TERPAKSA MENIKAHI PRIA DEPRESI

TERPAKSA MENIKAHI PRIA DEPRESI
Bab 106


__ADS_3

Keesokan harinya seperti yang dikatakan oleh Rio, ayah Rio datang menemuinya bersama dengan ibu tirinya. Awalnya Naura merasa sangat takut, Naura sangat sadar diri dengan posisinya yang hanya seorang gadis yatim piatu biasa yang tidak mempunyai apa-apa. Bahkan pakaian yang ia kenakan pun itu pemberian Rio. Karena Rio melarang Naura membawa pakaiannya karena Rio ingin membelikan pakaian baru yang lebih bagus untuk Naura.


Tapi di luar dugaan Naura, ternyata Papanya Rio sangat mendukung hubungan antara Naura dan Rio. Selama ini Papanya Rio mengetahui hubungannya dengan Keysa, dan Papanya Rio sangat tahu jika Keysa bukanlah wanita baik meskipun ia lahir dari keluarga kaya raya itu sama sekali bukan jaminan tingkah laku seseorang.


"Papa sangat bahagia akhirnya mata anak bodoh ini terbuka, bertahun-tahun kau mau saja dibodohi oleh wanita itu " ucap Papanya Rio dengan tegas.


"Waktu itu mataku buta Pah, tapi sekarang berkat siraman cinta dari Naura mataku benar-benar terbuka dengan lebar. Bahkan sekarang aku bisa melihat dengan jelas uban di rambutmu" ucap Rio, dasar kadal buntung memang bicaranya sangat menyebalkan.


"Astaga.... matamu kini memang terbuka tapi sepertinya otakmu itu berpindah tempat " jawab Papanya Rio dengan kesal.


"Sudahlah sayang.... " Mamah tiri Rio mengusap bahu suaminya dengan sangat lembut sambil tersenyum.


"Rio, Naura Tante akan membantu menyiapkan pesta pernikahan kalian..." ucap Mamah tiri Rio, Rio masih enggan memanggilnya Mamah karena menurut Rio ibunya hanya satu dan tidak tergantikan, namun meski begitu hubungan mereka baik selama ini.


"Terima kasih, aku ingin fotoku di undangan pernikahan nanti, aku terlihat sangat tampan dan istriku sangat cantik. Dan aku ingin pakaianku nanti saat pernikahan membuatku terlihat sangat gagah dan tampan" ucap Rio.


"Aku pikir dia tidak waras saat hanya denganku saja, tapi ternyata dengan orangtuanya pun dia ini terlihat gila" gumam Naura dalam hati sambil melirik ke arah suami dadakannya. Merasa di pandang oleh istrinya Rio langsung tersenyum.


"Aku tahu kalau aku sangat tampan sayang....Oh ya apa kau berubah pikiran dan ingin ehem-ehem sekarang?" tanya Rio tak tahu malu padahal di sana masih ada Papa dan Mamah tirinya.


"Oh ya ampun, sembuhkan dulu otakmu Kak....aku takut jika nanti kau menebar benih aneh di rahimku" ucap Naura keceplosan karena gemas dengan tingkah konyol suaminya.


Tanpa sadar Papanya Rio pun terbahak, padahal tadinya ia ingin sekali memukul kepala anaknya agar otaknya kembali ke posisi semula. Namun karena mendengar ucapan spontan dari menatunya membuat Papanya Rio tidak bisa menahan tawanya begitu pun dengan Mamah tirinya yang ikut tertawa melihat kelakuan anak sambungnya dan juga menantunya itu.


*

__ADS_1


*


*


Seminggu kemudian undangan pun di sebar dan sampai ke tangan Keysa. Saat pertama kali melihat foto Rio dan Naura yang terlihat sangat serasi dan juga sangat mesra membuat hati Keysa sangat sakit dan terbakar api cemburu.


Pernikahan Rio terasa lebih menyakitkan dari pada saat ia melihat foto pernikahan Rayan dan Nara. Mungkin Keysa baru menyadari betapa besar cinta Rio yang ia sia-siakan selama ini. Pria yang selalu setia padanya dan selalu memberikan apa pun yang ia minta kini telah menjadi milik orang lain. Sungguh penyesalan sangat besar kini tengah menghantam hati Keysa, karena ambisinya pada Rayan ia kehilangan pria yang sangat mencintainya. Keysa benar-benar tidak rela Rio menjadi milik Naura.


"Tidak.....tidak Rio, kau tidak boleh menikah dengannya. Ini tidak boleh terjadi....."


"Riiiiiioooooooo....!!!"


*


*


*


"Sayang ini teh punyamu... " ucap Rayan memberikan teh hangat pada Nara yang katanya seharian ini merasakan mual akibat kehamilannya yang masih trimester pertama itu.


"Aku tidak mau minum teh, aku takut jadi gila" ucap Nara


"Jadi gila ?"tanya Rayan bingung.


"Iya....lihatlah kelakuan teh pucuk itu sejak tidak bergaul dengan ulat keket otaknya jadi rusak " jawab Nara sekenanya.

__ADS_1


"Oh ya ampun Kak Rey kau tidak boleh minum teh itu. Aku tidak mau punya suami gila" ucap Naura.


"Aiihhh... tidak begitu konsepnya Nay..." ucap Reyhan


"Memangnya kalian bertemu dimana dengannya, sampai kau bilang dia itu aneh... ?"tanya Rayan


"Saat kami belanja kemarin, kami melihat dia sedang mengejar-ngejar seorang gadis dan terus memanggilnya istriku Oh istriku....." ucap Nara menirukan gaya animasi bocah botak kembar dari Negeri tetangga.


"Iya aku juga melihatnya, ya ampun kasihan sekali gadis itu sampai dia memegang kepalanya beberapa kali " sambung Nayla.


"Benarkah? "tanya Reyhan, Nara dan Nayla pun mengangguk mengiyakan


"Iya.... "jawab mereka serempak, saat mereka sedang bergelut dengan pikirannya masing-masing Pak Sam datang dan membawa undangan pernikahan.


"Maaf saya mengganggu Tuan dan Nona, tapi saya baru saja menerima undangan pernikahan dari Tuan Rio "ucap Pak Sam


"Apa...!!!" mereka semua terkejut hingga Pak Sam terjingkat karena kaget mendengar suara mereka berempat.


"Ya ampun....Kasihan sekali gadis yang menjadi istrinya" ucap Nara, sepertinya anak ayam ini lupa karena saat dulu pun ia menikahi pria depresi.


*


*


*

__ADS_1


Udah up tiga bab nihh... mimin rajin banget yahh 😚😚 likenya sama Gift nya jangan lupa sawer-sawerπŸ’ƒπŸ’ƒ


Yang mau ikut ke undangan Rio ayo bareng Mimin kita prasmanan di sana πŸ˜œπŸ˜›πŸ˜†


__ADS_2