Suamiku Selingkuh Dariku

Suamiku Selingkuh Dariku
wanita mana mas!


__ADS_3

"Wanita mana? Kamu Bicara apa sih? Aku nggak suka yah! Kamu menyalahkan aku seperti itu" Ucap Dimas dengan suara keras!


"Oh.....Kamu lupa yah Mas.! Tempo hari saat aku mengambil ponsel mu?Aku sudah membaca semua pesan-pesan mu Mas!" ujar Nisa dengan yakinnya, posisi yang masih saja menyilang kedua tangannya. Dengan perasaan takut yang menyelimuti pikirannya pada saat itu. Karena jika apa yang ia duga itu salah, pasti Dimas akan kembali marah padanya. lagi pula pada saat ia membawa Ponselnya lari, ponsel Dimas sudah dengan keadaan terkunci. Dengan pola baru yang membuat Nisa tidak pernah mengetahui hubungan mereka. Dan sekarang ia berkata Se olah-olah tahu. Oleh sebab itu Nisa bingung harus berkata apa pada hari itu. Mungkin ini kesempatannya untuk mengungkapkan perasaan yang selama ini membuatnya bertanya, ia harap apa yang ia ucapkan itu benar. Dan Dimas akan berkata jujur.


"aku nggak nyangka ya mas kamu seperti itu" ujar Nisa lagi dengan ekspresi wajah tak percaya.


"Oh itu," Dimas yang tiba-tiba mengingat kejadian pada hari itu.


"A...aku nggak ada hubungan apa- apa dengan nya, kami hanya teman." jawab Dimas dengan gugup,


"Oh.. ternyata benar dugaan ku", aku harus tahu semuanya apa saja yang sudah mereka lakukan" batin nisa.

__ADS_1


"Teman seperti apa mas? sudah deh kamu nggak usah bohong lagi! Aku sudah melihat semuanya," ujar Nisa lagi dengan yakin.


"Kamu nggak perlu cari alasan lagi! cepat beri tahu siapa wanita itu!" pinta Nisa memaksa dengan penuh ekspresi ketus nya.


"hik hik...." Dimas yang hanya bisa tersenyum mendengar perkataan Nisa. Wajahnya yang tersipu dengan ekspresi wajah malu Dan tidak nyaman jika perbuatannya sudah diketahui Nisa. dengan ekspresi tertawa tapi sebenarnya ia tidak ingin tertawa. Membuat Nisa merasa yakin. jika sebenarnya Dimas sudah berselingkuh di belakangnya.


"Dia hanya karyawan kantor nya pak Robin. dia sering meminta bantuan ku masalah pak Robin, kami nggak ada hubungan apa-apa" ujar Dimas mencoba menjelaskan kebenarannya pada Nisa. yang membuat Nisa percaya.


"Ok! Jika benar kalian tidak ada apa-apa. Berikan ponsel mu!" pinta Nisa memaksa dengan menyodorkan tangannya dengan tatapan tajam.


"Nggak!" tolak Dimas yang tidak ingin menyerahkan ponselnya.

__ADS_1


"Oh berarti benar kan mas kamu itu ada hubungan dengan wanita itu?"


"Kami nggak ada hubungan apa-apa!"


pangkas Dimas yang masih saja dengan pendiriannya.


"Jika benar nggak ada apa sini berikan ponselmu! ujar Nisa memaksa merebutnya dari Dimas.


Dimas terus saja mempertahankan ponselnya saat Nisa merebutnya. ia mendorong Nisa dengan sangat keras sehingga membuat Nisa tersungkur di lantai. Nisa yang hanya bisa menahan rasa sakit pada anggota tubuhnya saat Dimas membuatnya tersungkur. Rasa sakit pada tubuhnya mungkin tidak seberapa. Tetapi rasa sakit hati yang terasa pedih, bagai tercabik setelah mengetahui perselingkuhan suaminya membuatnya tidak sanggup menahan air mata yang sudah terasa penuh di pelupuk matanya, dan mengalir begitu saja tanpa tangisan. Nisa menghapusnya dengan segera ia mencoba terlihat tegar di hadapan Dimas.


kasih poin yang banyak ya buat cerita aku, Saranghaeyo (♥‿♥) buat kalian semua yang sudah baca

__ADS_1


__ADS_2