Suamiku Selingkuh Dariku

Suamiku Selingkuh Dariku
tidak jujur


__ADS_3

Hari ini Dimas terlihat sangat sibuk, sebab jadwal pak Robin yang begitu banyak, jadi ia harus mengantar pak Robin ke sana kemari, menemui beberapa Kliennya, sehingga membuatnya tidak bisa bertatap muka dengan Fira hari ini. Namun dia selalu berharap Fira akan mengirim pesan padanya, Dimas sedikit gengsi jika harus mengirim pesan terlebih dulu, terkecuali perasaan kangennya yang sudah tak terbendung lagi, maka dia akan mulai mengirim pesan terlebih dulu dengan alasan apapun.


Hari ini Dimas pulang lebih awal, dia tiba di rumah lebih dulu dari Nisa, karena selesai menemui Kliennya, pak Robin pun memintanya pulang.


"Dimas, Kamu pulang cari taksi aja ya, saya mau menemui pijet plus-plus saya" bicaranya yang sedikit menggoda Dimas, Namun Dimas sudah paham Pak Robin akan menemui siapa, tidak lain wanita selingkuhan pak Robin yang ke dua.


"Jika istri saya telpon kamu, bilang aja kalau saya lagi meeting. ujarnya lagi meminta Dimas untuk berbohong.


"Siap pak!" Balas Dimas dengan serius.


"Jangan kasih tau istri saya ya nanti," peringatan yang kedua kalinya.


"Oh, tenang aja pak, rahasia di tangan saya aman" gurau Dimas sehingga membuat pak Robin tertawa lepas.


"Ha. ha. ha." pekik pak Robin.

__ADS_1


......................


Pak robin menurunkan Dimas di sebuah Halte, beberapa menit setelah kepergian pak Robin taksi pun datang. Tidak begitu lama menempuh jalan pulang, Dimas pun tiba di rumah, tanpa mengganti seragamnya terlebih dulu Dimas pun langsung merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur, kakinya yang masih bergelantung dengan kedua tangannya yang dia bentangkan selebar mungkin.


Tiba-tiba Haifa masuk dan memanggil sembari berlari ke arahnya "Ayah ,Ayah udah pulang, Ko Ayah nggak awain Haifa es krim sih,?" bicaranya yang masih belum begitu jelas.


Dimas bangkit dan menatap putrinya.


"Ya sayang Nanti kita beli es krimnya sama mama yah. Haifa main dulu sana sama bu Atin. Ayah Capek ni." rayunya pada putrinya dengan suara yang lembut.


"Iya, iya sayang nanti kita naik odong-odong, sama beli es Krim yah," pangkas Dimas membuat putrinya terhenti melanjutkan keinginannya. "udah Haifa keluar dulu Ayah mau istirahat, Main sama Bu Atin aja yah" rayunya lagi, dan akhirnya Haifa pun keluar.


Lalu ia menghela napasnya dalam dan meraih ponselnya, melihat ponselnya yang masih belum ada pesan masuk dari Fira, merasa Lemas dan tak bergairah, ia pun memikirkan cara memulai obrolan dengan Fira.


"Aduh aku kirim pesan apa yah" merasa bingung.

__ADS_1


Fira di seberang sana juga memikirkan hal yang sama, dia menunggu pesan dari Dimas.


"Kenapa aku nggak Lihat mas Dimas ya hari ini, apa dia masih sakit? terus pesan aku tadi malam juga nggak dibales sama di, Hm...." muncul lah pemikiran licik Fira.


"aku pura-pura minta maaf aja kali yah?" dan akhirnya Fira pun mengirim pesan pada Dimas.


......................


Dimas yang sudah menunggu pesan Fira, tiba tiba saja mendapat ide akan berpura-pura menanyakan Pak Robin, namun pesan Fira masuk sebelum dia mengirim pesannya terlebih dulu.


Yang isinya: "Mas Dimas kamu udah baikan belum, sekali lagi aku minta maaf Ya udah buat kamu sakit"


Dengan rigas ia bangun dan membalas pesan tersebut.


"Iya, sekarang aku sudah sembuh, terima kasih yah, setelah minum obat yang kamu saran kan Aku udah baikan."

__ADS_1


__ADS_2