Suamiku Anak SMA

Suamiku Anak SMA
Baikan


__ADS_3

"Bilang apa, aku nggak denger tuh!" ucap Ando dengan senyum dikulum. saat membalikan tubuh Nada agar berhadapan langsung dengannya.


Repleks Nada mencubit pelan lengannya.


"Eh, belum tentu di maafin lho ini, kok udah nyubit lagi aja!" protes Ando.


"Ish." mengerucutkan bibir.


"Tuh kan, malah jadi kamu yang marah.!" ucap Ando terkekeh.


"Abisnya kamu rese!"


"Mau di maafin nggak?" ucap Ando dengan tangan bersidakep.


"Mau."


" Kalau gitu ulangi lagi dong, bilang apa tadi.!" lanjut Ando.


"A-aku sayang kamu." Ucap Nada sembari menunduk malu. membuat Ando tak lagi bisa menyembunyikan perasaan bahagianya.


"Sayang doang, cintanya nggak?" lanjut Ando dengan raut sedih yang dibuat-buat.


"Cintanya baru 10% sisanya nyicil."Ucap Nada.


"Dih, pake acara dicicil segala, kamu fikir kereditan apa!" ucapnya terkekeh sembari mencubit ujung hidung Nada.


"Nggak mau yaudah," ujar Nada dengan wajah ditekuk.

__ADS_1


"Eh siapa bilang nggak mau,! Nggak papa deh 10%, kali aja besok-besok bertambah iya nggak yang?" ucapnya sembari menarik Nada kedalam pelukannya, menghirup dalam-dalam Aroma tubuh Nada yang sudah menjadi candunya.


"Jadi kita udah baikkan?" ujar Nada mendongak menatap wajah Ando, karna tubuh Ando memang lebih tinggi darinya.


"Ehmm,!" Ando seperti sedang menimbang-nimbang ucapan Nada. "Bisa aja sih, tapi ada syaratnya." lanjut Ando.


"Apa? Kok ada syaratnya segala!" ucap Nada dengan kening berkerut.


"Kamu harus nurut apa kata suami!"


Nada terdiam sesaat, Namun detik kemudian mengangguk patuh, "Siap boss!"


"Lho, kok boss, suami donk sayang." sembari Mencubit ujung hidung Nada, Yang merupakan hobi baru Ando sekarang ini.


"Iya suami kecilku, suami sma ku." memeluk kembali tubuh Ando.


"Ish!" memukul pelan dadanya, yang seketika membuat Ando tergelak.


Dan detik kemudian, mengangkat tubuh istrinya menuju tempat tidur, meletakannya secara perlahan dan penuh kehati-hatian, seolah istrinya adalah benda yang rapuh dan mudah pecah.


Ando memandangnya dengan kehangatan dan penuh cinta, seluruh beban berat yang menghimpitnya kemarin seolah hilang terangkat tak bersisa.


Kini keduanya kembali menyatukan diri, melewati malam yang panjang bersama, menikmati indahnya cinta yang kian menggebu bergelora.


..............


"Yang!" Ando kembali memeluk istrinya dari belakang, menyenderkan kepala dibahu istrinya.

__ADS_1


"Udah sana berangkat, entar telat lho sekolahnya!" Ucap Nada sembari melepas pelukan Ando yang melekat kuat ditubuhnya.


"bentar lagi, pengennya sih gini terus sama kamu yang, masih kangen." bisiknya ditelinga Nada, tanpa berniat melepaskan pelukannya, meski Nada berulang kali mencoba melepasnya.


"Jangan gitu dong, katanya mau sukses di usia muda, mau bahagiain istri. kalau sekolahnya aja males-malesan gimana mau sukses!"


"Iya deh iya, aku berangkat dulu kalau gitu, tapi inget ya, nggak boleh pergi-pergian tanpa seizin suami." ucapnya sembari mencium kening istrinya.


"Iya,!" tangannya terulur meraih dan mencium tangan Ando, membuat Ando tersenyum sembari mengusap puncak kepala Nada.


"Aku berangkat ya yang!" meraih dan mencangklong tas sekolah miliknya lalu berjalan kearah luar, yang diikuti oleh Nada.


"Hati-hati." Ucap Nada sembari melambaikan tangannya, saat motor yang ditumpangi Ando mulai melaju meninggalkan pekarangan Rumah.


Drrrtt..Drrtt..


Berulang kali Handphone Nada bergetar diatas Nakas, menampilkan panggilan dari nomor seseorang yang tidak dikenal.


Berulang kali juga Nada tidak menghiraukannya.


Namun karena kesal pada si penelpon yang tak kunjung berhenti, dengan Ragu Akhirnya Nada mengangkat telpon tersebut.


"Hallo, dengan siapa?"


"*Ini a*ku riko Nad, kangen! pengen ketemu bisa?"


"Nggak bisa, dan aku minta tolong dengan sangat, kamu jangan pernah ganggu hidup aku lagi, Aku udah nikah riko, aku nggak mau bikin suami aku salah paham lagi. hanya karena kehadiran seseorang dari masalalu."

__ADS_1


Ucapnya, langsung mematikan sambungan telpon sepihak, tanpa menunggu persetujuan Riko, dan sesegera mungkin memblokir nomornya.


__ADS_2