Suami Pilihan Ayah

Suami Pilihan Ayah
Drama dimulai


__ADS_3

Dirumah..


...Sampainya dirumah, Adara langsung menyuruh Gevan untuk didalam kamar. Ia ingin memberitahukan kepada Anggita tentang apa yang terjadi sekarang....


"Sayang, kamu ke kamar dulu ya! Aku mau ke bawah dulu." Seru Adara.


"Tapi jangan lama lama yaa! Aku bosen sayang."


...Adara turun kebawah dan mencari keberadaan Anggita, ternyata Anggita sedang berada dibelakang rumah....


"Mam, Mama lagi apa?" Tanya Adara.


"Mama habis nyiram tanaman sayang."


"Ma, aku mau ngobrol sama mama bentar boleh?"


"Boleh sayang."


"Kita bicara dibelakang ya ma."


...Anggita mengikuti Adara ke belakang rumah, ia menceritakan semua yang telah dilakukan Tiffany....


"Apaa? Tiffany berbuat seperti itu?."


"Iya ma, aku bingung harus cerita sama siapa lagi. Aku benar benar gak tahu harus berbuat apa. disatu sisi Gevan masih perlu waktu untuk benar benar pulih. Apa Gevan perlu tahu masalah ini?" Tanya Adara.


"Jangan dulu Adara, mama takut terjadi sesuatu sama Gevan. Mama akan cari tahu kebenarannya, dan mama akan kasih tahu papa tentang semua ini."


"Aku takut ini akan mempengaruhi bisnis papa ma, apalagi kan papa orang yang berpengaruh."


"Itu gak akan terjadi Adara, kamu gak usah khawatir. Papa pasti bisa mengatasi semua ini." Ucap Anggita menenangkan Adara.


...Setelah itu, Adara kembali kekamar. Ia melihat Gevan yang sedang duduk di sofa sembari menonton acara balap motor di tv....


"Sayang.."


"Kamu habis dari mana sayang." Tanya Gevan.


"Aku habis ketemu mama, ngobrol sebentar."


"Gitu yaa, sini duduk." Gevan menepuk sofa disebelahnya.


...Adara duduk disebelah Gevan, lalu ia memeluk Gevan dan menonton acara bersama....


"Van, aku boleh tanya sesuatu?"


"Kenapa sayang."


"Apa saat di Surabaya, kamu dan Tiffany melakukan hubungan suami istri." Tanya Adara membuat Gevan merasa risih.


"Hmm, kenapa kamu tanya seperti itu Adara? Aku gak melakukan itu sama sekali. Hanya kita saling menikmati ciuman dan sentuhan, selebihnya nggak." Jelas Gevan membuat Adara cemburu.

__ADS_1


"Masa kamu gak melakukan hal itu, sementara kan kamu di dalam kamar hotel itu berduaan." Pancing Adara, meskipun ia cemburu tapi Adara harus menggali informasi.


"Sumpah sayang, aku gak melakukan itu. Emang ada niatan aku melakukan hal itu tapi aku langsung ingat kamu, makanya aku meninggalkan Tiffany sendirian di hotel itu." Ucap Gevan menekankan tidak ada yang terjadi setelah itu.


"Yaa, aku percaya sama kamu."


"Tapi apapun itu, aku memang tidak membela diri aku. Aku memang menkhianati kamu, tapi sekarang aku benar benar akan setia." Kata Gevan mengusap lembut pipi Adara.


"Makasih yaa, kamu udah mau berubah. Aku sayang kamu Van." Adara memeluk Gevan.


...Gevan mencium bibir Adara dengan lembut, kemudian mencium keningnya....


Ditempat lain..


...Brian mencari keberadaan Tiffany, ia ingin meminta berita itu di take down. Karena ini menyangkut martabat seorang Bimo Sumendra....


...Brian mendapat informasi jika Tiffany sedang berada di sebuah restoran. Kemudian Brian langsung menuju ke restoran tersebut....


"Tiffany.. Saya mau bicara sama kamu." Brian menarik tangan Tiffany.


"Apaan si. Lepas gak?"


"Kamu ikut saya sekarang." Brian menarik Tiffany sampai kemobilnya, tak lupa Brian menyimpan uang di meja untuk membayar makanan yang di pesan Tiffany.


...Tiffany dimasukan kedalam mobilnya, kemudian Brian membawanya jauh dari keramaian. Brian membawa Tiffany ke sebuah danau tak jauh dari sana....


"Brian lepasin gue." Teriak Tiffany.


"Gak mau, gue cuma butuh pengakuan Gevan sama anak yang lagi gue kandung saat ini." Ucap Tiffany membuat Brian tertegun.


"Anak.."


"Iya, gue hamil anak Gevan. Dia harus tanggung jawab sama anak ini."


"Lo hamil berapa Minggu?" Tanya Brian memastikan.


"Gue gak tahu, gue testpack positif." Kata Tiffany kemudian memberikan bukti testpack.


"Kalo gitu kenapa Lo gak Dateng kerumah Gevan minta pertanggungjawaban. Bukannya malah ngancam Adara sama posting di sosmed."


...Tiffany hanya terdiam, Tiffany memang hamil. Namun perlu dipertanyakan siapa ayah dari anak yang ia kandung....


"Sekarang Lo hapus postingan itu, dan gue akan bawa Lo ke keluarga Gevan." Ucap Brian.


"Oke, gue setuju."


"Yaudah hapus sekarang."


...Tiffany membuka hpnya dan akan menghapus postingan sosmednya. ...


"Awas kalo Lo bohong."

__ADS_1


"Gak, gue akan bawa Lo ke keluarga Gevan. Tapi Lo gak bisa ketemu sama dia sekarang, Gevan sekarang lagi masa pemulihan."


"Oke, deal." Tiffany mengulurkan tangannya. Namun tidak ditanggapi oleh Brian.


"Sekarang Lo turun."


"Enak aja, anterin gue dulu."


"Gue gak Sudi mobil gue ditumpangi cewek kayak Lo." Ejek Gevan.


"Sialan." Gerutu Tiffany.


...Mau tidak mau Tiffany akhirnya turun, kemudian Brian meninggalkannya sendirian di danau itu. Dan Tiffany akhirnya memesan taxi online untuk pulang....


...Diperjalanan Brian sedang berfikir keras dengan apa yang ia dengan dari mulut Tiffany, namun ia juga harus memberi tahukan masalah ini kepada Adara....


...Brian mengajak Adara untuk bertemu di taman dekat rumahnya....


Brian mengirimkan pesan..


"Adara, kita harus bertemu sekarang aku on the way ke taman Deket rumah Gevan."


...Adara melihat pesan itu, kemudian dia mencari alasan untuk bertemu dengan Brian tanpa Gevan curiga....


"Sayang, aku tinggal bentar gapapa?"


"Kamu mau kemana lagi? jangan lama lama ya." Kata Gevan.


"Iya sayang."


...Adara langsung menuju taman, disana sudah Ada Brian yang menunggunya....


"Ada apa Brian?"


"Adara, maaf tapi aku harus beritahu kamu sesuatu."


"Iya apa?"


"Tiffany cerita kalo dia hamil anak Gevan."


Jlebb, hatinya terasa tertusuk.


"Gak mungkin, Tiffany pasti berbohong. Dia sangat terobsesi sama Gevan, dia akan lakukan segala cara untuk bisa bersatu dengan Gevan."


"Dia memberikan bukti testpack positif Adara."


"Gevan bilang dia gak pernah berhubungan intim sama Tiffany, Brian. Gevan bilang dia hanya berciuman."


"Satu satunya cara adalah dengan tes DNA. Untuk membuktikan anak itu anak siapa. Tapi gue percaya kok, Gevan gak mungkin berbuat seperti ini saat sudah menikah. Buktinya sama Clara dia gak lagi berhubungan kan."


"Iya Brian."

__ADS_1


Adara benar benar merasa bingung, entah siapa yang harus ia percayai.


__ADS_2