Suamiku Selingkuh Dariku

Suamiku Selingkuh Dariku
bu atin


__ADS_3

Nisa sangat berantusias ingin menyelidiki suaminya.


"Pokonya aku harus tahu sudah sejauh mana hubungan mereka?" gumam Nisa pelan dan mulai merencanakan sesuatu.


"Setidaknya sekarang aku sudah sedikit lega," lanjutnya lagi sambil menghela napas.


Sekarang pemikiran yang ada di kepalanya kini berangsur hilang, dadanya Nisa yang terasa sesak, kini sudah tidak berasa lagi,


"Akhirnya aku bisa tidur juga" ujar Nisa sambil menggeliatkan badannya.


Nisa pun tidur dengan nyenyak tanpa ada yang mengganjal di pikirannya, sekarang perasaanya sedikit lebih baik dari sebelumnya.


...****************...


Keesokan paginya, Nisa bangun dan seperti biasa Nisa membuatkan sarapan suaminya, karena pagi ini mereka sama-sama kembali bekerja,


Selesai membuat sarapan, Nisa menunggu suaminya di meja makan. Dengan pakaiannya yang sudah rapi,


"Mas!, Ayo sarapan" Ajak Nisa pada suaminya yang keluar dari kamar, dengan seragam yang juga sudah rapi.

__ADS_1


Nisa pun memberikan tempat duduk dan mempersilahkan suaminya, ( seperti pasangan kekasih yang melakukan Aksi romantisnya, Makan di sebuah Kafe yang hanya mereka berdua).


"Silahkan!", ujar Nisa merenggangkan kursinya dengan senyum terpaksa di wajahnya,


(Seharusnya Si pria yang melakukan hal seperti itu, namun malah sebaliknya).


Dimas duduk dengan perasaan sedikit bingung melihat tingkah Nisa,


Lalu dimas pun menyantap makanan yang sudah tersedia di piringnya, Dimas tidak berkata apa-apa hanya saja dia terpikir tentang pertanyaan Nisa tadi malam itu membuatnya sedikit dilema.


Kenapa Nisa bertanya seperti itu tadi malam? apa sekarang dia curiga? Huh..Membuat Dimas menghela napas dalam,


Di sisi lain Nisa juga punya pikiran yang sama, melihat wajah suaminya yang penuh tanda tanya,


Aku tahu Mas, Kamu mikirin apa? pasti mikirin pertanyaan aku tadi malam kan? batin nisa,


Hem, Rasain kamu mas! ujar Nisa sambil menyunggingkan bibirnya dengan pikiran liciknya.


"Ting nong ,Ting nong" Tiba-tiba saja suara bel rumah Nisa berbunyi, "Siapa ya? jangan-jangan ibu" ujar Nisa lalu pergi membukakan pintu,

__ADS_1


Eh rupanya Bu Atin, gumam Nisa dalam hati


"Masuk Bu Atin " ujar Nisa sopan mempersilahkan Bu Atin masuk,


Memang terlihat sekali di depan Bu Atin Nisa seperti ibu-ibu yang sewajarnya, tingkah kekanakan dan cengengesannya tidak terlihat, sehingga membuat Bu Atin sedikit segan pada Nisa,


Bu Atin adalah pembantu Nisa sekaligus pengasuh putrinya, Bu Atin bekerja hanya di Waktu Nisa bekerja saja, Nisa memberikan kesempatan libur untuk Bu Atin, Supaya Bu Atin bisa berkumpul dengan keluarganya, Terkecuali jika Nisa ada keperluan mendesak atau ketika ada acara di rumahnya, Nisa mengajak Bu Atin tinggal di rumah untuk membantunya, Bu atin pun dengan senang hati.


......................


"Putrinya masih tidur Bu?" tanya Buk atin pada Nisa yang hendak melanjutkan makannya yang tadi belum selesai.


"Oh iya, Saya lupa memberi tahu Bu atin kalau Haifa sekarang masih di tempat neneknya dari kemaren, jadi Bu atin tidak usah bekerja hari ini". ucap Nisa sopan pada Bu Atin, Mungkin hari ini ibu akan mengantarnya, lanjut Nisa lagi


"Tidak apa-apa Bu!" sahut Bu Atin


Nisa hanya membalasnya dengan senyum lalu meninggalkan Bu Atin,


Bu Atin pun pergi melanjutkan pekerjaannya .

__ADS_1


__ADS_2