
Makan malam ini di lewati dengan tegang oleh Reyhan, Reyhan takut jika tiba-tiba sepupunya itu mengamuk dan mengajaknya bergulat. Astaga mulut lucknutnya itu kenapa tidak diam saja tadi. Bahkan anak ayam itu pun tidak membahas dan merespon ucapannya. Semakin menyesal saja kudanil ini.
"Aku harus segera mencari calon istri agar hidupku aman sentosa" gumam Reyhan dalam hati, karena sejak tadi tatapan Rayan terus saja menuju padanya. Apalagi saat sedang mengunyah makanan, seolah Reyhan saja yang sedang ia kunyah.
"Ada apa dengan kudanil itu, kenapa dia seperti takut melihat Rayan . Dan Rayan juga kenapa terus melotot pada Reyhan sihh. Aahh dugaanku memang benar jika Rayan penyakitnya semakin parah saja. Pantas saja kudanil itu takut, ternyata kudanil menyebalkan itu takut orang gila ya? Astaga Nara orang gila itu suamimu " gumam Nara dalam hati sampai tak sadar ia tertawa sendiri. Rayan, Reyhan dan juga Pak Sam mereka bertiga melihat ke arah Nara.
"Astaga sekarang giliran istriku yang menjadi gila..."gumam Rayan dalam hati
"Otak anak ayam itu semakin hari semakin rusak, apa penyakitnya Rayan berpindah padanya? pantas saja sekarang Rayan sembuh dan si tweety semakin gila" gumam Reyhan
"Oh ya ampun ternyata nona tweety pun sekarang terjangkit penyakit ayam gila..."gumam pak Sam.
*
*
*
Nara sedang berada di belakang dan bermain dengan kucing-kucingnya. Sepertinya bermain dengan mereka sedikit menghilangkan rasa jenuhnya di sana yang setiap. harinya selalu berada di dalam rumah.
Dokter Alex pun sudah datang dan kini sedang memeriksa Rayan di ruang kerjanya. Di sana pak Sam dan Reyhan juga menemaninya karena mereka ingin tahu perkembangan Rayan.
"Bagaimana dengan keadaan tuan muda dokter? "tanya pak Sam
"Syukurlah sekarang tuan muda sudah sembuh dan tidak usah mengonsumsi obat lagi " ucap dokter Alex
"Sembuh...?" tanya pak Sam merasa bingung, pasalnya tadi Nara mengatakan jika penyakit Rayan tambah parah.
"Iya sembuh "jelas dokter Alex lagi
__ADS_1
"Pak Sam kau ini kenapa, bukankah yang di ucapkan dokter hanya penegasan saja kita sudah tahu Rayan sudah sembuh kan ?" ucap Reyhan yang merasa aneh dengan pak Sam
"Pak Sam, kau meragukan kesembuhanku? "tanya Rayan
"Tidak tuan muda, tadi nona Nara mengatakan pada saya jika penyakit anda bertambah parah karena anda tertawa sendiri di dalam kamar katanya" jelas pak Sam
"Dan kau percaya ucapan anak ayam itu? "tanya Rayan menutupi kebodohannya tadi saat di kamar. Pak Sam dan Reyhan tidak boleh tahu tentang kekonyolannya tadi saat ia di kamar. Rayan merasa senang hingga berguling-guling karena sudah berhasil mengintip tubuh anak ayam yang seksi.
"Ahh..pak Sam sebaiknya kau juga di periksa mumpung dokter Alex masih ada di sini. Aku takut sekarang giliran otakmu yang geser " ucap si kudanil menyebalkan ini sambil tergelak.
"Astaga nona tweety gara-gara anda semua orang menganggapku gila sekarang" gumam pak Sam dalam hati. Rayan dan Reyhan tergelak melihat wajah konyol pak Sam. yang tidak pernah nampak sekalipun.
"Maaf pak Sam.... "gumam Rayan dalam hati sambil tertawa. Sedang pak Sam menghembuskan nafas kasar sambil geleng-geleng kepala.
*
*
*
"Nara... "panggil Rayan, Nara pun menoleh ke arah Rayan dan tersenyum. Sangat cantik pikir Rayan.
"Kenapa Rayan? maaf ya aku tadi melamun" ucap Nara
"Melamun? "tanya Rayan, Nara pun membalikan posisinya miring ke arah Rayan.
"Iya, aku sedang melamun. Aku bosan di rumah terus Rayan, kalau besok aku jalan-jalan boleh tidak? "tanya Nara
"Jalan-jalan? "
__ADS_1
"Iya jalan-jalan, aku mau pergi bersama temanku. Boleh tidak?" tanya Nara dengan wajah memelas
"Kasihan sekali tweetyku yang lucu ini, hidupnya terkurung di rumah ini. Baiklah aku akan mengijinkannya pergi lagi pula di hanya genit dan mata keranjang padaku saja jadi tidak apa-apa jika ia bersenang-senang di luar" gumam Rayan dalam hati.
"Boleh " jawab Rayan
"Benarkah....?"tanya Nara dengan antusias dan Rayan pun mengangguk
"Terima kasih Rayan.... " ucapnya senang
"Hanya di beri ijin keluar rumah saja kau sangat bahagia" gumam Rayan tersenyum melihat Nara bahagia
Cup....
Nara pun mencium pipi Rayan, hingga membuat Rayan terkejut dibuatnya. Benda kenyal itu menempel lagi di pipinya.
"Astaga jantungku..... " Rayan memegang jantungnya karena tiba-tiba jantungnya berdetak dengan keras gara-gara di cium anak ayam.Tapi Nara langsung memejamkan matanya dan tertidur karena merasa senang setelah di beri ijin keluar.
"Kenapa dia mencium pipiku, harusnya di bibir ehh.."gumam Rayan. Rayan pun langsung melihat ke arah Nara melihat bibir warna pink yang sangat menggoda itu.
"Dasar bibir nakal, aku harus menghukummu ." gumam Rayan dan langsung mencium bibir Nara
*
*
*
Kalo likenya kenceng nanti up lagi ya 😚😚
__ADS_1
Yang belum ngasih vote aku tunggu ya 💃💃💃