Suamiku Selingkuh Dariku

Suamiku Selingkuh Dariku
batin Nisa


__ADS_3

Tapi, apa yang Nisa harapkan sia-sia,


Percuma saja, Mas Dimas sepertinya sudah tidak mencintaiku lagi, batin Nisa menerka batin yang membuat Nisa ingin meneteskan air matanya,


Di dalam perjalanan memang terlihat sekali wajah dimas yang tidak fokus dan pikirannya hanya pada ponselnya, ia ingin membalas pesan-pesan yang ada di ponselnya sekarang.


"Ternyata begini rasanya berjalan dengan sebatang Kayu!" Gumam Nisa sedikit keras berharap Suaminya mendengar perkataanya,


Lagi-lagi apa yang Nisa katakan tidak ada tanggapan dari Dimas, Dimas memang mengabaikan istrinya saat ini.


...**************...


Tidak berapa lama merekapun tiba di rumah,


Nisa yang kini merasa sangat kesal,


buru-buru keluar dari mobilnya, dia masuk dan menutup pintunya sedikit keras!


Nisa berharap suaminya mendengar dan bertanya padanya, Tapi sama sekali Dimas tidak perduli melihat tingkah istrinya.


"Menyebalkan!" ujar Nisa masuk dan menuju kamarnya.


Nisa membanting tasnya ke atas tempat tidur

__ADS_1


"Kamu itu nyebelin banget sih mas! kamu memang sudah tidak perduli dengan aku" ujar Nisa yang sambil Mondar-mandir tidak jelas,


Apa kamu sudah tidak mencintai aku lagi? tanya di benak Nisa,


karena pertanyaan itu membuat Nisa merasa kesal, Nisa bermaksud menemui suaminya agar menemukan jawaban atas pertanyaan,


Nisa menemui suaminya di ruang tamu,


yang sedang berbicara lewat telepon, Nisa mencoba mendengarkan pembicaraan mereka dari kejauhan,


"Iya Pak, Saya akan ke sana sekarang!",ujar Dimas dan menutup teleponan nya


Sepertinya telepon dari pak robin pikir Nisa dalam hati. Nisa pun mengurungkan Niatnya.


"Mas Dimas, kamu ingin pergi, Ya?" teriak Nisa dengan Suaminya yang sudah berada di depan pintu.


"Kamu belum tidur?" tanya Dimas lirih


"Cepat tidur sana! aku tidak akan pergi lama" ujar Dimas lalu pergi meninggalkan Nisa.


Nisa masuk dengan senyum di wajahnya, dan merasa sangat bahagia setelah mendengar ucapan dari suaminya barusan.


Ucapan Dimas tadi memang tidak seberapa, tapi membuat perasaan Nisa berbunga-bunga, seperti orang baru jatuh cinta saja.

__ADS_1


perasaan kesal atau jengkel di hatinya kini hilang seketika. Hanya ungkapan begitu saja membuat Nisa merasa lega, masalah yang yang sekarang jadi pertanyaannya kini sudah tidak terlalu dia pikirkan lagi.


Nisa masuk ke kamar dan menyalakan televisi sambil mengotak atik ponselnya, dan melihat beberapa status di WhatsApp nya.


...****************...


Tidak berapa lama Dimas datang, Nisa dengan segera membukakan pintu


"Kenapa pulang cepat?"


tanya Nisa sambil membuntuti langkah Dimas menuju kamar.


"Aku kan sudah bilang, aku akan pulang cepat ,aku hanya mengambil beberapa berkas saja!" ujar Dimas menjelaskan pada istrinya,


Lalu Dimas melepas pakainya, dan menaruhnya di atas tempat tidur


setelah itu Dimas pergi ke kamar mandi,


Nisa pun langsung melanjutkan aksinya, berharap, Dimas akan meninggalkan ponselnya di tumpukan pakaian yang baru saja dimas lepas.


Untung saja ponselnya tidak di bawa ujar Nisa semangat meraih ponsel tersebut ternyata ada pesan yang belum sempat terbaca dengan keadaan ponsel dimas yang masih terkunci, yang isinya


"Hati-hati ya Mas!"

__ADS_1


Setelah melihat isi pesan itu, rasanya jantung Nisa berhenti berdetak, dan darahnya berhenti mengalir, kakinya yang sedang berdiri tegak, kini terasa lumpuh.


jangan lupa like nya ya🤗🤗 dan tinggalin komentar juga ❤


__ADS_2