
Kesempatan Api Ungu dipilih Ye Xuan sangat tinggi, makanya dia berusaha sangat keras.
"Baiklah, aku akan mulai mempelajarinya." Ye Xuan membaca halaman Teknik Prinsip Jiwa.
Lembaran di Teknik Prinsip Jiwa di pikiran Ye Xuan tidak dapat dibaca Sistem. Apalagi Api Ungu dan ego yang lainnya.
Prinsip Jiwa sebenarnya adalah teknik yang dimiliki malaikat bersayap enam di ruang tengah.
Setelah beberapa saat membaca lembaran tekniknya, Ye Xuan mulai mempelajari sesuatu yang sangat kuat.
"Tidak, hukum yang dipikirkan semua orang berbeda dari yang aku pelajari." Ye Xuan langsung masuk ke Dunia Kecil.
Dia mulai mengedarkan energi jiwa ke seluruh tubuhnya. Meridiannya berjalan sanga cepat, detak jantungnya menjadi lebih intens dan paru-parunya kembang-kempis.
Tubuhnya mulai memancarkan cahaya kuning, Ye Xuan membuka matanya dan cahaya menyembur keluar dari matanya.
Sebuah sajak kuno muncul di udara, semua orang yang membacanya akan menjadi tokoh terkenal di seluruh alam sementara.
'Tidak ada yang sempurna, tidak ada jalan menuju sempurna. Hanya satu cara mengubah takdir, KAMU adalah jawabannya!'
Semua orang yang membacanya langsung duduk terdiam, kata-kata itu terukir dalam jiwanya.
Peningkatan Kekuatan secara paksa diperlihatkan semua Anggota Ye Xuan yang sudah mengucap Sumpah Darah.
Hukum yang diketahui semua orang salah, tidak ada yang namanya elemen tidak ada yang namanya berbeda.
Satu hukum yang harus dipelajari, semua tentang keseimbangan.
[+30 Qi, +50 Energi Mental.]
[Tubuh Ilahi meningkat.]
[Sistem akan dimatikan sementara.]
Ye Xuan membuka matanya, dia merasa napasnya lebih ringan dan halus. Energinya yang kacau sekarang bisa dikendalikan.
Perubahan itu membuat Dunia Kecil bertambah luas. Sekarang Dunia Kecil dapat ditanami pohon atau ditinggali hewan.
Udara yang awalnya biasa saja menjadi lebih sejuk dan ramah. Hal itu membuat semua orang percaya bahwa Dunia Kecil bukan lagi dunia alternatif. Namun sebuah dunia independen ciptaan Dewa.
Ye Xuan yang berasal dari Bumi lang menyamai Dunia itu dengan Nemo atau Alam Nemo.
Aliran waktu di Alam Nemo sedikit lebih cepat dibandingkan dengan dunia luar. Perbedaannya 10 dibanding 1, itu artinya 10 hari di Alam Nemo sama dengan 1 hari di Dunia Fana.
Tubuh semua anggotanya bersinar, mereka berhasil mempelajari hukum dari Prinsip Jiwa.
Setelah semua stabil, Ye Xuan berdiri di depan semua orang. "Aku akan mengatakannya dengan singkat, kita harus memperluas jaringan informasi dan menambah anggota."
Semua orang berdiri tegap dan menatap Ye Xuan, hal itu menandakan bahwa mereka semua siap melaksanakan tugas.
"Aku tahu kalian sudah membangun jaringan intelegen yang bagus. Pastikan mereka aman dan tawarkan Sumpah Darah bagi yang mau."
__ADS_1
Perintah Ye Xuan mutlak. Setelah pintu Alam Nemo dibuka, mereka semua menghilang dan mencari anggota terpercaya.
Hanya Feng Hu yang tidak pergi, dia berhasil melompat ke tingkat 3. Padahal beberapa bulan yang lalu masih terjebak di ranah Ketiadaan.
"Aku merasa Alam Nemo ini semakin misterius. Tidak hanya kau bisa memanggil kami tapi juga bisa menjadi tempat persembunyian yang sangat aman."
Ye Xuan hanya tersenyum manis, dia belum bisa mengungkapkan kebenarannya. "Daripada memikirkan sesuatu yang tidak penting, bagaimana kalau membantuku menanam beberapa pohon?"
Feng Hu terbelalak tak percaya, seorang kultivator ranah Kenaikan disuruh menanam pohon.
"Baiklah," jawabnya dengan suara lesu. Feng Hu tidak punya pilihan karena dia memang tidak ada kerjaan.
Ye Xuan dan Feng Hu menata tempat pohon-pohon akan tumbuh. Mereka membedakan pohon yang akan tumbuh besar dann tidak.
Awalnya Feng Hu tidak merasakannya, tapi setelah beberapa kali membantu menanam pohon dia mulai kebingungan.
"Apa perasaanku saja, semua pohon ini mulai mengeluarkan energi alam?" tanya Feng Hu.
"Benar, karena kau sudah mempelajari hukum keseimbangan, jadi kamu bisa merasakan energi alam."
Feng Hu berdiri dan melihat banyaknya pohon yang ditanam. "Tidak semua pohon, Kan?"
"Apa yang kau bicarakan, tentu saja semuanya."
Feng Hu menelan ludahnya. "seberapa kaya bocah sialan ini!"
Satu pohon saja mungkin harganya selangit, apa lagi ada ratusan pohon yang sudah ditanam.
Setelah semuanya diselesaikan, Ye Xuan meminum ramuan stamina, begitu pula dengan Feng Hu.
"Menurutmu ada berapa orang yang bersedia mengucap Sumpah Darah?" tanya Ye Xuan.
"Pasti sangat banyak, kita punya lebih dari 5000 anggota."
Ye Xuan tersenyum dan berdiri. "Aku justru berpikir sebaliknya."
Benar saja perkataan Ye Xuan terbukti. Setelah 10 hari waktu Dunia Fana, hanya ada 15 orang yang dibawa saudara-saudaranya.
"Baiklah, apa kalian sudah membulatkan tekad?" tanya Ye Xuan dengan senyum ramah.
"Bos, aku tidak tahu lagi harus berterima kasih seperti apa. Jika nyawaku berguna untukmu, maka gunakanlah!" kata seorang pria berusia 35 tahunan.
"Aku tidak bilang ingin menggunakan nyawamu, tapi aku ingin niat tulusmu berjuang bersamaku."
Setelah perbincangan yang panjang, 15 orang tambahan masuk ke dalam jajaran saudaranya.
[Sumpah Setia : 5482
Sumpah Darah : 215
Sumpah Jiwa : 0.]
__ADS_1
15 orang itu langsung menerima teknik Prinsip Jiwa, semuanya masuk ke Alam Nemo demi memupuk pengalaman bersama Feng Hu.
Perang Kerajaan Xia dan Bandit Union terus berlanjut. Xia Chang berusaha keras menghadang pergerakan musuh yang semakin brutal.
Gu Jin-Long sebagai ketua asosiasi Pemburu Monster berkontribusi dalam mempertahankan tanah airnya.
Namun Bandit Union sudah mempersiapkan banyak senjata misterius. Salah satunya adalah senjata yang memaksa orang di sekitarnya membangkitkan iblis jiwa.
"Jadi orang-orang itu juga ada disini." Ye Xuan yang mengamati perang. Tangan kanannya segera menyentuh wajah, dia menggunakan Seni Perubahan Wajah.
"Tidak ada salahnya mencari pengalaman." Ye Xuan langsung menerjang layaknya panah yang baru lepas dari busurnya.
Setiap ayunan pedangnya mengirim satu musuh ke neraka. Ye Xuan bergerak sangat cepat hingga tidak ada pasukan musuh yang bisa menyentuhnya.
Setiap kali pedangnya menyentuh darah para iblis, darahnya segera terserap dan membuat Ye Xuan semakin kuat.
"Jadi seperti itu, aku paham sekarang."
[+1 poin Stamina.]
Pertarungan tiada akhir dilakukan Ye Xuan sendiri, dia melawan ribuan orang sendirian. Pasukan Kerajaan Xia hanya bisa terperangah dan bersyukur karena Ye Xuan ada di pihaknya.
[+20 Fisik, +50 Stamina, +10 Kelincahan.]
"Tidak buruk," kata Ye Xuan sambil menggunakan Shadow Rush untuk meninggalkan tempat kejadian.
Setelah membuat keributan di medan perang Ye Xuan mulai menyusuri pasukan musuh. Dia ingin mencari tahu siapa sebenarnya dalang di balik penyerangan Kerajaan Xia.
Ye Xuan menyurusi hutan dengan hati-hati, dia tidak ingin di tangkap.
"Aneh, kenapa tidak ada orang kuat. Mungkinkah perang tadi hanya pengalihan?"
Ye Xuan memastikan sekali lagi, ternyata memang tidak ada orang yang istimewa. Dia segera mengirim pesan pada Xia Chang untuk membuat gerakan.
Benar saja tepat setelah pesan Ye Xuan di terima, ratusan ribu bandit bergerak cepat dari arah utara.
Para bandit yang tergabung dalam pasukan musuh sangat kuat, paling lemah diantara mereka adalah kultivator ranah Pengembaraan Jiwa tingkat 8.
Gerakan kaki mereka tampak sama, udara di sekitarnya juga membantu mendorong para bandit menerobos barisan tentara bagian utara.
"Ambil benteng pertahanannya, kita Bandit Union tidak takut dengan kerajaan Xia yang membunuh saudara-saudara kita!" teriak seorang pemimpin yang mengendarai kuda.
Dia adalah Guang Yu, jendral dari Bandi Union. Meski tidak sekuat Hong Ming, kehadirannya sebagai pemimpin membuat orang-orang bergidik ketakutan.
Benteng bagian utara kerajaan Xia berhasil di rebut, kemudian disusul benteng Timur dan barat. Benteng Selatan selalu aman karena ada Ye Xuan yang membantu.
Xia Chang tidak dapat bertahan lebih lama, dia tidak menyangka Bandit Union sangat keras kepala.
"Keluarkan Dekret Perang, minta bantuan seluruh pembudidaya bebas dan para Pemburu Monster!" ucap Xia Chang dengan ekspresi serius.
Gu Jin-Long menerima Dekret dengan tangan terbuka, dia memerintahkan semua Pemburu Monster untuk bergabung ke medan pedang.
__ADS_1
"Rebut kembali benteng Utara!" teriak Gu Jin-Long.