Suamiku Selingkuh Dariku

Suamiku Selingkuh Dariku
kekasih pak robin


__ADS_3

................


Nisa terjaga, "Ya ampun aku ketiduran. Jam berapa sekarang?" ujar Nisa yang bergegas dari tempat tidurnya menghampiri Jam dinding yang berada di ruang tengah. Ternyata sudah menunjukan Pukul 20.00


Tiba-tiba di tengah kesadarannya Nisa teringat suaminya yang sampai sekarang belum pulang.


Entah kemana Mas Dimas? sering pulang telat akhir-akhir ini, batin Nisa


Apa dia sedang bersenang-senang dengan wanita yang tadi dia bawa? ujar Nisa yang membuatnya menghela napas panjang .


Nisa mulai berasa kesal dengan perilaku Dimas sekarang,


Nisa pergi ke kamar untuk mengambil ponselnya, bermaksud ingin menghubungi Dimas,


Tiba-tiba langkahnya terhenti ketika mendengar suara bel rumahnya berbunyi,


Mungkin itu Mas Dimas ujar Nisa yang buru-buru membuka pintu,


Nisa merasa tidak sabar untuk mengutarakan tanda tanya di kepalanya yang sejak tadi sore ia ingin tanyakan.


Setelah melihat


dan memandang wajah suaminya yang terlihat sangat lelah, Nisa mengurungkan Niatnya.


"Mungkin tidak sekarang, aku harus mencari waktu yang tepat batin Nisa".


Nisa menyambut Dimas dengan senyuman di wajahnya , lalu menggandengnya masuk menuju kamar.


Mas, Kamu sudah makan? tanya Nisa lembut sambil membantu suaminya melepas seragamnya.


"Sudah!"


tadi bersama pak robin jawab Dimas cetus.

__ADS_1


Oh, iya Mas, Haifa sudah pulang, tadi siang Ibu mengantarnya, ujar Nisa penuh semangat.


"Oh yah!",


jawab dimas datar, merasa tak perduli.


Setiap pulang kerja biasanya Dimas langsung mandi, Karena Dimas merasa sangat lelah hari ini dia hanya mengganti pakaiannya saja.


"Sudah!",


aku ingin istirahat ujar Dimas cetus lalu ia beranjak ke tempat tidur, dan membaringkan tubuhnya sambil mengotak atik ponselnya.


Gimana yah? Aku memulai pertanyaan ku? melihat mas dimas seperti itu saja, aku jadi ngeri,


batin Nisa,


"Mas!"


panggil Nisa lembut,


aku pijatin ya, ujar Nisa dengan meraih kaki Dimas,


Nah!, Gitu dong,


Jika suami pulang kerja itu, pijatin! Ujar Dimas dengan bacotnya.


Hem, Aku juga ada maunya kali mas pijatin kamu, ujar Nisa pelan menggerutu kan bibirnya, dengan memalingkan wajahnya


Karena merasa sudah sedikit tenang, dan raut wajah Dimas sudah mulai membaik, Nisa mulai dengan pertanyaannya


"Mas"!


panggil Nisa lembut.

__ADS_1


Tadi siang aku lihat kamu bawa perempuan,


siapa perempuan itu? tanya Nisa datar


Kamu lihat dimana? tanya dimas dengan wajah santainya. Dimas tidak merasa kaget dengan pertanyaan Nisa,


Aku melihat kamu di jalan tadi Mas, waktu aku ingin pulang, kita berpapasan saja Mas,


kamu tidak lihat? kamu pasti fokus sama wanita itu ya? siapa wanita itu? begitu banyak pertanyaan yang Nisa lontarkan dengan suara santainya.


Oh~ Wanita tadi itu pacarnya Pak Robin, Pak Robin suruh aku menjemputnya, jawab Dimas jujur dengan santainya,


"Pacar Pak Robin?"


ujar Nisa sedikit terkejut.


Tapi sepertinya Mas Dimas tidak berbohong ,


batin Nisa melirik mimik wajah Dimas karena menjawab pertanyaannya dengan santai,


Nisa hapal sekali wajah Dimas kalau sedang berbohong.


Oh yah? Terus gimana mas? tanya Nisa yang sedikit kepo, lalu Dimas pun menceritakan banyak hal tentang Pak Robin,


Nisa mendengarkan cerita suaminya tanpa ragu.


Di tengah cerita mereka, tiba-tiba terhenti ketika nada ponsel dimas berbunyi . tanda suara panggilan masuk.


Dimas memandang ponselnya lalu mengabaikannya.


"Haduh",


kenapa juga aku lupa tadi me Silent kan nada ponsel ku batin Dimas yang mulai merubah raut wajahnya.

__ADS_1


"Siapa Mas?"


__ADS_2