Suamiku Selingkuh Dariku

Suamiku Selingkuh Dariku
romantis


__ADS_3

...****************...


Karena hari sudah sore, Nisa pun kembali ke rumah dengan sangat lelah.Hari ini begitu banyak pekerjaan yang ia kerjakan, Sesampai di rumah Nisa pun membaringkan tubuhnya dan ia pun tertidur.


Nisa tertidur hingga senja, dia terbangun melihat keadaan rumahnya masih sepi, Bu Atin pembantunya juga sudah pulang.


"Kenapa Bu Atin nggak membangunkan ku?" gumam Nisa


"Ternyata Mas Dimas juga belum pulang?


kemana yah Mas Dimas? " ujar nisa yang mulai berprasangka yang bukan-bukan.


Nisa mengambil ponselnya untuk menghubungi suaminya,


ternyata telponnya yang langsung terhubung.


"Mas kamu dimana?" tanya Nisa datar pada suaminya yang sepertinya sedang menyetir.


"Sebentar lagi aku pulang!" balasnya dan langsung memutuskan panggilannya


Nisa merasa kaget, melihat suaminya yang tiba-tiba memutus panggilannya.


"Hah malah di matiin?"


ujar Nisa mengkerut kening ,sambil memandang ponselnya, mungkin dia sedang bersama pak robin, pikir Nisa positif


Nisa pun tidak ingin ambil pusing, ia pergi untuk bersiap mengerjakan shalat,


Setelah selesai shalat, untuk menghilangkan kebosanannya Nisa menyalakan televisi, dan menonton beberapa film yang sebenarnya tidak begitu ia sukai,


Tiba-tiba Nisa teringat Haifa putrinya,

__ADS_1


"Aku telpon Ibu saja, siapa tahu Haifa belum tidur," ujar Nisa lalu menelpon Ibunya.


"Assalamu'alaikum Bu"


"Wa'alaikumsalam" balas ibunya.


"Haifa nya sudah tidur nis," balas Ibu Ana yang langsung tahu tujuan Nisa menelpon.


"Apa kau ingin melihatnya nis? tanya ibu Ana lagi


" Nggak usah Bu, biarin saja!" balas Nisa lalu memberi salam dan menutup telponnya. Tanpa ada pertanyaan lain dari Nisa.


Nisa yang masih terpikir dengan suaminya yang sekarang belum pulang,


"Kemana Mas Dimas? kenapa dia belum pulang juga? bukan kah tadi dia bilang sebentar lagi?" batin Nisa yang sudah merasa sedikit kuatir.


................


Tidak berapa lama Dimas pun datang, lalu


"Kenapa? baru pulang Mas?" tanya Nisa datar terus membuntuti suaminya masuk.


"Aku baru saja selesai mengantar Pak Robin. " jawab dimas,


"Oh~~Gitu yah!" ujar Nisa yang mengangguk ragu.


"Kamu sudah makan, Mas?" tanya Nisa lembut sambil membantu suaminya melepas seragamnya.


"sudah!"


balas Dimas singkat

__ADS_1


"Sudah, Biar aku saja yang lepas!" ujar Dimas menepis tangan Nisa yang membantu melepas seragamnya.


"Hem" ujar Nisa mengkerut keningnya, dengan wajahnya yang sedikit cemberut


"Aku Mau mandi dulu" ujar Dimas,


"Sana~, kamu makan" perintah Dimas lembut.


Tapi Nisa yang masih saja tetap diam!


Melihat Nisa yang tidak bergerak dari tempatnya, Dimas pun menarik tangan Nisa dan membawanya ke meja makan.


Ayo~makan~,ajak Dimas


sambil terus menarik tangan Nisa dengan perlahan.


"Sekarang kamu makan!" perintah Dimas mengatur Nisa di tempat duduknya.


"Kamu pasti belum makan?" ujar dimas lagi


Nisa yang hanya bisa mengangguk saja menjawab pertanyaan dimas, yang membuatnya sedikit terpaku.


"Aku mau mandi, Oke!" ujar Dimas semangat!


Dimas tidak ingin membuat Nisa curiga padanya, karena Nisa itu sensitif sekali.


Dengan perlakuannya seperti ini, pasti Nisa tidak mungkin berpikir macam-macam batin Dimas.


Nisa yang hanya menurut saja dengan perlakuan suaminya, dan senyum bahagia di wajahnya,


Walaupun di balik senyum bahagianya itu tersimpan kecurigaan yang sangat dalam

__ADS_1


tapi Nisa tetap mencoba membuat dirinya tenang, walaupun itu sangat menyakitkan baginya.


...terimakasih buat teman-teman yang masih mendukung aku, sarangheo🙆🏼‍♂️ jangan lupa like and komentarnya ya😉 ❤...


__ADS_2