Suamiku Selingkuh Dariku

Suamiku Selingkuh Dariku
Foto


__ADS_3

Dimas pergi entah kemana setelah perkataan yang seharusnya tidak ia lontarkan pada Nisa.


......................


Ke esok Kan paginya,


Nisa bangun dari tidurnya, sembari mengingat kejadiannya tadi malam, ia tidak menyadari kapan ia mulai tertidur pulas, tangisnya tadi malam membuat matanya terasa sembab, melihat sosok Dimas yang tidak berada di sampingnya ia pun bergegas keluar dan memeriksa setiap kamar rumahnya berharap ia akan menemukan sosok suaminya, Namun apa yang ia harapkan ternyata sia-sia. Nisa yang hanya bisa menghela napasnya dalam dengan Asumsinya yang berlebihan.


"Di mana mas Dimas tidur? jangan-jangan ke rumah perempuan itu" asumsi Nisa dalam hati yang membuatnya menghela napas dalam.


"Apa semua ini karena kesalahan ku, karena sudah terlalu posesif dengan mas Dimas, ya tuhan ampuni aku, aku nggak boleh seperti ini, aku nggak boleh terlalu mengekang mas Dimas, bagaimana jika sebenarnya dia tidak melalukan apa yang ada di pikiran ku?"batin Nisa


"Mungkin Mas Dimas cuma emosi aja, makannya mengeluarkan kata-kata yang nggak benar," gumam Nisa positif.


Setelah menyelesaikan pekerjaan rumahnya, tidak berapa lama Dimas pulang ke rumah dengan sangat lelah dan wajahnya yang sedikit kusam.

__ADS_1


Nisa memandang Dimas dengan asumsinya


"kenapa mas Dimas? apa dia sudah menghabiskan malamnya bersama wanita itu?jangan-jangan mereka sudah melakukan Wik Wik " aaaah.....tidaaaaak....... teriak Nisa dalam hati.


setelah mandi dan membersihkan tubuhnya Dimas kembali ke kamar dan membaringkan tubuhnya. melihat Dimas yang terlihat lelah Nisa mengurungkan Niatnya untuk bertanya, walaupun dia sangat ingin.


Nisa menghabiskan waktu bersama putrinya hari ini, karena hari ini hari libur mereka bekerja.


......................


"Bagaimanapun aku harus menanyakannya sama mas Dimas"


gumam Nisa sembari menahan rasa sakit hati dan kecewa ia rasakan saat ini.


Dimas yang terlihat sedang termenung di ruang tamu. Nisa pun menghampirinya

__ADS_1


"Mas aku udah nggak Marah lagi, kamu jangan marah lagi dong, aku minta maaf yah? ujar Nisa lembut, kata maaf yang sebenarnya tidak ingin ia ucapakan, hatinya yang masih terasa sakit karena ucapan Dimas tadi malam, namun ia terpaksa mengucapkan maaf terlebih dulu karena tidak tega melihat wajah suaminya yang terlihat murung,


Namun Dimas tetap saja Diam, ia tidak menggubris kata maaf dari Nisa. tetapi Nisa tidak berputus asa.


"Oh ya mas aku mau tanya, tentang wanita itu, tapi kamu jangan Marah yah?" ujar Nisa dengan suara manjanya dengan kepala tertunduk sembari mengepal-ngepal kedua tangannya, ia berada tepat di samping Dimas. tersimpan rasa sakit hati saat itu, Bagaimana mungkin ia menanyakan tentang wanita itu dengan santainya.


"Mas orangnya seperti apa sih coba aku lihat. pinta Nisa merayu, sembari dengan tingkah manjanya


"ah....sudah lah orangnya itu biasa aja" ujar Dimas menepis Nisa yang hendak meraih ponselnya secara perlahan.


Dimas terlihat naif di depan Nisa,


padahal dia sangat bahagia sekali, karena Nisa yang terlihat santai dan tidak Marah,


"Ayo lah mas cerita dong"

__ADS_1


Dimas yang terlihat sedang mengotak atik ponselnya. "Iya, ini fotonya" ujar Dimas menyerahkan ponselnya ke arah Nisa dengan santainya, terlihat wajah bahagianya saat itu, wajahnya yang terlihat kusut dan murung kini hilang sirna. foto wanita yang terlihat jelas terpampang di ponselnya.


__ADS_2