TERPAKSA MENIKAHI PRIA DEPRESI

TERPAKSA MENIKAHI PRIA DEPRESI
Bab 78


__ADS_3

Keysa sedang merencanakan sesuatu untuk Nara, ia ingin sekali membuat Nara cedera tapi itu sangat sulit. Ya sangat sulit untuk menembus keamanan yang di buat oleh Rayan. Keysa berpikir keras bagaimana caranya untuk melukai gadis yang suka mencuri hati para pria itu.


Rayan yang dulu tergila-gila padanya kini malah menjadi sangat mencintai Nara begitu pun dengan Rio. Ahh semakin benci saja Keysa pada Nara. Bahkan kini Rio tidak mau berada satu kamar dengannya.


"Baiklah Nara... mungkin Rayan tidak akan keberatan jika aku sedikit saja melukaimu" gumam Keysa tersenyum sinis.


*


*


*


Saat pagi menjelang cahaya bulan yang indah kini telah berganti dengan sinar matahari yang cerah. Dua anak manusia yang saling mencintai baru saja membuka matanya.


Semalam adalah malam yang indah bagi mereka berdua. Meskipun mereka sudah sering melakukannya, namun malam tadi terasa seperti baru pertama kali saja mereka melakukannya. Melakukan penyatuan dengan penuh kesadaran dan tanpa ke pura-puraan.


Rayan melihat Nara yang baru saja membuka matanya, Nara yang di pandang seperti itu tentu saja ia merasa malu. Karena kini Rayan bukan lagi makhluk setengah ons lagi tapi makhluk sempurna di mata Nara.


"Kak Ray... jangan melihatku seperti itu aku malu " ucap Nara sambil menutup wajahnya dengan selimut.


"Ternyata anak ayam juga bisa malu ya... " ucap Rayan


"Aiih tentu saja aku malu...sekarang kan kak Rayan bukan makhluk setengah ons lagi" ucap Nara. Rayan malah tertawa mendengarnya.


"Tweety....ayo mandikan aku "ucap Rayan


"Tidak mau kau sudah tua, mandilah sendiri " jawabnya, setelah tahu Rayan sudah sembuh Nara jadi malu.


"Bukankah dulu kau senang memandikanku, dan meraba-raba tubuhku " goda Rayan, yang mengingat tingkah Nara yang selalu modus ingin membantu Rayan mandi padahal ia hanya ingin melihat tubuh seksinya dan juga menyentuh tubuh bagian atas dengan jari-jarinya yang mungil dan nakal.

__ADS_1


Di ingatkan hal itu membuat Nara semakin malu saja, dasar memang Rayan itu suami durjana senang sekali mengerjai istrinya. "Aihh....kak Ray jangan ingatkan aku lagi tentang hal itu, aku malu tahu... " ucap Nara cemberut dan menahan malu. Entah seperti apa wajah Nara sekarang, ia sangat malu pada Rayan karena tingkah mesumnya dulu.


"Ayolah ayam genit, mandikan suamimu yang tampan paripurna ini " ucap Rayan lagi sengaja menggoda Nara.


"Tidak mau....mandi sendiri sana"


"Benarkah kau tidak mau... lihatlah tubuhku yang seksi ini bukankah kau suka sekali " ucap Rayan lagi dan menyingkab selimutnya sengaja memperlihatkan bagian atas tubuhnya pada Nara.


"Oh astaga, suamiku memang sangat seksi dan macho... ahhhh aku tidak tahan ingin menyentuhnya" gumam Nara dalam hati hingga ia tanpa sadar menggigit selimutnya.


"Yakin....kau tidak mau ?"tawar Rayan lagi Nara menggelengkan kepalanya.


"Baiklah kalau kau tidak mau, biar aku saja yang memandikanmu" ucap Rayan menarik selimut yang di pakai oleh Nara dan melemparnya.


"Aarrrkkhh......kak Ray.... " pekik Nara


"Diamlah sayang, biarkan suami setengah ons mu ini Memandikanmu" ucap Rayan tersenyum penuh arti.


*


*


*


Pagi-pagi Reyhan sudah mandi dan sudah terlihat sangat tampan. Demi ingin bertemu dengan kuda poninya dan berharap mendapatkan ciumannya lagi, tak apa walaupun hanya sekedar kecupan. Bagi Reyhan tidak masalah, yang penting pagi ini dia ingin mencium kuda poninya yang sangat menggemaskan itu.


"Astaga Reyhan.... kau sangat tampan" ucap Reyhan sambil bercermin dan melihat pantulan wajahnya di sana.


"Pak Sam... kau tidak ada apa-apanya denganku" ucap Reyhan lagi sambil tertawa bangga. Dasar kudanil menyebalkan untung saja pak Sam tidak berada di sana. Gara-gara ucapan kejam anak ayam kini Reyhan selalu menganggapnya sebagai saingan.

__ADS_1


Setelah merasa sempurna kudanil sok tampan itu pun segera pergi ke kamar Nayla untuk mengajaknya sarapan pagi berdua, hanya berdua ia tidak ingin di ganggu oleh anak ayam menyebalkan yang akan membuat acara sarapan paginya menjadi kacau nanti.


tok


tok


tok


Reyhan mengetuk pintu kamar Nayla, tak lama Nayla pun keluar. Wajahnya sangat cantik di pagi ini membuat Reyhan gemas saja dan ingin menciumnya. Oh tidak sekarang Reyhan malah ingin membuat anak dengannya.


"Sabarlah Reyhan, belum saatnya" gumam Reyhan dalam hati.


"Rey.....ya ampun kau sangat tampan" ucap Nayla yang melihat ketampanan Reyhan yang makin bertambah saja menurutnya.


"Benarkah....? "tanya Reyhan malu-malu kambing, hatinya mendadak seperti taman bunga saja sekarang.


"Iya...." jawab Nayla


"Tuan muda.... " Reyhan berbalik karena merasa ada yang memanggilnya.


"Oh....astaga pak Sam" jawab Reyhan yang melihat pak Sam dengan tatapan waspada, di lihat seperti itu oleh Reyhan tentu saja pak Sam jadi merasa serba salah.


"Apa ada yang aneh dengan wajahku.... "gumam pak Sam dalam hati


*


*


*

__ADS_1


Awas jangan lupa besok votenya buat mimin ya 😚😚 like dan komen ya 💃💃


__ADS_2