Suamiku Selingkuh Dariku

Suamiku Selingkuh Dariku
fira


__ADS_3

Melihat mimik wajah Bu Atin yang sepertinya tidak ingin berterus terang alasannya kenapa? Nisa pun hanya bisa mengangguk kecil,


"Saya masuk dulu Bu", ujar Bu Atin sopan ingin melanjutkan kerjaannya.


Nisa membalasnya dengan senyum dan anggukan saja.


................


Setelah Bu Atin masuk.


Dimas keluar membawa sepatu kerjanya yang berwarna hitam pekat, dan satu buah semir sepatu,


Melihat Nisa yang masih saja diam, Dimas mencoba menggodanya dengan sebuah lagu. Dengan suaranya yang pas-pasan ,


Semir~ Semir~ Sendiri, Makan~Makan~Sendiri , bla,bla,bla,


Suara yang pas-pasan itu membuat Nisa sedikit terusik(Karena Nisa memang sedang kesal).


"Suara begitu saja di buat nyanyi, Seperti suara Ayam betina yang ingin bertelur." Gumam Nisa sambil tertawa kecil, hik hik


"Ehem, Ehem",


Tiba-tiba Dimas yang mencoba mengeluarkan sesuatu yang sebenarnya tidak ada di tenggorokannya. Sambil sesekali melirik ke arah Nisa,


.


" Ehem, Ehem", ujar Dimas lagi. Tetapi Nisa tetap saja acuh dan tidak perduli,


"Aku pergi dulu!"

__ADS_1


pamit Dimas datar pada Nisa,


"Iya"


balasnya singkat tanpa menoleh Dimas.


......................


Setelah kepergian Dimas, Nisa pun menghela napas panjang,


"Hah! ternyata capek juga, bersikap seperti ini", ujar Nisa yang mencoba membenarkan wajahnya yang terasa kaku, ia mencoba menggerakkan dan memanyunkan bibirnya serta wajahnya ke sana kemari. Karena sejak tadi malam hingga sekarang, Nisa yang terlihat Cemberut di hadapan Dimas. Membuat otot-otot pipinya sedikit tegang.


......................


Nisa yang terlihat kesal meluapkan amarahnya pada selang air yang sedang ia pegang. Selang tersebut mejadi sasaran empuknya, ia melemparkan selang tersebut ke tembok dengan sangat keras.! Sehingga percikan airnya kemana-mana, Mengenai Bu Atin yang tengah berdiri di teras depan.


Bu Atin pun menjadi kaget, Sambil mengusap wajahnya terkena percikan air tersebut.


"Bu Atin" sontak Nisa terkejut


pipinya merona manahan rasa malu


Haduh~, Ni orang tua, ngapain juga keluar segala, gerutu nisa dalam hatinya,


Nisa masuk menahan malu, tanpa sepatah kata. Bu Atin yang terlihat menggeleng kecil, melihat tingkah Nisa,


"Itu orang tua sejak kapan ada di situ?jangan-jangan sejak tadi dia sudah perhatikan aku? Jatuh deh Wibawa Gua" guyon Nisa, sambil tertawa kecil, hik hik


......................

__ADS_1


Dimas yang merasa sedikit tidak fokus saat mengendarai mobilnya. Karena kejadian tadi malam membuatnya sedikit berpikir


"Bisa-bisanya Nisa merebut ponsel ku, padahal chating aku tadi malam dengan Fira belum sempat terhapus, pasti Nisa sudah membaca semuanya," gumam Dimas yang membuatnya sedikit memijat kening.


...----------------...


"Hah! sudah lah!" ujar Dimas mencoba mengakhiri pemikirannya,


Sesampai di rumah Pak Robin, Dimas menjemput pak robin dan mengantarnya ke Kantor. Selama menunggu pak Robin, Dimas menunggu di ruang Anita sekertaris nya Pak Robin,


"Mas, kamu kenapa?


Ko mukanya gitu? tidak Biasanya?


habis berantem yah?" gurau Anita dengan sedikit senyuman menggoda.


"Hah, Kamu ini bisa aja," balas Dimas dengan tingkah menggemaskannya, dengan postur tubuh yang tengah berdiri tegap sambil membenarkan rambutnya yang sebenarnya tidak berantakan.


"Aku lagi sedikit pusing" ujar Dimas yang duduk di sofa. Sambil menyentuh keningnya,


"Pusing kenapa mas?" tanya Anita lagi.


Berantem dengan istrinya, Yah? pangkas Anita tiba-tiba


"Lebih dari berantem," ucap Dimas dengan wajah lesu,


"Ha?" Anita terkejut membuka rahangnya,


"jika lebih dari berantem lalu apa?"

__ADS_1


jangan lupa tinggalin jejaknya ya guys, jejak 👣👣👈 😂✌


__ADS_2