
Tidak ada alasan untuk kabur lagi, Ye Xuan berdiri tegap di hadapan Jiang Chen.
Ao Ming ditarik, dia menjadi salah satu aset Jiang Chen yang bisa merubah wujud menyerupai dirinya.
Sima Sui mengangkat tangannya, ribuan monster berukuran raksasa terbang ke arah medan perang. Dia tampak dingin saat menatap mata Ye Xuan.
Wu Zetian juga mengangkat tangannya, seluruh pasukan Rumah Badai Kosmik datang beriringan.
Jumlah yang sangat banyak, bahkan mata manusia biasa tidak akan bisa melihat ujungnya.
Rumah Badai Kosmik punya 2 juta pengikut. Baik itu kuat atau lemah, mereka datang semua ke medan perang bersama kelompoknya.
Ye Xuan dan Shadow Soul hanya berjumlah jumlah 15 ribu. Perbandingan jumlah itu terlalu mencolok, tidak mungkin Shadow Soul akan menang.
Namun Feng Xia, Xia Chang, dan pangeran dari Kerajaan Yu datang. Dia adalah Yu Jian dan Ma Jio, orang yang selamat dari kekejaman Jiang Chen.
"Kalian datang?" tanya Mu Mixue yang sedikit berhubungan dengan Yu Jian.
"Jadi itu Tuan Mudamu, sungguh mengesankan!" kata Yu Jian yang membawa lebih dari 20 ribu pasukan bersenjata lengkap.
Ma Jio mengangguk pelan di sebelah pangeran Yu Jian, dia adalah pembudidaya ranah Half Immortal yang seharusnya sangat kuat.
Gu Jin-Long muncul, dia terbang di atas langit sambil membawa pedang di pundaknya. "Anak-anak tujuan kita sudah dekat, jangan membuatku malu!" teriaknya dengan suara lantang.
Meski hanya 2000 orang yang berdiri dibelakangnya, mereka semua berada di ranah Ketiadaan.
Long Tianyun hanya bisa menghela napas. "Apa semua orang tidak punya otak? Kita kalah jumlah," katanya mengeluh tapi dadanya masih membusung.
Meski kalah jumlah, Long Tianyun tidak khawatir. Dia tahu seberapa kuat teman-temannya dari Shadow Soul.
Mu Mixue, Chu Feng, Wutu Sachuan, Wei Li, Wen Xin dan Ming Yu membawa pasukan mereka ke medan pedang. Setiap orang punya baju khas dengan nada yang sama, bedanya hanya ada pada pin lambangnya.
Wen Lu dan Xu Ling muncul di sebelah Ye Xuan.
"Sepertinya kita sudah tahu pemenangnya, kenapa repot-repot. Jadilah bawahanku dan mari taklukkan Dunia!" kata Jiang Chen dengan senyum manis.
Ye Xuan tertawa kecil. "Apa otakmu sudah geser. Aku punya pandangan yang lebih luas darimu, tujuanku menjadi penguasa Alam Semesta!" jawab Ye Xuan dengan penuh percaya diri.
"Sombong, kau hanya katak dalam sumur!" ucap Jiang Chen sambil mengepalkan tangannya.
Ye Xuan terbelalak, dia melihat serangan tinju Jiang Chen mengarah ke wajahnya. "Serangan dadakan? Sepertinya itu bukan gayamu," katanya sambil menghindar.
Pedang energi tercipta dari tangan kanannya, Ye Xuan langsung mengayunkannya dengan cepat.
Sayatan pedang tercipta, Jiang Chen melompat tapi sayatannya masih terbang ke atas langit dan membelah beberapa monster terbang.
Ye Xuan tidak berhenti, dia menciptakan sebuah perisai bulat di tangan kirinya. Tubuhnya di dorong bersama dengan perisainya.
__ADS_1
Jiang Chen yang belum menstabilkan pijakannya menjadi makanan empuk untuk persainya.
Tubrukan antara badan Jiang Chen dan perisai energi terjadi. Jiang Chen melepaskan energinya untuk melawan.
Tarakan dua energi menciptakan gelombang energi yang sangat kuat. Bahkan sampai membelah awan di langit.
Jiang Chen terlempar cukup jauh, dia membelalakkan matanya. "Tidak mungkin, kau..."
Ye Xuan tersenyum tipis, dia sudah berlatih keras. Jadi sekarang adalah waktunya untuk unjuk gigi.
Pertarungan dahsyat itu terjadi terus menerus, semua tanah dan udara terhempas. Jiang Chen hanya mengeratkan gigi karena badannya terasa sangat perih.
"Kau pengguna racun?"
Ye Xuan tersenyum tipis dan menjawab, "Tidak. Hanya saja energi kematianmu itu sangat lemah!"
Pernyataan Ye Xuan memicu ledakan energi Jiang Chen. "Bagus, sekarang mari lebih serius. Mode pertama buka!"
Energi kuat langsung menjulang sampai ke langit. Jiang Chen membuat tubuhnya mengembang hingga puluhan meter dengan empat tanduk iblis.
Mulutnya terbuka, semburan energi kuat terjadi. "Semburan Naga Api!" teriaknya dengan suara keras.
Ye Xuan ingin menguji kekuatannya. Dia melebarkan perisainya, hingga setinggi 3 meter.
"Majulah!"
Semburan energi dari Jiang Chen menghantam perisainya, gelombang udara kuat langsung berhembus ke samping.
"Apa hanya segini!"
Ye Xuan maju perlahan, semburan Naga Hitam Jiang Chen terbelah dua.
"Sombong!"
Jiang Chen menutup mulutnya, dia langsung mengepakkan sayapnya dan udara di sekitarnya berputar. Tornado tercipta dari kepakkan sayapnya, Ye Xuan sempat melompat tapi tersedot.
"Matilah!"
Ye Xuan tersenyum tipis, dia mengayunkan pedangnya dengan penuh percaya diri. "Dao Pedang!"
Sayatan pedangnya membelah tornado yang tercipta, Ye Xuan bebas terbang ke langit.
Sayatan pedang itu masih terus berlanjut dan membelah barisan musuh.
Jiang Chen membelalakkan matanya, dia tidak percaya Ye Xuan sekuat itu. "Bagus, ini akan menjadi lebih menyenagkan!"
Ye Xuan yang melihat musuhnya tersenyum hanya bisa memiringkan kepalanya bingung. "Jadi itu yang kamu pikirkan?"
__ADS_1
"Tentu saja, kau memang menyenangkan!" teriak Jiang Chen yang menarik seluruh energinya.
Energi kematian merasuki tubuhnya, Jiang Chen mengubah wujudnya. "Mode kedua!"
Tubuhnya menyusut hingga menyerupai manusia biasa, tingginya hanya 180 centimeter tapi ada 4 tanduk di kepalanya.
"Oh, terlihat menyenangkan." Ye Xuan juga tidak menahan kekuatannya, energi hitam menyelimuti sekujur tubuhnya.
"Mode Bertarung!" kata Ye Xuan pelan.
Energi hitam yang menyelimuti tubuhnya langsung membentuk sebuah Armor Kesatria. Pada dahi helm hitam yang menutupi seluruh kepalanya muncul sebuah lambang, lambang itu adalah lambang Api Ungu.
Jiang Chen dan Ye Xuan tersenyum tipis, keduanya melesat ke arah masing-masing. "Ayo!"
Tinju keduanya bentrok, Gelombang kuat langsung menjatuhkan monster-monster yang ada di langit.
Semua pasukan musuh menoleh melihat pertarungan Ye Xuan dan Jiang. Namun pasukan Shadow Soul memanfaatkan situasi dan mengakhiri musuhnya.
"Bodoh, tetap fokus apa kalian ingin mati!" teriak Long Tianyun yang memarahi pasukannya.
Wei Li dan pasukan pembunuhnya bergerak cepat, mereka langsung membunuh para musuhnya yang lengah.
Dalam beberapa detik saja, pasukan Shadow Soul mengirim lebih dari 30 ribu orang ke Pintu Neraka.
Wu Zetian bertemu dengan Wu Dong yang berdiri di depan pasukan Asosiasi Pemburu Monster.
"Apa ini yang selama ini kau cari?" tanya Wu Dong dengan suara penuh arti.
"Kakak, aku sudah menemukan kebahagiaanku. Jangan membujukku lagi, master Jiang Chen adalah dewa yang sebenarnya."
Wu Dong menunjuk Ye Xuan yang bertarung sengit dengan Ye Xuan. "Apa kau tidak melihatnya, dia hanya berumur sekitar 30 tahunan."
"Siapa yang peduli, Master Jiang Chen sudah meramal umurnya tidak akan lebih dari hari ini."
Seorang wanita tertawa keras mendengar pernyataan Wu Zetian. "Kau pasti bercanda, Tuan Muda tidak akan pernah mati di tangan Jiang Chen!"
Wanita yang tertawa itu adalah Xu Ling. Dia membusungkan dadanya dan segera mengepalkan tangannya.
Wu Zetian dan Xu Ling bentrok, keduanya menggunakan tinjunya untuk bertarung.
"Gunakan senjatamu atau semua tulangmu akan hancur!"
Benar saja, tulang Wu Zetian hancur. "Argh," suara rintihan Wu Zetian yang merasakan perih di tangan kanannya.
Tidak dapat dipungkiri, Xu Ling sudah mengasah seluruh tubuhnya dengan energi jiwa. Jadi hampir tidak mungkin dia kalah dengan musuh di ranah yang sama. Kecuali orang yang dia lawan diatas akal manusia.
Ye Xuan dan Jiang Chen terpental, keduanya terluka parah. Bedanya Ye Xuan sembuh dengan cepat, sedangkan Jiang Chen tidak.
__ADS_1
[Regenerasi Super digunakan.]