Suamiku Selingkuh Dariku

Suamiku Selingkuh Dariku
Ibu rumpi


__ADS_3

Tiba di kantor, Nisa di sambut gerombolan para Ibu-ibu Rumpi, nggak cuma Ibu-ibu saja yang suka ngerumpi, yang masih Single pun juga pada ikut mendengarkan, Namun terkadang mereka hanya tertawa. Nisa langsung menduduki tempat duduknya, serta menghidupkan komputer dan mulai melakukan pekerjaannya, Melihat mereka yang asik ngobrol, Nisa hanya tersenyum kecil melihat tingkah mereka, Nisa orang yang sedikit tertutup, bahkan dia sangat jarang bergaul apalagi ngobrol dengan kawan sekitarnya, Hanya terkadang sesekali karena merasa tidak nyaman karena takut di bilang sombong.


"Hey Nis, sini dong gabung dulu, serius banget sih! entar aja kerjanya, Bu evi kan juga lagi keluar kota" ajak salah satu temannya dengan antusias.


Nisa yang hanya membalasnya dengan senyum, tetapi jarak mereka dengan Nisa memang tidak jauh, sehingga obrolan mereka masih jelas terdengar.


Kata si A: Eh, kamu gimana sih sama suami kamu, dia yang minta duluan atau kamu yang Minta duluan? tanya nya dengan sedikit berbisik, Namun Pendengaran Nisa sedikit tajam mendengar obrolan mereka. "Ya ampun, ternyata mereka ngobrolin itu Hm" batin Nisa lalu membuatnya nyengir sambil menggeleng kecil.


Jawab Si B: "Kalau aku sih jarang banget minta duluan, biasanya sih suami duluan" balasnya sedikit berbisik.


Kata Si C : "Ia aku juga sama, paling juga dia minta duluan, hik hik" tertawa kecil.

__ADS_1


Kata si A : "Terus kalian pernah nggak sih kepengen duluan.?


Jawab Si C: "Ya pernah lah, biasanya kalau aku lagi pengen, setelah selesai mandi, kan aku lagi pakai handuk tu, tapi nggak langsung pakai baju, biasanya aku duduk-duduk dulu di sebelahnya, hik hik hik" jelasnya merasa geli sembari menutup mulutnya.


Kata Si B : "Sama aku juga, aku itu biasanya pura-pura pakai Handbody dulu duduk di sebelahnya, sambil mengulur waktu biasanya aku nyalain TV terus pura-pura nonton gitu Hik Hik Hik" sahutnya lagi sambil tertawa kecil.


Yang lain pun ikutan menjawab, "Ya aku juga sama terkadang gitu," kata Si A dan Si C ikutan tertawa.


Mendengar rumpian ibu-ibu di sebelahnya, membuat Nisa tersenyum sendiri, "Ada-ada saja mereka, yang di obrolin masalah gitu, hm"


"Hey lihat tu Nisa senyum-senyum sendiri" ujar Si A, melihat Nisa yang tersenyum memandang komputer nya.

__ADS_1


Nisa yang hanya bisa tersenyum malu kepergok mendengarkan obrolan mereka. Mau gimana lagi Nisa tidak bisa mengelak menahan tawanya. sebab dia pun pernah melakukan hal yang sama, namun dengan cara yang berbeda. Terkadang suasana di tempat dia bekerja, membuatnya lupa akan masalah yang dia hadapi sekarang, Pikirannya kembali Fresh setelah mendengar obrolan ibu-ibu rumpi itu.


Mendengarkan obrolan ibu-ibu rumpi membuat Nisa terhibur, senyum tipis di wajahnya. dan sekarang dia tidak mau ambil pusing dengan masalahnya, Dia ingin menikmati pemikiran nya yang lagi fresh tanpa masalah.


......................


"Entah apa yang mas Dimas lakukan sekarang" batin Nisa yang mencoba mengingat masalahnya kembali. Namun hanya bisa menghela napasnya jika mengingat itu, rasanya tidak sanggup lagi baginya untuk berpikir. baginya sekarang bagaimana cara agar dia bisa berpikir tenang.


"Sepulang dari kantor aku mau nongkrong-nongkrong dulu deh di emperan, entar aku ajak Lisa" rencana Lisa dengan antusias.


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2