
"Mas! "kamu sudah mau berangkat?" tanya Nisa pada suaminya yang ingin meninggalkan meja.
"Iya! Ayo segera habiskan sarapannya, Aku buru-buru,"perintah Dimas
Setelah Nisa menghabiskan sarapannya mereka pun pergi.
"Bu Atin, Kami pergi dulu, Yah?" pamit Nisa lembut pada Bu Atin.
"Ya Bu" balas Bu Atin menganggukkan kepalanya.
"Hati-hati ya Bu!"
ujar Bu Atin pula lalu menutup gerbangnya.
Dimas pun melajukan mobilnya dengan sedikit kecepatan, karena dia sangat buru-buru.
.............
~Di tengah perjalanan~
Mereka yang tidak berbicara apa-apa, sedangkan Nisa hanya fokus melihat sekeliling, dari dalam kaca mobil. dan Dimas yang hanya fokus pada setirnya.
"Mobilnya kamu saja yang bawa!" ujar Dimas yang tiba-tiba menghentikan keheningan mereka.
"Sepertinya aku nggak bisa jemput kamu nanti!
"Oke mas!" ujar Nisa semangat mengacungkan jempolnya,
Tidak berapa lama mereka pun sampai di rumah Pak Robin.
"Hati-hati ya sayang"~ gombal Nisa pada suaminya yang hendak keluar, sambil mengelus lembut pipi Dimas.
"Iya, Kamu juga hati-hati" ujar Dimas mengerut keningnya.
Lalu Nisa melajukan mobilnya
..................
~Di kantor Nisa ~
kejadian tadi membuat Nisa merasa sangat bahagia, Nisa masuk ke ruang kerjanya dengan wajah yang berseri-seri seperti orang yang baru dapat hoki saja.
__ADS_1
Salah satu teman Nisa yang bernama Lili yang berada sedikit jauh dari tempat duduk Nisa,
yang tidak biasa melihat Nisa dengan wajah yang seperti itu, membuatnya ingin tahu
"kamu kenapa, Nis?"
tanya Lili melirik Nisa di sebelahnya, dengan mimik wajah bingung.
"Tidak apa-apa," balas Nisa semangat!
baru saja Nisa duduk di kursinya, tiba-tiba saja, suara seorang laki-laki memanggil dari kejauhan.
"Nisa! kamu di panggil ibu keruangan."
"Oke!"
balas Nisa semangat!!
................
"pagi Bu?"
ujar Nisa menyapa atasannya Ibu Evi
balas Bu Evi
"Apa ibu memanggil, Saya?" tanya Nisa sopan
"Iya, silahkan duduk!" ul
ujar Bu Evi yang sedang membaca-baca buku yang ada di lemarinya.
"Minggu depan kamu ikut saya keluar kota, Oke! " ajak Bu Evi,
"Tapi bu?"
rengek Nisa
"Sudah! Tidak apa-apa, kamu hanya mendampingi saya saja." potong Bu Evi
Bu Evi memang sedikit dekat dengan Nisa tidak hanya dekat saja, terkadang Bu Evi sering curhat permasalahan rumah tangganya, Nisa pun menjadi pendengar yang baik bagi Bu evi, Nisa juga memberikan sedikit saran, walaupun usia Nisa lebih muda, tapi setiap saran Nisa selalu di dengar Ibu Evi.
__ADS_1
walaupun begitu Nisa juga masih sedikit segan pada Bu' Evi, karena jika di kantor Bu Evi seperti atasan-atasan yang lainnya tegas dan berwibawa.
"Ya sudah itu saja!" ujar Bu evi
"Iya Bu,"
Nisa pun pergi keluar, dan melanjutkan pekerjaannya.
....................
~Di kantor Dimas~
Setelah Dimas mengantar Pak Robin menemui Klien nya, Dimas pun mengantar Pak Robin ke kantor, karena ada beberapa jadwal meeting yang harus di hadiri Pak Robin hari ini,
~di tengah perjalanan mereka ~
"Dimas!"
ujar Pak robin yang sambil menepuk bahu Dimas,
"saya akan ada beberapa jadwal Meeting hari ini, jika kamu ingin pergi keluar atau ada keperluan lain kamu bisa tinggalkan saya, nanti setelah saya selesai atau perlu kamu, saya akan suruh Sekretaris saya Anita untuk menghubungi kamu, Oke!"
ujar pak robin semangat
"Siap Pak! " gurau Dimas sambil menghormat ke arah Pak Robin dengan menghentakkan kakinya.
"Kamu ini?"
balas Pak Robin mengkerut keningnya dan senyum di wajahnya.
"Ya sudah saya masuk dulu," ujar pak robin menuju ruangannya.
Dimas pun meninggalkan Pak Robin,dan menemui Anita Sekretarisnya Pak Robin.
"Pagi Mas!"
Sapa Nita dengan senyumnya ,
"Hem,"
dimas hanya membalas dengan senyumnya pula.
__ADS_1
Selama menunggu Pak Robin Meeting, Dimas berbincang dengan Anita.