Suamiku Selingkuh Dariku

Suamiku Selingkuh Dariku
ayam kesayangan


__ADS_3

"Ayah dimana, Bu?" tanya Nisa untuk mengalihkan pembicaraan mereka,


"Itu!" ujar ibu memajukan Mulutnya,


"Ayah kamu ada di belakang rumah, ngurusin Ayam-ayam jagonya, Semenjak dia pensiun dia punya kesibukan baru, ngurusin Ayam-ayam jagonya itu," ujar Ibu kesal


Ker.....Ker...Ker....Ker, tiba-tiba terdengar suara Pak Amir Ayah Nisa , yang sedang memanggil-manggil ayamnya


"Semenjak Haifa di sini kadang sampai lupa sama cucunya, itu bikin ibu marah!" gumam ibu Ana


"Sudah! ibu jangan marah-marah entar cepat tua, walaupun sebenarnya ibu memang sudah tua! hehehe" ledek nisa dengan suara sedikit berbisik


"Kamu ini!", ujar ibu Ana sambil mencoletkan tepung di wajah Nisa.


"Hehehe, tapi benarkan Bu?"ujar nisa yang sambil cengengesan


Lebih baik Ayah ngurusin Ayam, dari pada ngurusin perempuan, ledek Nisa lagi.


"Hus!, Kamu ini!" balas ibu dengan mata melotot,


"Lagian Ayah kamu juga sudah tua, mana ada wanita yang ingin sama Ayah kamu!"

__ADS_1


"Iya, siapa tahu saja!" ledek nisa lagi


"Ibu pasti tidak pernah lihat ya? ada kakek-kakek yang nikah sama anak gadis? hahaha nisa tertawa lepas, membayangkan yang bukan-bukan."


"Kamu itu ya! khayalannya, hem, entar ibu bilangin sama Ayah kamu, baru tau rasa!" ancam ibu


"Nisa kan hanya bercanda, Bu? ujar nisa dengan manjanya,


"Jangan beri tahu Ayah ya Bu? entar ayah marah, jadi nggak mau lagi jagain Haifa" ujar Nisa dengan manja


"Iya, iya, Sudah! cepat bantu ibu, biar cepat selesai. "


*****


Nisa berbaring di antara kue -kue yang yang sudah jadi tadi, sambil merenggangkan otot- ototnya yang terasa penat, Nisa menggeliat seperti ulat , entah ulat apa? hingga baju yang dia pakai terkena sisa percikan tepung yang ada di lantai dan pakaiannya pun menjadi lusuh.


Ibunya hanya Menggeleng Kepala Melihat kelakuan putrinya,


baru saja bantu bikin kue tingkahnya sudah seperti itu, batin Ibu Ana.


Karena Nisa merasa bosan, Nisa mengambil ponselnya, membuka beberapa pesan yang ada di WhatsApp nya

__ADS_1


di depan ibunya Nisa memang terlihat bahagia saat ini, wajahnya terlihat seperti tanpa ada masalah sedikitpun dia tersenyum, tertawa lepas, seperti seseorang yang memang benar-benar bahagia, .


Sesaat memang Nisa lupa dengan masalahnya yang sekarang,tapi hatinya masih terasa membatin pada suaminya saat ini dia memang masih belum bisa melupakan kejadian kemaren, hatinya memang masih sedikit jengkel karena belum bisa mendapatkan solusi dari permasalahannya.


"Bu, seperti Nisa pulang dulu,"


ucap Nisa yang sedikit buru-buru, Sambil Membersihkan pakaiannya yang terkena tepung tadi, karena perasaan Njsa sekarang sedikit gelisah, dia ingin cepat-cepat pulang melihat apa saja yang di lakukan suaminya sekarang, pikirannya sudah kemana-mana.


"Kenapa buru-buru Nis? kamu sedang tidak ada kegiatan di Kantor bukan?"


tanya ibu Ana, karena terkadang Nisa selalu ada kegiatan waktu libur


"Tidak ada Bu!" balas Nisa singkat, Lalu buru-buru Nisa menemui putrinya yang sekarang sedang bermain bersama kakenya


"Kenapa Nisa kelihatan buru-buru? dan raut wajahnya sedikit berbeda, seperti ada sesuatu yang dia sembunyikan?" ujar Ibu Ana.


"Haifa, Ayo Pulang!" ajak Nisa cemas


"Kenapa Nis? buru-buru begitu?"


tanya Ayah Nisa pada Nisa, karena Melihat mimik Wajah Nisa yang sedikit berbeda

__ADS_1


Bukan kah tadi Nisa baik- baik saja, Saat berada di dapur bersama ibunya? batin pak Amir.


jangan lupa terus dukung saya ya,, tinggalin like and komentar nya juga, Terima kasih bagi yang masih mengikuti ceritanya🙏


__ADS_2