Sistem Kultivasi Sedekah

Sistem Kultivasi Sedekah
Peningkatan Cepat


__ADS_3

Perkembangan saudaranya sedikit lambat dari perkiraan, Ye Xuan hanya bisa menghela napas dan mencari solusi terbaik. Dia terpikir untuk memberikan Air Stalaktit dan Stalagmit tanpa menyulingnya, masih ada 24 tetes yang bisa dipakai.


“Baiklah, lihat ini.” Ye Xuan mengeluarkan sebuah botol yang berisi Air Stalaktit dan Stalagmit.


Semua orang mengerutkan keningnya kecuali ayah Ye Xuan yang merasa itu adalah harta tak ternilai. “Itu, Air Surga?”


“Aku menyebutnya Stalaktit dan Stalagmit, satu tetes ini bisa meningkatkan bakat kalian. Dua tetes bisa meningkatkan pemahaman tentang kultivasi.” Ye Xuan menarik napas dalam-dalam.


“Namun efek sampingnya kalian tidak akan bisa menggunakannya lagi di masa depan.” Ye Xuan tampak serius saat mengatakannya, itu adalah keberuntungan seumur hidup seseorang.


Ayah Wutu Sachuan langsung menghampiri anaknya. “Ambil kesempatan ini, dulu ada seorang bernama Chen Fan mengelilingi Dunia demi Air Surga. Satu tetes sudah cukup untuk membuatnya naik ke dunia yang lebih tinggi!” bisiknya pelan pada anaknya.


Meski cukup pelan, Chu Feng yang cerdas mendengarnya dengan baik. Dia dari keluarga yang cukup terpandang tapi tidak cukup kaya, keberuntungan ini pasti hanya muncul satu kali dalam hidupnya.


Wutu Sachuan mengangguk setuju, dia sadar pada bakatnya. Mungkin ini akan menuntunnya ke tingkat yang jauh lebih tinggi.


Wen Lu dengan santai mengatakan. “Saudara Ye, muntahkan saja kata-kata dari mulutmu. Aku akan melakukannya sesuai perintahmu.” Dia tahu kakaknya itu tidak akan mencelakakan semua orang, mungkin ini adalah jalan terbaik yang bisa di pikirkan Ye Xuan.


Long Que tersenyum manis. “Jadi apa yang harus aku lakukan? melihat sorot matamu kelihatannya kami tidak cukup baik.”


“Sejujurnya iya, kita akan mati di serangan ini tanpa senjata yang lebih banyak. Ranah semua orang rata-rata di Inti Emas, musuh punya sekitar 100 ranah Inti Emas, jadi...”


Sebelum menyelesaikannya, Wutu Sachuan menimpali. “Jangan khawatir, Saudara Ye. Aku sudah mengucapkan sumpah setia untuk persaudaraan kita. Bahkan jika harus pergi ke lautan api, aku akan ikut.”


“Benar, aku juga.” Wen Lu juga mengatakan hal yang sama.


Namun 7 orang lainnya masih berpikir panjang, mereka mungkin tidak akan mendapatkan kesempatan kedua. Namun jika mendapat kesempatan, air surgawi itu akan sia-sia saat ditemukan.


Mu Mixue menjadi orang ketiga yang setuju. Dia tidak peduli dengan apa itu bakat, yang terpenting sekarang menjadi kuat dan mempertahankan nyawanya. Chu Feng juga berpikir sama, dia segera maju untuk bersedia meminum Air Surga..


Yu Jin dan Meng Yan juga maju, mereka berasal dari keluarga yang miskin jadi tidak ada salahnya mengambil kesempatan ini. Melihat 6 orang yang sudah setuju, Zhou Li, Long Si dan Long Que masih ingin bertahan.


“Baiklah, kalian yang setuju ikuti aku ke dalam. Paman dan bibi tolong bantu kami,” kata Ye Xuan meminta bantuan ayah dan ibu Wutu Sachuan.


Keduanya langsung sigap masuk ke dalam, mereka akan melihat kebangkitan dari jenius masa depan yang tiada tara. Siapa orang bodoh yang akan melewatkan kesempatan ini.


“Setelah meneteskan semuanya dalam mulutmu, pastikan kalian mengedarkan teknik kultivasi secepat mungkin. Jangan biarkan panas dan perasaan malu menghentikanmu.”


Ye Xuan memberi pengantar yang singkat, tapi Mu Mixue bertanya. “Kejadian apa yang kita alami saat meminumnya?”

__ADS_1


“Suhu tubuhmu naik dan mungkin saja pakaianmu akan hangus terbakar. Makanya aku minta bibi untuk membantuku,” kata Ye Xuan melirik ibu Wutu Sachuan dengan tatapan ramah.


Mu Mixue tertegun kemudian tersipu malu. Untungnya Ye Xuan sudah tidak bejat, kalau tidak mungkin kesuciannya akan di renggut saat ini juga.


“Baiklah, aku akan melakukannya.” Ibu Wutu Sachuan juga tampak semangat, ini pertama kalinya dia melihat air surga.


“Tidak ada lagi pertanyaan?”


Semua orang diam, mereka tidak punya pendapat lain. Ye Xuan segera menggerakkan Qi berwarna ungu yang berontak keluar dari tubuhnya, Qi itu membentuk sebuah tangan dan memisahkan air dengan sangat cepat dan akurat.


24 tetes air surga dibagi menjadi 6 botol. Semuanya memilik 4 tetes pasti, jadi tidak ada diskriminasi dalam pembagiannya. Ayah Wutu Sachuan terkejut melihat seorang anak mengeluarkan 4 tetes.


“Gila, pasti kamu gila. 4 tetes sudah cukup untuk memulai perang kerajaan. Kau memberi mereka 4 tetes?”


“Jangan berlebihan paman, aku sudah menggunakannya lebih dari 5 tetes. Ini semua yang aku miliki, jadi jangan sia-siakan kesempatan. Air ini juga tidak lagi berguna untukku.”


Ayah Wutu Sachuan tertegun atas kebaikan Ye Xuan yang begitu dalam pada anaknya. Meski Wutu Sachuan terlahir tanpa bakat, setelah meminum 4 tetes air surga, Wutu Sachuan dipastikan memiliki masa depan yang cerah.


“Apa yang kalian tunggu. Lakukan, aku akan menunggumu ruang tengah.” Ye Xuan keluar ruangan dan menunggu semua orang melakukan tugasnya.


Mu Mixue berganti kamar, dia tanpa perasaan takut langsung menelan 4 tetes. Matanya bersinar dan panas langsung menyerang tubuhnya, perasaan ini sama persis saat dia dipukuli ayahnya. Makanya masih bisa menahan suara keluar dari mulutnya, tapi mendengar teriakan saudara-saudara di kamar sebelah, dia juga ikut berteriak.


Fluktuasi energi langit dan bumi membuat Ye Xuan mengerutkan keningnya. “Gelombang energi ini tidak akan menghancurkan rumahku, Kan?”


Getaran terus terjadi, hingga rumah Ye Xuan berguncang hebat. “Sial, seharusnya aku tidak membawa mereka kesini.”


Ye Xuan hanya bisa menerima nasib buruknya. Tepat setelah Mu Mixue menstabilkan tubuh, rumahnya roboh hingga rata dengan tanah. “Benar-benar sial,” katanya sambil melihat Long Si, Long Que dan Zhou Li.


Keempatnya saling memandang, mereka tidak tahu apa yang terjadi di dalam, tapi rumah mereka perlahan hangus dan menyisakan beberapa kayu hitam.


Mu Mixue yang merasakan keanehan langsung menutup seluruh tubuhnya dengan pakaian baru. “Terima kasih telah menjagaku, Bibi.”


“Aku tidak melakukan apa-apa,” katanya dengan suara pelan. Meski mengaku tidak melakukan apa-apa, Ibu Wutu Sachuan memasang susunan formasi agar mereka tidak dapat terlihat dari luar.


Ayah Wutu Sachuan tidak melakukan apa-apa, dia hanya menggunakan auranya untuk menonton dan sesekali memukul kepala orang yang berteriak paling keras. “Jangan cengeng, ayo berdiri!” teriaknya memberi perintah.


Kecuali ayah Wutu Sachuan, semua anak laki-laki telanjang bulat. Mereka tidak ada yang malu, justru Long Que yang langsung memalingkan badannya dan pergi meninggalkan tempat.


“Bagus!”

__ADS_1


Setelah berkumpul, Ye Xuan tersenyum puas melihat perkembangan teman-temannya. “Bagus, kalian punya tekad yang sangat kuat. Untungnya tidak ada yang mati.”


Semua orang tertegun, mereka tidak pernah mendengar akan mati saat meminum Air Surga. Kemudian Wutu Sachuan dan Wen Lu mengarahkan pandangannya pada ayah Wutu Sachuan.


“Jangan tanya aku, dulu anggota keluarga kerajaan juga meminumnya. Tapi dia berakhir menjadi mayat!”


“Sial, kau menipuku ayah.”


“Hei, apa kau buta Nak. Sekarang lihatlah tubuhmu!”


Semua orang juga memeriksa tubuhnya, semua mengalami pembentukan ulang tubuhnya. Wen Lu dan Mu Mixue sudah punya tubuh ilahi jadi perkembangannya tidak terlalu signifikan, Wutu Sachuan dan semua orang punya tubuh yang setara dengan tubuh ilahi.


Tidak hanya tubuh mereka yang mengalami pembentukan ulang, kultivasi semua orang meningkat hingga ketinggian yang tidak masuk akal.


[Wutu Sachuan : Inti Emas tingkat 5


Wen Lu : Inti Emas tingkat 7


Mu Mixue : Inti Emas tingkat 5


Chu Feng : Inti Emas tingkat 3


Yu Jin : Inti Emas tingkat 7


Meng Yan : Inti Emas tingkat 5.]


“Baiklah, sembari menunggu musuh datang, ayo bangun rumahku, Sialan!” teriak Ye Xuan membentak semua orang. Dia langsung memerintah Wutu Sachuan dan Wen Lu untuk mencari kayu di hutan.


Malam itu tidak ada yang tidur, semua orang mengerjakan rumah secepat mungkin. Saat hari mulai pagi, para penduduk juga membantu mendirikan rumah Ye Xuan yang malang.


Melihat perkembangan 6 orang lainnya membuat Zhou Li merasa iri, dia segera mendekati Ye Xuan. “Ye Xuan, apa benda bernama Air Surga itu masih ada?”


“Tidak ada, aku hanya punya beberapa tetes. Sebenarnya tidak cukup untuk kalian bersembilan, tapi untungnya kalian bertiga menolak. Jadi pas tak tersisa.” Ye Xuan membuat alasan supaya Zhou Li tidak iri.


Sebelum rumah Ye Xuan berhasil di bangun, serangan tiba-tiba meledakkan rumahnya yang belum sepenuhnya selesai. Ye Xuan yang marah langsung menarik pedangnya dan berteriak, “Persetan dengan bandit-bandit, akan aku bunuh kalian semua!”



Dengan satu kali tusukan, dua bandit ranah Pendirian langsung dieksekusi di tempat. Matanya memancarkan petir kecil berwarna ungu, Ye Xuan menerjang seluruh bandit hingga lupa dirinya keluar dari Kota Lianyun.

__ADS_1


__ADS_2