TERPAKSA MENIKAHI PRIA DEPRESI

TERPAKSA MENIKAHI PRIA DEPRESI
Bab 79


__ADS_3

Melihat pak Sam datang entah kenapa ada rasa gelisah menghampirinya. Padahal pak Sam sama sekali tidak tertarik dengan kuda poni itu. Jika itu sampai terjadi pak Sam sudah di pastikan akan di jadikan sate oleh istrinya nanti.


"Tuan muda Reyhan, ada hal yang penting yang saya ingin sampaikan ini tentang perusahaan, tuan muda Rayan juga sudah saya beritahu. Beliau sudah menunggu anda untuk mendiskusikannya sebentar " ucap pak Sam


"Astaga pak Sam, aku ini sedang liburan kenapa kau masih membawa pekerjaan padaku" protes Reyhan karena sudah di pastikan kalau ia akan gagal mencium sang pujaan hati kalau begini.


"Maaf mengganggu liburan anda tuan muda, tapi ini perintah dari tuan Sanjaya. Sebentar lagi beliau akan mengadakan meeting. Dan tuan Sanjaya juga sedang menunggu anda" ucap pak Sam, karena sebentar lagi meeting akan di mulai walau mereka berada di negara yang berbeda tapi jaman sudah mempermudah semuanya. Jadi meeting jarak jauh seperti ini bukalah hal yang sulit sekarang.


"Tidak apa-apa Rey, kau meeting saja dulu aku akan menunggumu" ucap Nayla.


"Tapi.... "tampak sekali Reyhan sangat malas namun apa daya, tidak mungkin ia menolak perintah paman yang sudah membesarkannya selama ini seperti ayah sendiri.


"Kau mau di cium dulu olehku....?"tanya Nayla seolah mengerti apa yang diinginkan oleh kekasihnya itu.


Oh ya ampun pertanyaan Nayla bagaikan oase di padang pasir sangat menyejukan hati Reyhan saat ini yang terasa kering, karena kurang ciuman ehh...kurang cinta maksudnya.


"Aku mau, aku mau di cium olehmu dan aku juga mau menciummu boleh kan, supaya aku semangat " ucap Reyhan menggebu-gebu ingin di cium kuda poni kesayangannya.


Pak Sam yang mendengar percakapan mereka hanya geleng-geleng kepala. "Hanya perasaanku atau memang kini orang tidak waras mulai bertambah... " gumam pak Sam dalam hati.


Reyhan melihat pak Sam masih ada di dekat Reyhan, membuat Reyhan agak malu jika ia harus memcium Nayla di dekat pak Sam.


"Pak Sam.... "panggil Reyhan.


"Iya tuan muda... "jawab pak Sam yang otaknya belum konek dengan kode dari Reyhan.


"Aku mau mencium dulu pacarku, kau jangan berdiri di sana aku malu dan juga aku kasihan padamu yang jauh dari istrimu aku takut pak Sam jadi mau mencium seseorang. .. "ucap si kudanil tidak berakhlak itu.


"Oh astaga....sepertinya otaku juga harus di periksa" gumam pak Sam menjauh dari pasangan baru yang sedang di mabuk cinta kuda.

__ADS_1


*


*


*


Nayla dan Nara akhirnya hanya sarapan berdua saja di tempat pinggir kolam renang yang tempatnya sangat indah dan nyaman. Karena Rayan dan Reyhan sedang meeting dulu.


Kedua wanita cantik itu sedang merasakan hal yang sama, yaitu sedang berbunga-bunga karena cinta. Mereka berdua sedang asik bercerita tentang pasangan mereka masing-masing.


"Astaga Nay aku tidak pernah menyangka jika suami gilaku itu ternyata sangatlah waras dan juga sangat kereeenn. Ya ampun... ya ampun aku jadi malu membayangkannya" ucap Nara sambil menutup wajahnya.


"Dan aku juga tidak pernah menyangka tuan tampanku juga sangat mencintaiku, rasanya aku mau terbang saja" sambung Nayla dengan sangat bahagia.


"Pagi nona-nona cantik.... " ucap Rio yang sedari tadi memperhatikan kedua gadis cantik itu khususnya Nara, gadis mungil yang mampu mengetuk pintu hatinya dan masuk ke dalam ruang hampa yang selama ini terasa sepi. Awalnya ia hanya memperhatikannya dari jauh namun hatinya memberontak dan ingin melihat gadis itu dari dekat.


"Oh astaga... ada teh celup rupanya "jawab Nara


"Lalu aku harus memanggilmu apa, teh botol atau teh kotak.... ?" tanya Nara


"Panggil teh puc*k saja, dia kan suka di panjat oleh ulat keket.... "ucap Nayla, ucapan Nayla membuat Nara tertawa terpingkal-pingkal. Membayangkan ulat keket yang sedang memanjat sambil mengucapkan pucuk... pucuk. Oh astaga tawa Nara semakin menjadi saja.


Bukannya tersinggung Rio malah ikut tertawa melihat Nara tertawa. Rio berpikir bagaimana hal sederhana saja bisa membuat gadis ini bahagia dan tertawa lepas. Sifat Nara dan Keysa sangat berbanding terbalik. Jika Keysa sangat kalem tapi jarang tersenyum sedangkan Nara agak bar-bar dan sangat berisik, namun entah kenapa Rio sangat suka itu.


"Rio.... "panggil Keysa, mendengar suara Keysa Rio berdecak sebal. Kenapa gadis ini masih saja mengikutinya.


"Ada apa? "jawab Rio malas


"Aku mencarimu, tapi kau malah di sini "ucap Keysa menghampiri Rio.

__ADS_1


"Aku mau kemana pun bukan urusanmu... "jawab Rio, Keysa merasa tidak percaya jika Rio sanggup mengatakan hal itu padanya. Keysa langsung menatap tajam pada Nara.


"Kau puas....?" tanya Keysa tiba-tiba pada Nara


"Maksudmu....? "tanya Nara yang memang tidak mengerti ucapan Keysa padanya.


"Sudahlah jangan pura-pura lagi, kau memang gadis penggoda, semua pria kau rayu agar jatuh cinta padamu...!! "ucap Keysa yang tiba-tiba marah pada Keysa.


"Keysa hentikan.... "ucap Rio


"Diam kau....!!!" bentak Keysa pada Rio


"Haahh.... dasar gadis gila " ucap Nara sambil berdiri dan hendak meninggalkan tempat itu, karena Nara malas meladeni Keysa.


"Ayo Nay..... " ajak Nara pada Nayla


Keysa yang sangat kesal pada Nara sudah tidak peduli lagi pada apapun ia ingin melepaskan seluruh amarahnya pada Nara. Keysa menarik tangan Nara dan mendorongnya ke kolam renang


"Aarrkkhh.... "


Byuurrrr.......


"Hey.....apa yang kau lakukan Nara tidak bisa berenang....!!!" ucap Nayla panik


*


*


*

__ADS_1


Likenya yang kenceng ya sayang biar up nya juga kenceng 😘😘


Hari senin waktunya vote ayo sawer mimin.... 💃💃💃


__ADS_2