
Kondisi Feng Hu juga tidak baik, dia terlihat lesu karena Energi Murni tiba-tiba berhenti.
Meski begitu semua anggota Shadow Soul tempak tersenyum, mereka menyadari batasannya.
Ye Xuan memeriksa semuanya dengan teliti, ternyata tidak ada yang terluka parah. Mereka semua telah mengatasi ketakutannya dan akan melambung jauh menembus langit.
"Sekarang bukan waktunya bersantai!" kata Ye Xuan memberi perintah.
Pasukan Shadow Soul muncul kembali di daratan Dunia Fana, begitu pula dengan Gu Jin-Long yang berhasil menerobos Half Immortal dalam beberapa bulan saja.
"Setelah tinggal beberapa bula di Alam Nemo, aku merasa tidak betah tinggal di Dunia Fana." Gu Jin-Long mengungkapkan perasaannya.
Tidak hanya konsentrasi energi murni yang ada di Alam Nemo, tapi kenyamanan dan lingkungan latihan mereka sangat ketat.
"Pergilah, bantu Xia Chang mempertahankan wilayahnya. Mengamuklah sesuka hatimu, tapi jangan melukai orang biasa."
Ye Xuan memberi perintah jelas, Gu Jin-Long langsung melompat dan terbang ke Wilayah Kerajaan Xia. "Baik, Tuan Muda!"
Entah sejak kapan Gu Jin-Long menyebut Ye Xuan dengan tuan muda.
"Tidak buruk," kata Ye Xuan sambil mengalihkan pandangannya. Dia melihat banyak orang mati di medan pedang, Kerajaan Long mulai tertekan karenan monster mulai ikut campur.
Kerajaan Long tinggal menunggu waktu sebelum mereka runtuh. Long Hong masih bersikeras akan melindungi wilayah kekuasaannya.
Padahal Ibu Kota Kerajaan dan raja Kerajaan Long sudah tewas di tangan musuh. Secara ideal seharusnya Long Hong sudah tamat.
Orang yang memimpin pasukan Rumah Badai Kosmik adalah Ao Ming. Dia membalas semua perilaku Kerajaan Long yang menjatuhkan Kerajaan Ao.
Ao Ming mencekik Long Hong, dia tersenyum manis saat melihat musuhnya tidak berdaya. "Jadi ini rasanya menindas orang lain, apa kau masih ingat padaku?" tanya Ao Ming menatap tajam ke arah Long Hong Min.
"Bocah yang menyebalkan, ternyata itu kau!"
Ao Ming langsung melempar tubuh Long Hong sekuat tenaga. Dia segera menendang dan memukul musuhnya dengan emosi marah.
Sampai akhirnya pukulannya di hentikan Ye Xuan dengan satu tangan. "Dia sudah mati," kata Ye Xuan dengan suara santai.
"Kakak Ye, kita bertemu lagi," kata Ao Ming sambil menarik tangannya dengan kasar.
Ye Xuan membiarkan Ao Ming lepas. "Ya, sudah lama. Terkahir kali aku menendang pan*atmu!"
Ao Ming mengeratkan giginya dan langsung melepaskan tinjunya ke arah Ye Xuan.
Meskipun terlihat kuat dan penuh energi, Ye Xuan tahu bahwa Ao Ming sudah mencapai batasnya. Ye Xuan menghindar dengan mulus, dia menangkap tangan Ao Ming dan membantingnya.
Kejadian itu berlangsung tidak lebih dari satu detik, Ye Xuan membuat serangan balasan yang begitu cemerlang.
Ao Ming ternganga tidak percaya, dia terkena serangan balik yang begitu cepat dan efisien.
"Kau masih tidak berkembang, bangun!"
Ye Xuan ingin menunjukkan bahwa jalan yang dipilih Ao Ming adalah kesalahan besar.
Ao Ming bertarung dengan sekuat tenaganya, dia hanya menggunakan tangan karena padangnya masih disimpan.
__ADS_1
"Kau memaksaku Kakak Ye, rencana Master harus cepat selesai!"
Pedang kebanggaan Ao Ming dihunuskan, dia langsung mengayunkan pedangnya dengan kecepatan tinggi.
Satu ayunan pedang langsung menciptakan sayatan yang sangat kuat. Namun Ye Xuan bisa menghentikannya tanpa mendapat luka.
"Domain Qi, padatkan!"
Pertahanan tak kasat mata langsung menghentikan Sayatan Pedang yang terlihat sangat kuat. Ye Xuan dengan santai langsung menghancurkan serangan musuhnya.
"Sudah aku bilang, kau tidak berkembang!"
Ao Ming yang kesal memaksa seluruh kekuatannya bangkit. "Kau monster gila, lihatlah kekuatanku!"
Tubuh Ao Ming bengkak dan mulai mengembang, tampilannya menjadi seekor monster iblis bertanduk 4. Gigi panjang dan bibir lebar membuatnya semakin menakutkan.
"Roar!" ruangan Ao Ming seperti seekor harimau.
"Kau lihat, aku adalah jenderal terkuat Rumah Badai Kosmik!"
Ye Xuan tersenyum tipis. "Kau selalu menghayal terlalu tinggi, sadarlah!" katanya sambil membuat sebuah pedang energi.
Setelah Pedang Sky Splitter hancur, Ye Xuan hanya punya pedang kayu. Jadi dia memutuskan untuk menggunakan Pedang yang terbuat dari Energi Jiwa.
Satu pedang di tangan kanan dan sebuah perisai bulat di tangan kiri. Ye Xuan mempraktekkan gaya bertarung Viking.
Ao Ming berlari seperti harimau, mulutnya di buka lebar untuk menelan Ye Xuan.
Namun perisai di tangan kiri menghentikan gigi Ao Ming dengan sangat mudah. Perisai yang terbuat dari Energi Itu tidak akan bisa hancur sampai penggunanya mati.
Tusukan pedangnya langsung menembus mulut ke punggung Ao Ming. Karena dia monster, serangan seperti itu tidak akan bisa membunuhnya.
"Luka kecil seperti itu tidak akan bisa membunuhku!" kata Ao Ming menyombongkan diri.
Namun sebelum bergerak lagi, Ao Ming merasa ada yang aneh. Regenerasi super yang telah dimodifikasi masternya tidak berkerja. Tubah di punggungnya tidak bisa disembuhkan.
Ye Xuan dengan cepat mengayunkan pedangnya, kali ini targetnya adalah dada monster Ao Ming.
Sayatan pedang langsung membuka daging monster Ao Ming.
"Argh," ucap Ao Ming yang melompat mundur. Tidak hanya terluka, kali ini serangan Ye Xuan terasa menyakitkan.
"Teriakanmu seperti perempuan, Ao Ming." Ye Xuan memancing kemarahan lawannya untuk mengukur kekuatannya saat ini.
Ao Ming marah, dia melepaskan semua segel monster yang menempel pada tubuhnya.
"Kau memaksanya, Bang*at!"
Tubuh monster yang awalnya setinggi 5 meter sekarang menyusut. Tubuh Ao Mo menyusut hingga menyerupai tinggi manusianya.
"Lihatlah, aku adalah Demon yang sebenarnya!" teriak Ao Ming dengan senyum lebar.
Tidak bisa dipungkiri, Ao Ming berhasil mengendalikan Demon 4 Tanduk yang hampir menyerupai Jiang Chen.
__ADS_1
Ye Xuan tidak takut, dia menempatkan perisai di depan dadanya serta pedang yang siap menebas kapan saja.
"Majulah, tunjukkan padaku!"
Ao Ming bergerak dengan kecepatan suara, dia tersenyum lebar dan mengarahkan pukulannya.
Ye Xuan terbelalak, dia melihat peningkatan kecepatan lawannya. Perisai segera digerakkan untuk menghadang pukulan lawan.
Perisai dan tinju bertabrakan, gelombang energi menghempaskan semua benda di sekitarnya. Tanah hancur dan udara berputar hangat.
"Tidak buruk Ye Xuan!" ucap Ao Ming yang belum kehilangan senyumnya.
Tebasan pedang Ye Xuan hanya mengenai angin, dia sengaja tidak mengenainya demi tendangan susulan.
Tendangan Ye Xuan mengarah tepat ke dada lawannya. Dia melapisi tendangannya dengan energi mental yang cukup banyak.
[50 energi mental digunakan.]
Ao Ming memuntahkan seteguk darah segar, dia tidak percaya satu tendang langsung mengocok organ dalamnya.
Saat belum menstabilkan pijakannya, Ao Ming terbelalak karena Ye Xuan sudah berdiri di depannya.
Ayunan pedangnya seperti sebuah nuklir yang akan membunuh siapa saja. Namun sebelum Ao Ming menerima serangannya, Ye Xuan berhenti dan melompat mundur.
"Seperti biasa, kau selalu ikut campur Jiang Chen!" kata Ye Xuan yang hampir terkena jarum tipis.
Jiang Chen dan Wu Zetian muncul dari portal.
"Kau selalu muncul di tempat yang sangat aneh. Apa kau menghindariku?" tanya Jiang Chen dengan suara pelan.
"Sejujurnya melawanmu adalah sesuatu yang sangat rumit, musuhmu bukan aku tapi mereka juga."
Feng Xia, Han Meli, Wu Dong, Xia Chang, dan Pasukan mereka semua datang.
"Mereka hanya semut-semut yang tidak tahu tempatnya."
Gu Jin-Long dan Shi Wong menunjukkan dominasinya, mereka terbang dengan menginjak sebuah awan.
"Aku tahu, tapi karena sudah sampai seperti ini, ayo kita akhiri!"
Pasukan yang membela dunia sudah berkumpul, mereka sudah siap kehilangan nyawanya demi menyongsong masa depan dan orang-orang biasa.
Kemunculan Han Meli menandakan bahwa tugasnya sudah selesai, dia sudah tidak bisa menipu takdir dan membuat Jiang Chen semakin khawatir.
"Jadi wanita itu yang terus menutup pintu takdirmu, biarkan aku menyelesaikannya dulu!" kata Jiang Chen menggunakan sebuah teknik yang bernama santet.
Saat telapak tangannya mengarah pada Han Meli, tiba-tiba targetnya merasa panas dan akan mati dalam beberapa detik.
Namun sebelum Jiang Chen berhasil, Feng Xia memutus energi Jiang Chen dengan pedangnya. "Tidak secepat itu Bang*at!"
Han Meli terjatuh, dia pingsan karena tidak punya energi yang cukup untuk berdiri. Feng Hu muncul dan langsung membuka portal ke tempat yang jauh.
"Kau juga bisa menggunakan Batu Kosmik ternyata."
__ADS_1
Ye Xuan tertawa kecil. "Tentu saja, saat musuhku bisa pasti aku juga bisa."