Suamiku Selingkuh Dariku

Suamiku Selingkuh Dariku
drama bu atin


__ADS_3

Melihat Dimas yang sedang berpura-pura berolah raga, Membuat Nisa jadi cemberut


lalu meninggalkannya pergi.


Dia kembali masuk sambil berpikir,


"Kenapa juga buk Atin datang cepat? ", padahal memang sudah jamnya Bu Atin datang,


gagal deh, maki Nisa dalam hati, dengan raut wajah Cemberutnya.


Tidak mungkin juga aku masih terus melanjutkan kejar-kejaran dengan Mas Dimas sekarang. tidak enak juga di lihat sama Bu Atin, "jatuh deh martabat ke harmonisan gue", hem, gumam Nisa kecil, sambil memanyunkan bibirnya merasa geli dengan pemikirannya sendiri.


Huh, sudah lah setidaknya aku sudah lega, aku yakin Mas Dimas pasti mikirin perkataan aku tadi.Tapi biarin saja, biar tahu rasa! serapah Nisa.


................


~Tiba-tiba~


Muncul pertanyaan Bu Atin yang melihat Nisa sudah keluar dari kamarnya membawa tas bahunya, yang ingin berangkat bekerja.


"Putri Ibu ternyata belum pulang ya, Bu?" tanya Bu Atin basa basi


"Iya, Bu Atin",


Ibu belum mengantarnya, seperti nya dia betah di sana, banyak teman-teman nya,


jawab Nisa dengan senyum.


Syukur lah, biar kerjaan aku tidak banyak, batin Bu Atin merasa Gembira


"Saya berangkat dulu ya, Bu!"


pamit Nisa dengan Bu Atin,


"Iya Bu"

__ADS_1


balas Bu Atin dengan senyumnya


Melihat Dimas yang berada di halaman sedang bersih-bersih ,


Nisa memasang wajah cemberutnya, wajah yang di tekuk tanpa senyum.


"tumben bersih-bersih, biasanya juga tidak" , Gumam Nisa pelan.


Nisa melewati Dimas tanpa menyapanya.


Ingin berangkat ya? tanya Dimas datar


"Iya!" jawab Nisa singkat dan jelas!


Nisa memang sedang tidak ingin berbicara dengan Dimas sekarang, untuk melihat wajahnya saja Nisa tidak ingin


Waktu Nisa membuka pintu Mobilnya baru ingin melangkah kan satu kakinya, "Tiba-tiba",


"Hati-hati di jalan,"


mendengar perkataan Dimas, tiba-tiba Nisa terdiam lalu melirik ke arah Dimas dengan tatapan mata merasa tak percaya,


"Kenapa?"


tanya Dimas datar, dengan wajah yang merasa tidak berdosa,


sudah, sana berangkat! perintah dimas


Lalu Nisa pun melajukan mobilnya begitu saja


~Di tengah perjalanan~


"Awas kamu mas!", lihat saja nanti Jika sampai kepergok dengan ku, ujar Nisa geram


................

__ADS_1


Setelah tiba di kantor, Nisa bekerja seperti Biasa,


Nisa tidak punya banyak teman dekat di kantornya, Nisa hanya fokus dengan pekerjaannya saja, Lisa lah teman dekat Nisa, hanya saja tempat kerja Lisa, sedikit jauh dari Nisa.


 


"Di rumah ibu".


Ayah hari ini kita mengantar Haifa kerumahnya, kasian Nisa, pasti dia rindu sekali dengan putrinya, ujar Bu Ana bicara dengan suaminya, yang seperti biasa sedang mengurus ayamnya


"Iya!" ,


Terserah ibu saja, selesai ini ayah mandi ,lalu kita berangkat ke sana, balas pak Amir.


Lalu Ibu Ana mempersiapkan perlengkapan Haifa yang ingin di bawa,


setelah pak Amir selesai mandi, merekapun berangkat,


................


"Sesampai di rumah Nisa".


Nisa nya mungkin belum pulang yah,


kita tunggu saja ya, ujar Bu Ana bicara di depan pintu menunggu pembantu Nisa membuka pintu,


"Ting nong ting nong",


suara bel rumah Nisa di bunyikan,


Haduh siapa sih? ujar Bu Atin kesal karena sudah mengganggu istirahat nya, lalu Bu Atin buru-buru membukakan pintu dengan Gerutunya,


Ibu Nisa dengan suaminya tidak mungkin pulang jam segini, siapa sih? ganggu saja!


................

__ADS_1


Oh, Haifa sudah pulang ya sayang, Bu Atin itu kangen banget sama Haifa, ujar Bu Atin dengan penuh dramanya.


__ADS_2