
...**********...
Nisa merasa sedikit bosan, tiba-tiba ia teringat kue kacang yang tadi sempat ibunya bekal kan padanya, lalu Nisa mengambil kue nya yang masih tertinggal di mobil.
Sambil Menunggu shalat magrib, Nisa bermaksud Menyalakan televisi. menonton beberapa Acara yang Sebenarnya tidak Begitu dia sukai.
...****************...
Sekarang sudah waktunya shalat magrib, Nisa bersiap-siap ingin shalat, Nisa menghampiri suaminya dan mengajaknya shalat,
"Mas! Kamu tidak shalat?"
tanya Nisa pada suaminya yang masih saja fokus pada Ponselnya,
Tapi Dimas tidak menghiraukan ajakan Nisa, Nisa hanya menggeleng kecil melihat kelakuan suaminya yang akhir-akhir ini hanya sibuk dengan ponselnya saja.
Siapa? wanita yang ada di ponsel kamu itu Mas, Sehingga membuat kamu seperti ini?Batin Nisa
Sikap Dimas memang sedikit dingin terhadap Nisa akhir-akhir ini. sehingga panggilan Nisa pun tidak pernah dia dengar.
Melihat tingkah suaminya seperti itu, Nisa merasa tak percaya, lalu pergi meninggalkannya.
......................
Selesai shalat Nisa bermaksud menjemput Haifa, karena sampai sekarang belum ada kabar dari ibunya.
__ADS_1
Nisa menghampiri Suaminya yang masih berbaring di sofa.
"Mas, Ayo kita jemput Haifa," ajak Nisa pada Suaminya yang masih saja asik dengan ponselnya,
"Mas! kamu itu dengar nggak sih?" tanya Nisa dengan Suara lembut dan menghampirinya
"Iya aku dengar! bukan kah ibu akan mengantarnya? tunggu saja nanti juga Mereka datang!", balas dimas dengan nada sedikit marah!
"Iya, aku tahu mas, tapi sampai sekarang mereka belum datang aku kuatir" ujar Nisa lirih,
"Karena ponsel Ibu dengan Ayah tidak bisa di hubungi gimana kalau kita Jemput saja!" ujar Nisa dengan nadanya sedikit manja sambil mengelus kaki Dimas suaminya,
Walaupun Nisa sedikit kesal melihat perlakuan suaminya, tapi Nisa mencoba menyikapinya dengan tenang seakan tidak ada apa-apa.
"Ya sudah, ayo!", ujar Dimas lalu beranjak pergi dari tempatnya.
Dimas mengganti bajunya lalu pergi menemui Nisa yang sudah menunggunya di mobil.
......................
"Mas, sepertinya kita tidak jadi pergi!" ujar Nisa dengan wajah cemberutnya,
"Ibu baru saja menelpon, Ibu bilang Haifa sudah tidur, karena kelelahan. tadi Ibu dengan Ayah membawanya pergi ke taman bermain, makanya tadi ibu tidak menjawab telpon aku." ujar Nisa menjelaskan pada suaminya.
"gimana jika kita pergi jalan-jalan, atau makan di luar?" ajak Nisa dengan antusias
__ADS_1
"Ya sudah, Ayo!" ujar dimas melajukan mobilnya,
"Kita makan saja Yah!" ajak dimas,
"Ya, Mas! Kita makan di cafe yang dulu kamu nembak aku, kamu ingat kan?" ujar Nisa sedikit meledek suaminya.
"Iya!" balas Dimas singkat
Di tengah perjalan
Nisa memperhatikan suaminya yang sedang menyetir, terlihat sekali wajah Dimas yang sedikit tidak fokus seperti ada sesuatu yang dia pikirkan,
Nisa melirik ponsel Dimas yang dia simpan atas dashboard sepertinya ada beberapa pesan Masuk,
Mungkin itu yang Membuat Mas dimas tidak fokus, batin Nisa
Nisa pun mengalihkan pandangannya, berpura-pura tidak tahu,
(Aku tahu mas, kamu pasti sudah tidak sabar ingin membalas pesan- pesan yang ada di ponsel mu itu, batin Nisa Kesal).
Melihat perilaku suaminya membuat Nisa sedikit bete, dengan wajah Nisa yang sedikit murung dan tidak nyaman,
Ini benar-benar menyebalkan batin Nisa.
......................
__ADS_1
jangan Lupa like And tinggalin Komentarnya ya, Terima kasih 💕 buat yang sudah Baca