
Boleh di skip ya, tapi di baca juga gak apa-apa 🤫🤭
#
Otak dan badan Alga tidak sejalan, ingin menolak tapi tidak bisa. Sepertinya memang harus terjadi antara dirinya dan juga Salma, setidaknya menjalankan kewajiban jika langsung di beri kepercayaan memiliki anak berarti harus banyak-banyak bersyukur Alhamdulillah.
"Eemm." Tanpa banyak bicara Alga mencium bibir Salma tanpa henti dan jeda padahal Salma sudah terengah-engah dengan perilaku Alga yang mendadak seperti penyedot debu tanpa ampun.
Salma mengalungkan kedua tangannya di belakang leher Alga, ia membalas perbuatan Alga. Awalnya tadi ia terkejut tapi ternyata naluri sudah berkelana dan minta segera di lepas landas kan.
Sekarang pesawat itu tengah berada di udara setelah membelah lautan merah dengan segala kenyamanan fasilitas baik luar maupun di dalam pesawat, bahkan genggaman tangan juga terasa hangat menyelimuti. Saat berada di atas awan pesawat itu melesat dengan cepat membelah seluruh isi awan sampai di pelosok inti bumi yang hendak memuntahkan lahar panasnya. Melewati gunung mengarungi lembah bahkan pesisir pantai dan juga persawahan yang penuh dengan lumpur pun tak ketinggalan dan becek.
Tak terasa menit demi menit telah berganti dan kini pesawat sudah siap landas di bandara. Suara bising mesin pesawat terdengar memekik telinga siapa pun yang mendengarnya, tapi tidak bagi yang sudah bisa mendengar suara nyaring itu.
Hanya suara ah ... yang panjang terdengar begitu nyaring.
Pagi hari.
Sayup-sayup Salma membuka matanya, ia merasakan nyeri di bagian segitiga terbalik. Ia memukul kepalanya beberapa kali.
"Kenapa bodo* sih, bisa-bisa kamu melakukan cinta satu malam dengannya." Salma bergegas meninggalkan Alga yang masih bermimpi di pulau bantal.
__ADS_1
Salma mencoba menyalakan shower tapi air tidak kunjung keluar, apa ada masalah dengan listrik di rumah? bukannya baru di bayar biaya listrik perbulannya bahkan selalu ada bonus untuk petugas listrik.
"Ko airnya gak keluar sih?" Salma terus memutar balik keran shower berharap ada keajaiban air turun tapi setelah beberapa menit tidak ada tanda-tanda air itu keluar, dengan terpaksa ia keluar dari kamar mandi menggunakan jubah handuknya.
Salma meremas rambutnya kebelakang, ingin membersihkan bekas dari percintaan satu malamnya malah terjebak tidak ada air. Salma lalu keluar dari kamar mandi dan ia hendak membuka pintu kamar namun lagi-lagi seolah semua kejadian sudah di atur terlihat jelas pintu kamar yang di kunci entah kapan pintu ini di kunci.
Ia duduk di sofa sambil menatap Alga yang masih tidur nyenyak, apa sebegitu lelahnya tadi malam sampai-sampai jam segini belum bangun.
"Dasar Alga, kebo." Mencolek badan Alga dengan kemoceng.
Alga terperanjat saat perutnya di colek benda yang lumayan membuat perutnya sakit.
Matanya masih mata bantal alias ngantuk berat.
"Ada apa sih pagi-pagi bangunin orang pakai benda itu? sakit tau." Tunjuknya pada kemoceng yang di genggam kuat oleh Salma.
"Kamu tuh yang apa-apaan, sudah siang kali ... lihat noh matahari saja sudah tersenyum lebar," sambil menunjuk gorden yang sedikit terbuka. "Kenapa air di kamar mandi gak nyala?" ketus Salma.
Alga mengingat-ingat kejadian tadi malam, seperti puzzle satu persatu ingatan itu melintas di kepalanya dan menjadi utuh. Tadi malam, Alga menatap badannya bagian bawah yang berbalut selimut, bola matanya melotot dengan sempurna sebelum ia menarik selimutnya tinggi-tinggi.
"AAA ... AAA ...." Teriak Alga dengan kencangnya sampai membuat Salma mengorek kupingnya yang berdengung tiba-tiba.
__ADS_1
"Apaan sih Alga, lebay banget," Salma acuh tak acuh, sedari tadi ia ingin mandi dan keluar dari kamar ini tapi pintu kamarnya di kunci dari luar di tambah lagi balkon kamarnya di tutup pakai balok besar semua.
Tau begini jadinya seharusnya dia dulu ikutan karate dan olah raga berat lainnya, jadi saat kondisi seperti ini ia dengan gampang membuka baik pintu maupun balkon yang rapat itu.
Alga menarik selimut sambil menutupi dadanya.
Salma mengerjab-ngerjabkan matanya seraya tidak percaya dengan sikap Alga, kenapa makhluk di depannya ini bersikap demikian, aneh sekali.
"Kamu mengambil virgin yang aku jaga untuk wanita yang aku cintai kelak." Sambil menunjuk Salma.
"Sama kamu juga, tuh lihat noda di seprai sebelah kamu," sebenarnya Salma sedih kehilangan virgin nya juga tapi mau marah pada siapa? yang mengambil jelas-jelas suaminya sendiri masa mau protes.
"Pasti kamu bohong, itu darah palsu kan?" Alga tidak percaya jika Salma masih virgin.
Bugh
*
Catatan kecil.
Virgin dalam bahasa Inggris artinya ada dua baik untuk laki-laki maupun perempuan. Memiliki arti yang sama, bukan hanya perempuan saja dengan sebutan virgin tapi laki-laki pun juga sama jika dalam bahasa Inggris sama-sama pakai kata virgin.
__ADS_1