Suamiku Selingkuh Dariku

Suamiku Selingkuh Dariku
akhir dari sebuah cerita


__ADS_3

"Mana Hp yang kamu beli kemarin?" pinta Dimas ketus.


Nisa menyerahkannya tanpa ragu


Dimas hanya melihat rupa ponselnya, dia mencoba memutar ponsel ke depan dan kebelakang, seperti seseorang yang baru saja membeli ponsel baru di konter, tanpa ingin tahu isi ponselnya .


Setelah itu dia pun menyerahkannya kembali, dan pergi begitu saja.


Nisa hanya bisa tersenyum sinis melihat kepergian suaminya, ketidakperdulian Dimas membuat Nisa menyadari bahwa kehidupan berumah tangga tidak seperti Drama Korea.


"Huh......" Nisa menghela napasnya dalam lalu menyudahi khayalan tingkat tingginya.


Setelah beberapa saat menunggu kedatangan bu Atin Nisa pun pergi ke kantor dan melakukan aktivitas nya seperti biasa.


......................


Hari-hari dia lalui dengan perasaan hancur, hatinya terasa perih, sakit luar biasa, bagaimana tidak, mengetahui tentang hubungan suaminya dengan wanita lain, Namun ia masih saja tetap diam, dan tidak melakukan apa-apa.


Nisa hanya terus sabar dengan perasaan itu,

__ADS_1


Bahkan hanya tanya di benaknya "Dosa apa yang sudah dia perbuat di masa lalu, sehingga Tuhan memberi ujian begitu besar padanya?".


" Ya Allah jika aku punya dosa di masa lalu, dan ini adalah penebusan dari atas dosa-dosa ku, Aku mohon kuatkan lah hati ku" do'a Nisa dalam hati.


...****************...


Sudah beberapa bulan lamanya setelah kejadian itu, Nisa sudah mulai tidak begitu sering berkomunikasi dengan Diraz melalui ponsel ataupun secara langsung. Baginya cepat atau lambat hubungannya dengan Diraz pasti akan terbongkar jika sekarang tidak ia akhiri.


Mencoba menerima semua yang sudah terjadi, itu lah yang bisa Nisa lakukan sekarang.


Nisa pun mulai mencoba tidak memikirkan Hal- Hal yang membuatnya merasa tertekan. Sudah cukup rasanya terpuruk dalam satu masalah itu, dia mau kembali hidup tenang seperti orang-orang kebanyakan.


Kini Nisa kembali dengan pola pikir yang baru, "Biarpun tidak merasakan cinta seperti apa yang dia inginkan dari suaminya biarlah dia yang akan memberikan cinta dan kasih sayang pada suaminya. dia yakin Allah akan membalas dengan caranya sendiri.


Nisa pun fokus mengurus Haifa dan menyibukkan dirinya dengan hal-hal yang positif seperti mengunjungi kedua orang tuanya, Serta berkumpul dengan teman-teman terdekatnya, bahkan terkadang menghadiri pengajian yang tidak jauh dari rumahnya.


Begitulah keseharian Nisa yang sekarang mencoba untuk menerima semua takdir yang sudah Allah berikan padanya.


Menerima kenyataan bahwa di hati suaminya ada wanita lain selain dirinya, itu memang sangat menyakitkan, tapi apa mungkin Nisa harus terus-terusan memikirkan tentang hal itu??? Tidak!!!! tidak akan ada kebahagian jika terus terpuruk dalam satu permasalahan itu.

__ADS_1


Jika mungkin perpisahan adalah jalan satu-satunya agar tidak sakit hati??? itu juga tidak benar, selama kita selalu berada di jalan yang benar insya Allah tidak ada yang tidak mungkin, Allah pasti akan selalu memberi jalan untuk kita, Untuk orang-orang yang sabar dan selalu berserah kepadanya.


Jangan pernah berpikir jika lari dari apa yang sudah Allah berikan itu akan menyelesaikan masalah dalam hidup kita, Masalah itu pasti terus ada, selama kita hidup.


Hanya saja bagaimana cara kita menyelesaikan sebuah masalah yang datang pada kita, Lari bukan jalan satu-satunya untuk hilang dari masalah.


Sekarang cobalah mengubah pola pikir kita, Mungkin itulah jalan satu-satunya untuk keluar dari masalah. Selama kita selalu berada di jalan yang benar insya Allah, Allah akan selalu berada di samping kita.


Tidak ada masalah yang besar dalam hidup kita, jika kita menyerahkan pada yang lebih besar yaitu Allah SWT.


Jangan pernah lari dari ujian, dengan melakukan hal-hal yang di benci Allah, hindari dan jauhi larangannya maka Allah akan memberikan cintanya, dengan caranya sendiri.


Terkadang kita di uji dengan satu ujian, yang membuat kita terpuruk dengan ujian itu. Sehingga tanpa kita sadari membuat kita melakukan Hal- hal yang menjerumuskan kita ke dalam lubang yang lebih dalam, permasalahan demi permasalahan terus datang menghampiri kita karena kesalahan yang sudah kita buat.


Kita hanya perlu sedikit sabar menghadapi ujian yang ada di hadapan kita, Masih banyak Nikmat lain yang menguatkan kita untuk menjadi sabar.


Percayalah sabar akan mendapatkan balasan indah pada akhirnya.


Semoga kita menjadi orang bijak dalam menghadapi masalah, dan selalu dalam lindungan Allah SWT.

__ADS_1


Ingatlah bahwa kita akan mati, jangan terlalu mencintai ciptaan Allah terlalu berlebihan, Allah tidak suka itu.


~The end~~


__ADS_2