


Shi Wong menjawab, "Aku merasa kesal saja. Tiba-tiba kau meningkatkanku pada orang yang aku kenal."


Orang tua lainnya mengangguk setuju, mereka tidak punya alasan memukuli wajah Long Tianyun.


Bentrokan energi dari seluruh penjuru Alam Nemo terjadi. Penyerapan Energi Murni juga sangat cepat, secara tidak langsung mereka semua membangun Regenerasi Super.


Ye Xuan membuka matanya lebar-lebar, dia bisa merasakan energi di dantiannya hampir keluar semua.


"Tutu, apa kau tidak punya saran?"


Kucing menggemaskan itu keluar dari Alam Dantian, dia terbang seolah-olah tidak melakukan apa-apa.


"Jangan bertanya padaku, tanya pada patung di dalam Dantianmu."


Sistem Sedekah hanya pemberian dari surga, sedangkan Patung Malaikat bersayap enam adalah jiwa Ye Xuan yang sebenarnya.


"Apa kau menyuruhku bertanya pada patung!"


"Terserah mau percaya atau tidak."


Tutu terbang bebas mengelilingi Dunia Waktu, dia mengeluarkan makanan.


Tepat setelah memakannya, Tutu langsung memuntahkannya. "Sudah aku duga, makanan buatanku sangat buruk!"


Ye Xuan mengerang kesakitan sambil berguling-guling, dia tak kuasa menahan suhu tubuhnya yang terus naik.


"Ayo semangat tuan muda!" kata Tutu sambil mengangkat dua tangan imutnya.


"Sialan, jika ada kesempatan pasti aku akan...." Sebelum Ye Xuan menyelesaikan perkataannya, rasa sakit menyerang punggungnya lagi.


Ye Xuan berguling-guling seperti kucing kepanasan. Dia melotot dan mengeratkan giginya.


Rasa sakit yang menyerang seluruh tubuhnya tidak ada habisnya. Ye Xuan fokus mempertahankan kesadarannya.


Waktu berlalu sangat cepat, lebih dari sebulan Ye Xuan menahan sakit yang menyerang tubuhnya. Aliran Waktu di Dunia Waktu sangat pelan, jadi Ye Xuan harus mengakali siksaan berkali-kali lipat.


Setelah melewati siksaan dalam tubuhnya, langit di Dunia Waktu mulai terbentuk berwarna hitam.


"Apa kau bercanda?" kata Ye Xuan yang sudah lama tidak menerima Hukuman Surgawi.


Sejak adanya Alam Dantian 9 Ruang, Ye Xuan tidak pernah mengalami Hukuman Surgawi setelah menerobos.


Gumpalan awan hitam saling berbenturan, petir kecil tercipta. Ye Xuan hanya bisa tersenyum kecut melihat besarnya gumpalan awan.


"Aku merasa kurang beruntung hari ini."


Satu petir pertama tercipta, sambarannya langsung menghancurkan setiap tulang Ye Xuan.


"Argh!" teriak Ye Xuan yang tidak bisa menahan rasa sakitnya.


Semua tulangnya remuk, Ye Xuan menjadi seperti manusia lemah yang tidak bisa berdiri. Dia tersungkur sambil mengeratkan giginya.


[Regenerasi Super digunakan.]


[Tubuh Raja bagian kedua telah terbuka, kecepatan regenerasi meningkat drastis.]


Tulang rapuh digantikan dengan tulang baja yang sangat kuat, Ye Xuan melompat dan menatap langit.


"Terima kasih, aku menerima hadiahmu!" teriak Ye Xuan sambil tersenyum lebar.


Ye Xuan menghunuskan pedangnya ke arah langit, sambaran petir langsung menyambarnya.

__ADS_1


Pedang yang selalu ia banggakan hancur berkeping-keping. Mata Ye Xuan terbelalak tidak percaya, ini pertama kalinya dia melihat Petir Surgawi begitu kuat.


Tidak hanya menghancurkan pedang, petir itu langsung membakar habis daging, darah dan kulitnya. Ye Xuan terbelalak tidak percaya.


[Regenerasi Super digunakan.]


Daging dan darah mulai terbentuk lagi, perlahan tapi pasti Ye Xuan berhasil mengabaikan dua organ tubuhnya.


Kulitnya mulai tumbuh dan menyelimuti tubuhnya. Ye Xuan tertawa keras karena sudah tidak bisa merasakan sakitnya.


Tangan kanan Ye Xuan mengepal, dia bisa merasakan peningkatan fisiknya yang begitu besar. "Aku tahu ini pasti berkah dari..."


Sebelum menyelesaikan perkataannya, sabaran petir lainnya datang. Tulang-tulangnya yang sekuat baja retak, Ye Xuan mengeratkan giginya dan mengedarkan Teknik Prinsip Jiwa.


Tulang yang retak langsung dipulihkan. Sambaran selanjutnya menghancurkan organ-organnya. Ye Xuan terus mengedarkan teknik Prinsip Jiwa.


Kejadian itu terus berulang hingga tulang di dalam tubuhnya terukir sebuah simbol kuno. Bahkan sistem serakah tidak mengetahui simbol apa itu.


"Anak yang aneh, tapi terserahlah. Tugasku hanya membawanya ke puncak dunia, setelah itu aku bebas!" teriak Sistem Sedekah dengan ekspresi senang.


Ye Xuan berteriak keras, dia tampak sangat bahagia setelah semua siksaannya berakhir. Gumpalan awan hitam mulai bubar.


"Bagus, aku lewat!" teriak Ye Xuan dengan penuh rasa bahagia. Tubuhnya lemas dan langsung pingsan.


Setelah seharian tidur, Ye Xuan bangun dan langsung memanggang beberapa daging.


Tutu dengan wajah melas meminta daging panggang. "Bagi dagingnya!"


Ye Xuan dengan santai melempar dagingnya. "Makanlah," katanya sambil memasukkan hampir semua daging ke mulutnya.


Setelah mengembalikan staminanya, Ye Xuan memeriksa peningkatan statusnya.


"Tampilan status."


Fisik : 5293


Pertahanan : 6928


Stamina : 4283


Kelincahan : 7839


Mental : 4728


Qi : 1656 tahun.


Reputasi : 7,9 juta.


Poin Sedekah : 1,7 juta.


Teknik Kultivasi : Prinsip Jiwa


Teknik Khusus : Energi Mental, Regenerasi Super, Eye of Truth, Pelahap Jiwa, Mind Control.


Dunia Alternatif : Dunia Kecil (diameter 320 kilometer.)


Keterampilan :



Absolut Kill (-1 tahun Qi)


Tekad Membunuh (-1 Kekuatan Mental)


Domain Qi (1 tahun Qi = 60 menit, 1 per hari)

__ADS_1


Api Mistik : Matahari Ungu (-1 tahun Qi setiap detik.)


Sword Dance (-1 Qi tahun setiap tebasan.)


Seni Perubahan Wajah (- 1 Qi/hari)


Shadow Rush (-1 Qi + 1 Energi Mental permenit.)


Flying Dragon Sword (Sesuai pengguna Qi, Energi Mental, Penguasaan Dao)


Metode :


Pemulihan Dantian


Penyulingan Air Suci


Pelatihan


Penguatan Senjata. ]



Lompatan kekuatan ini terjadi karena Evolusi Sistem Sedekah. Ye Xuan harus bersyukur karena waktunya sangat tepat.


Alam Nemo juga berkembang sangat banyak, Ye Xuan tersenyum manis saat melihat semuanya berjalan lancar.


"Tidak buruk," kata Ye Xuan sambil berjalan keluar Dunia Waktu menuju Alam Nemo.


Matanya terbelalak karena sepanjang mata memandang, dia hanya melihat tanah yang terbalik dan semua tumbuhan dan Rumput Spiritual hancur.


"Apa yang terjadi?" tanya Ye Xuan yang kebingungan. Dia tidak tahu ada pertarungan akbar di Alam Nemo, bukan untuk membunuh tapi untuk memaksa tubuhnya menyerap Energi Murni.


Meng Luo mendatangi Ye Xuan dengan tatapan setenang air. "Kamu sudah keluar?"


"Guru, apa yang terjadi?"


"Ada sedikit pertengkaran. Mereka membawa karena terlalu bersemangat mereka menghancurkan semuanya." Meng Luo mengatakannya dengan santai.


Namun matanya tidak bisa menyembunyikan kekhawatirannya. Dia melihat perang besar yang bisa mengguncang dunia, bahkan membalikkan awan.


Jika bukan anggota Shadow Soul, pasti banyak orang yang akan tewas.


"Pertengkaran?"


Meng Luo mengatakan semuanya, pertarungan semua orang demi menyerap Energi Murni. Musuh utama para anggota Shadow Soul adalah Sekte Binhai.


Budha setinggi 500 meter itu menjulang tinggi dan mengalahkan semua lawannya dengan mudah. Disusul dengan Feng Hu yang melawan sampai akhir.


Kehebatan Mu Mixue dan Xu Ling tidak dapat diremehkan, keduanya mengunakan tinju dan tendangan untuk mengguncang seluruh alam.


Situ Sachuan, Chu Feng, Wen Lu juga tidak kalah mengerikan mereka berhasil menumbangkan Feng Hu dengan kekuatan penuh.


Pertarungan itu sangat ricuh, tidak ada kawan maupun lawan. Siapa yang paling dekat dengannya akan menjadi musuh.


Semua anggota Shadow Soul bertarung sekuat tenaga untuk merampok Energi Murni.


Untungnya semua perilaku gila mereka berbanding sejajar dengan hasilnya.


Tidak ada yang berada di ranah Kenaikan, bahkan Gu Jin-Long sudah menembus ranah Half Immortal.


"Keberuntungan ini tidak akan terulang lagi. Terus bagaimana keadaan mereka?"


"Semua sekarat, hanya Feng Hu yang duduk santai bersama para pria tua." Meng Luo menunjuk gunung satu-satunya yang masih berdiri.


"Baiklah, ayo kesana."

__ADS_1


__ADS_2