TERPAKSA MENIKAHI PRIA DEPRESI

TERPAKSA MENIKAHI PRIA DEPRESI
Bab 59


__ADS_3

Reyhan akhirnya bangun dari tidur panjangnya, akhir-akhir ini Reyhan memang merasa lelah. Karena itu ia hanya tiduran saja di kamar dari kemarin. Ia juga tidak berangkat bekerja karena Reyhan pikir Rayan sudah sembuh dan ia bisa menghandle pekerjaan di kantor. Biarkanlah ia menikmati istirahat panjangnya pikir Reyhan, tidak ada salahnya jika ia beristirahat dan bersantai sekali-sekali.


Ya, meskipun awalnya Reyhan merasa sedih karena ia patah hati dan jatuh cinta di saat yang sama. Tapi itu tidak masalah bagi Reyhan, karena ia bisa mencari cinta yang baru dan menghilangkan cinta yang salah, yang hanya singgah di hatinya. Toh Nara memang milik Rayan seutuhnya, Reyhan tidak boleh egois apalagi berbuat jahat seperti minuman dingin kekasih ulat Keket itu.


Jika mengingat mereka Reyhan selalu emosi dan merasa geram dengan sangat kelakuan mereka yang sangat menjijik*n di mata Reyhan. Ahh sudahlah lebih baik sekarang Reyhan mandi dan turun untuk makan malam, karena perutnya sudah sangat lapar.


*


*


*


Di kamar Nara juga merasa sangat lemas akibat perbuatan pisang tanduk milik Rayan yang sangat buas dan nakal .Selalu bersikap tidak sopan karena selalu menunjuk-nunjuk jika melihat Nara .Ia baru saja selesai mandi dan sekarang sedang duduk di tepi ranjangnya sambil memikirkan yang entahlah, Rayan juga masih mandi karena Nara menolak di mandikan. Karena jika Rayan memandikan Nara, maka acara mandi akan menjadi sangat lama. Mengingat betapa mesumnya suaminya yang kurang setengah ons itu.


Nara merasa bingung dan tidak bisa berpikir apa-apa selain mengingat adengan aye-ayenya bersama Rayan yang membuatnya sangat malu dan melayang-layang jika mengingat bagaimana rasanya.


"Aku pikir senjatanya mirip belalai, ternyata lebih mirip pistol yang suka sekali menembak saat terbangun, menembak benih bayi maksudnya" gumam Nara, dan Nara pun baru sadar jika ia selau melupakan sesuatu.


"Astaga Rayan sudah tiga kali menggarap ladangku dan menebar benih, dan aku lupa minum obatnya. Ya ampuunn" Nara pun langsung mencari dimana pil kontrasepsi itu. Ia takut hamil jika kondisi Rayan masih seperti sekarang. Masih setengah ons pikir Nara, bagaimana nasibnya jika ia hamil nanti.


Dengan segera ia membongkar semua laci dan lemari di kamarnya. Seingat Nara pil itu ia simpan di laci dekat ranjang, namun Nara membongkar semuanya dan itu tidak ada.

__ADS_1


"Aduuhh, aku simpan dimana yah obatnya...? " Nara menggaruk kepalanya yang tidak gatal karena merasa pusing, ia panik dan takut hamil.


Rayan keluar dari kamar mandi dan melihat Nara seperti sedang kebingungan mencari sesuatu. "Apa ia mencari obat itu lagi ?"gumam Rayan


"Nara.... "panggil Rayan dan menghampiri Nara yang sedang terlihat bingung.


"Rayan, kau lihat obatku tidak? "tanya Nara


"Benarkan ia mencari obat itu " gumam Rayan, Rayan pun pergi dan mengambil obat yang ada di laci rak kosmetik. Itu adalah obat penyubur kandungan yang sudah di siapkan oleh pak Sam. Rayan dengan segera mengambilnya dan tersenyum ke arah Nara serta memberikannya pada Nara.


"Oh ternyata kau yang menyimpannya, ya ampun terima kasih ya Rayan " ucap Nara tersenyum senang, Rayan pun mengangguk dan tersenyum ke arah Nara. Rayan merasa senang karena Nara langsung meminum obat itu. Dan berharap akan segera tumbuh Rayan junior di rahimnya.


"Ehh... Rayan, kau tidak meminumnya kan ?" tanya Nara yang merasa curiga kenapa Rayan tahu jika obat itu yang harus di minum oleh Nara. Dan kenapa Rayan yang menyimpannya juga.


"Astaga, yang benar saja masa aku minum pil kontrasepsi.Aku ini laki-laki tulen dasar anak ayam durjana " gumam Rayan sambil melengos pergi untuk mengambil pakaiannya.


*


*


*

__ADS_1


Di kamar Reyhan juga baru selesai mandi, ia bercermin dan melihat wajahnya agak berantakan. Matanya bengkak karena terlalu lama tidur. "Astaga, wajahku jelek sekali. Pergi kemana wajahku yang tampan itu" ucap Reyhan.


Setelah semuanya selesai, Reyhan pun pergi ke bawah untuk makan malam. Reyhan baru saja keluar dari kamarnya begitu pun juga dengan Nara dan juga Rayan. Mereka bertiga berpapasan, perasaan Reyhan sudah normal sekarang ia merasa biasa-biasa saja saat melihat Nara dan Rayan. Namun Rayan dan Nara masih merasa tidak enak hati pada Reyhan dengan versi berbeda tentunya.


Nara dan Rayan melihat mata Reyhan yang agak bengkak, dan mengira jika Reyhan sangat sakit hati dan terpukul hingga ia menangis sampai matanya bengkak begitu.


"Reyhan sepertinya sangat sakit hati karena aku dan istriku, aku jadi merasa tidak enak padanya" gumam Rayan dalam hati.


"Ya ampun Reyhan sampai menangis seperti itu, karena ia ingin menikah dan main ehem-ehem dengan kudanil betina, kasihan sekali " gumam Nara si anak ayan durjana.


"Kenapa mereka berdua melihatku seperti itu, apa wajahku terlihat sangat jelek gara-gara mata bengkak ini. Cermin mana cermin aku takut ketampananku hilang di bawa mimpi karena terlalu lama tidur" gumam Reyhan dalam hati.


*


*


*


Ya ampun mimin khilaf up empat bab hari ini 😆😆


Sawerannya dong 💃💃

__ADS_1


Jangan lupa besok hari senin votenya sumbangin, soalnya kalo banyak vote masuk mimin suka khilaf dan up banyak saking senangnya 😜


Follow akun author juga ya😚😚


__ADS_2