Terjerat Pesona Anak Majikan

Terjerat Pesona Anak Majikan
10. Belajar dandan


__ADS_3

Salma menenggelamkan wajahnya di bantal, rasa sesak dan sedih di dalam dada ini di tambah lagi Papanya sudah kembali ke desa untuk mengurus perkebunan teh dan tembakau yang sudah siap panen jika tembakau dan teh setiap hari, maka dari itu Papa Adipati sering sibuk mengurus bisnis ini di tambah lagi sepertinya akan ada perkebunan baru tambahan dan itu membuat Adipati sibuknya tambah lagi dan lagi.


"Tanaman lagi yang di perhatikan, kapan giliran putrinya. Di sini cuma sebentar paling satu Minggu kalau tidak tiga atau dua hari saja." Salma memanyunkan bibirnya.


Salma menatap ponselnya yang sepi tanpa ada pesan yang masuk ke dalam ponsel, lalu ia mengetik beberapa tulisan di salah satu Channel YouTube dan melihat tutorial cara berdandan, gila bukan kenapa ia mengetik kata-kata yang pas untuk seorang gadis feminim.


"Ribet banget lagi, apa tidak ada yang lain apa caranya. Masa dari tadi itu-itu saja yang muncul di beranda, coba ngetik yang lebih natural saja misal pakai pelembab dasar aja yang bisa bikin kulit glowing lalu pakai eye shadow sedikit dan ini nih yang penting pewarna bibir dan maskara."


Salma memang tidak tau peralatan yang biasa di gunakan anak-anak gadis seumuran dengannya dulu pernah ia mendengar beberapa teman perempuannya saat kuliah sedang membicarakan makeup simpel ya itu-itu saja yang ia dengar selebihnya tidak tau jika berdandan sederhana ternyata lumayan sulit bagi pemula di tambah lagi gak pernah pakai itu-itu pasti rasanya itu panik bukan main, rata enggak ya? bagus enggak ya? terus paduan yang pas itu coba seperti apa ya? nanti salah perpaduan dan jadi kayak adonan roti gagal dan jadi jelek.


Salma menatap make up yang ia pesan dari aplikasi online yang langsung datang besok pagi di depan rumah, ia menatap seksama semua benda yang pastinya akan membuat dirinya berbeda dari layar ponselnya.


Alga yang baru saja pulang menatap taman tempat pesta kecil-kecilan, tapi dirinya tidak mendapati adanya Salma di situ.

__ADS_1


'Kemana ia pergi tadi sepertinya semangat sekali saat aku tinggal tapi kenapa acara belum selesai dia sudah tidak ada?' Alga langsung menemui beberapa pembantu rumah yang pekerjaannya tidak sama seperti dirinya.


Sebenarnya Alga itu hanya tamu rumah ini yang di izinkan keluar masuk oleh Salma, terserah mau pergi kemana lagian Alga belum di terima oleh Salma sebagai guru pembimbingnya. Jadi ... terserahlah mau pergi kemana entah itu berkencan dengan kekasihnya atau pergi sesuai dengan yang ia mau.


Jadi pada intinya Alga sama sekali belum terikat kerja di rumah Adipati dia hanya anak dari pembantu abdi dalem di rumah Adipati yang sudah lama bahkan Alga saja belum lahir sudah di perkirakan lebih dari 40 tahun lamanya ia berkerja di kediaman Adipati. (Bukan kerajaan keluarga Adipati, cuma orang biasa yang beruntung saja memiliki perkebunan dan salah satu sektor pertanian di bidang teh dan tembakau terbesar di kota ini)


Tok


Tok


Alga akhirnya pergi dan melanjutkan acara kecil yang belum tuntas tadi, ia ikut bersenang-senang dengan para pembantu lainnya banyak cerita horor dan bernyanyi ala kadarnya untuk bersenang-senang saja.


Pagi hari pukul 08.00 WIB

__ADS_1


Salma menatap layar ponselnya yang baru saja masuk 1 notifikasi, ternyata pesanannya yang tadi malam sudah sampai. Wah ... cepat sekali pengirimannya patut di beri bintang 5 aplikasi yang menguntungkan baik konsumen maupun produsen.


Ina yang berkerja sebagai pembantu begitu juga Siti mengantarkan pesanan Salma yang baru saja datang langsung ke kamarnya.


Tok


Tok


"Mbak Salma, ada paket." Hati-hati saat mengantar paket takut Salma tidak senang jika barang yang ia pesan ada yang rusak atau yang lainnya.


"Iya, masuk saja Ina," jawab dari dalam kamar mandi.


Ina langsung masuk dan meletakkan paket tersebut di atas meja. Ia menatap kesana kemari namun tidak menemukan sosok Salma, sepertinya ada di dalam kamar mandi. Ina langsung pergi setelah meletakkan paket tak lupa ia berpamitan dan menutup pintu dengan rapat.

__ADS_1


__ADS_2